Ramai di Medsos, Kekerasan Menwa UNS Saat Diklat Terjadi Beberapa Angkatan, Ini Kata Tim Evaluasi

Kompas.com - 10/11/2021, 15:38 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Tim Evaluasi Korps Mahasiswa Siaga Batalyon 905 Menwa UNS Solo berhati-hati dalam mengambil sikap mengenai ramainya informasi dugaan kekerasan yang dialami mahasiswa dari lintas angkatan saat diklatsar Menwa.

Diketahui, pasca-meninggalnya salah satu mahasiswa peserta diklatsar pada Minggu (24/10/2021), banyak unggahan di medsos soal dugaan kekerasan yang dilakukan ormawa tersebut.

Ketua Tim Evaluasi Korps Mahasiswa Siaga Batalyon 905 Menwa UNS Dr Sunny Ummul Firdaus mengatakan akan terus menelusuri kebenaran informasi yang beredar di media sosial.

Baca juga: Ketua Tim Evaluasi Kasus Menwa UNS Solo: Kita Undang Mbak Novaria, tapi yang Datang Pengacaranya

Pihaknya tidak ingin bekerja berdasarkan dugaan-dugaan dan asumsi. Tetapi, bekerja berdasarkan fakta, data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Kita bekerja sesuai fakta dan bisa dipertanggungjawabkan," kata Sunny dikonfirmasi Kompas.com di Solo, Rabu (10/11/2021).

Sunny mengatakan, sangat terbuka apabila ada mahasiswa, alumni maupun masyarakat yang mengalami dugaan kekerasan di UNS.

"Kami sangat terbuka. Tim sangat meminta bantuan kepada masyarakat terkait hal-hal yang berbau tidak sesuai atau kekerasan di tempat kamu," terang Sunny.

Sunny menambahkan, ia telah memanggil pemilik akun Twitter Novaria Putri yang menulis informasi dugaan kekerasan saat mengikuti diklatsar Menwa pada tahun 2013.

Tetapi, kata Sunny, yang datang ke UNS adalah pengacaranya. Sedangkan sang pemilik akun tidak ikut hadir dalam pertemuan itu.

"Kita harus mendapatkan data yang primer, bukan data sekunder. Jadi kami bukan polisi, kita itu hanya ingin tahu kok Mbak Novaria sebenarnya ada tidak? Kemudian mau tanya Mbak Novaria itu benar tidak angkatan tahun 2013, benar tidak dia ikut diklatsar, benar tidak dia mengalami kekerasan. Kita tim cuma pengin tahu itu," terang dia.

Baca juga: Rektor UNS Minta Maaf Atas Meninggalnya Gilang Endi Saat Diklat Menwa

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tamu Undangan Pernikahan Adik Jokowi dan Ketua MK Berdatangan, dari Sri Mulyani hingga Ganjar Pranowo

Tamu Undangan Pernikahan Adik Jokowi dan Ketua MK Berdatangan, dari Sri Mulyani hingga Ganjar Pranowo

Regional
Rafael, Bocah Tanpa Lubang Anus Terima Donasi Pembaca Kompas.com, Orangtua: Terima Kasih Banyak Orang Baik

Rafael, Bocah Tanpa Lubang Anus Terima Donasi Pembaca Kompas.com, Orangtua: Terima Kasih Banyak Orang Baik

Regional
Sistem 'Take Away' Diberlakukan saat Pernikahan Adik Jokowi dan Ketua MK untuk Makanan dan Suvenir

Sistem "Take Away" Diberlakukan saat Pernikahan Adik Jokowi dan Ketua MK untuk Makanan dan Suvenir

Regional
Mengaku Nabi di Grup WhatsApp, Penjual Cilok di Tegal Minta Maaf Usai Digeruduk Warga

Mengaku Nabi di Grup WhatsApp, Penjual Cilok di Tegal Minta Maaf Usai Digeruduk Warga

Regional
Hari Ini Adik Presiden Jokowi dan Ketua MK Menikah, Kawasan Graha Shaba Buana Dijaga Ketat

Hari Ini Adik Presiden Jokowi dan Ketua MK Menikah, Kawasan Graha Shaba Buana Dijaga Ketat

Regional
Baru 8 Bulan Menjabat, Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Dicopot, Dua Kasus Menonjol Jadi PR

Baru 8 Bulan Menjabat, Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Dicopot, Dua Kasus Menonjol Jadi PR

Regional
Jelang Akad Nikah Adik Jokowi dan Ketua MK, Jalan Letjen Suprapto Disterilkan

Jelang Akad Nikah Adik Jokowi dan Ketua MK, Jalan Letjen Suprapto Disterilkan

Regional
Kisah Cinta Adik Jokowi dan Ketua MK Anwar Usman, Dikenalkan Teman hingga Ada Klik untuk Menikah

Kisah Cinta Adik Jokowi dan Ketua MK Anwar Usman, Dikenalkan Teman hingga Ada Klik untuk Menikah

Regional
Arisan Bodong di Kotamobagu dengan Kerugian Rp 200 Juta, 3 Wanita Jadi Tersangka

Arisan Bodong di Kotamobagu dengan Kerugian Rp 200 Juta, 3 Wanita Jadi Tersangka

Regional
Mari Bantu Karlianus, Bocah 11 Tahun Tak Bisa Jalan dan Bicara sejak Lahir

Mari Bantu Karlianus, Bocah 11 Tahun Tak Bisa Jalan dan Bicara sejak Lahir

Regional
Sambut IKN, Peruntukan Dana CSR di Kaltim Diminta untuk Pembangunan SDM

Sambut IKN, Peruntukan Dana CSR di Kaltim Diminta untuk Pembangunan SDM

Regional
Menilik Dekorasi Venue Pernikahan Adik Jokowi dan Ketua MK, Sisi Dalam Gedung Dibalut Kain Hitam

Menilik Dekorasi Venue Pernikahan Adik Jokowi dan Ketua MK, Sisi Dalam Gedung Dibalut Kain Hitam

Regional
5 Kisah Pengantin yang Viral di Medsos, Tewas Disiram Air Keras hingga Mempelai Pria Tak Datang di Resepsi (2)

5 Kisah Pengantin yang Viral di Medsos, Tewas Disiram Air Keras hingga Mempelai Pria Tak Datang di Resepsi (2)

Regional
Gubernur Kaltim Sebut Ada Perusahaan Batu Bara Tidak Laporkan Dana CSR

Gubernur Kaltim Sebut Ada Perusahaan Batu Bara Tidak Laporkan Dana CSR

Regional
Kebun Raya Bedugul: Wahana, Harga Tiket, dan Jam Buka

Kebun Raya Bedugul: Wahana, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.