Tinggalkan Mobil Dinas di SDN 113 Solo, Gibran Sindir Guru Tak Tertib Prokes

Kompas.com - 09/11/2021, 20:43 WIB
Mobil dinas milik Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ditinggal di halaman Sekolah Dasar (SD) Negeri Nusukan Barat 113 Solo, Selasa (9/11/2021). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIMobil dinas milik Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ditinggal di halaman Sekolah Dasar (SD) Negeri Nusukan Barat 113 Solo, Selasa (9/11/2021).

KOMPAS.com - Mobil dinas Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi sorotan.

Pasalnya, mobil Toyota Innova berwarna putih dengan nomor polisi AD 1 A tiba-tiba parkir di halaman Sekolah Dasar (SD) Negeri Nusukan Barat 113 Solo, Selasa (9/11/2021).

Saat dikonformasi, Gibran menjelaskan, aksinya itu dilakukan setelah mengetahui ada guru di SDN Nusukan Barat 113 Solo tidak memakai masker.

Baca juga: Gibran: Tiap Hari Saya Dapat Komplain Anak Kecil Kok Tidak Boleh Masuk Mal

Dilansir dari Antara, Gibran menyayangkan hal sikap guru tersebut karena bisa menjadi contoh buruk bagi siswa.

"Ini untuk perbaikan kita, yang penting sesuai SOP. Yang penting itu gurunya, kalau guru pakai masker muridnya juga pakai. Kalau gurunya nggak ngasih contoh, ya muridnya juga sak-sake," katanya, di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa.

Baca juga: Mahasiswa UNS Tewas Saat Diklatsar, Seruan Justice for Gilang dan Janji Gibran

Tes swab untuk guru dan siswa

Setelah itu, Gibran segera meminta Dinas Kesehatan Kota Surakarta untuk melakukan pemeriksaan swab tes kepada guru dan siswa di sekolah itu.

"Biar di-swab semuanya dulu," kata dia.

Sementara, Lurah Nusukan Utik Sri Wahyuni mengatakan, hasil swab di sekolah itu sudah keluar dan semua dinyatakan negatif.

"Tadi dari Bu Kepala Sekolah semua hasilnya negatif," ujarnya.

Baca juga: Lagi, Gibran Tinggalkan Mobil Dinas di Sekolah karena Ada Siswa dan Guru Tak Pakai Masker

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi Gibran memarkirkan mobil dinas sudah beberapa kali dilakukan.

Pertama, Gibran meninggalkan mobil dinasnya di depan Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon.

Lalu di di Tempat Pemakaman Umum (PTM) Cemoro Kembar Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon dan ketiga kalinya di depan SMK Batik 2 Solo Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan.

(Penulis: Kontributor Solo, Labib Zamani | Editor: Dony Aprian)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunakan Bom untuk Tangkap Ikan, Seorang Nelayan Diringkus Polisi

Gunakan Bom untuk Tangkap Ikan, Seorang Nelayan Diringkus Polisi

Regional
Derita Karlianus, 11 Tahun Tak Bisa Jalan dan Bicara, Andalkan Ibu yang Kerja Serabutan

Derita Karlianus, 11 Tahun Tak Bisa Jalan dan Bicara, Andalkan Ibu yang Kerja Serabutan

Regional
Ibu Iriana Jokowi Mulai Kemas Barang di Istana Kepresidenan, Gibran: Sudah Dikirim Beberapa ke Solo

Ibu Iriana Jokowi Mulai Kemas Barang di Istana Kepresidenan, Gibran: Sudah Dikirim Beberapa ke Solo

Regional
12 Daerah di Jateng Tercatat Nol Kasus Covid-19, Rumah Sakit Diminta Tetap Sediakan Fasilitas Ruang Isolasi

12 Daerah di Jateng Tercatat Nol Kasus Covid-19, Rumah Sakit Diminta Tetap Sediakan Fasilitas Ruang Isolasi

Regional
Bantah Anak Buah Bakar Dokumen Saat KPK Geledah Kantor Wali Kota Ambon, Kadis: Itu Sampah

Bantah Anak Buah Bakar Dokumen Saat KPK Geledah Kantor Wali Kota Ambon, Kadis: Itu Sampah

Regional
KM Sirimau yang Kandas Belum Berhasil Dievakuasi, Ini Penyebabnya

KM Sirimau yang Kandas Belum Berhasil Dievakuasi, Ini Penyebabnya

Regional
Curi Mobil XPander di Balikpapan, Pria ini Dihadiahi Timah Panas oleh Polisi

Curi Mobil XPander di Balikpapan, Pria ini Dihadiahi Timah Panas oleh Polisi

Regional
Kronologis Tabrakan Speedboat di Tarakan yang Mengakibatkan Dua Bocah Belum Ditemukan

Kronologis Tabrakan Speedboat di Tarakan yang Mengakibatkan Dua Bocah Belum Ditemukan

Regional
Ditinggal Pemilik ke Jakarta, Rumah di Ambon Ludes Terbakar

Ditinggal Pemilik ke Jakarta, Rumah di Ambon Ludes Terbakar

Regional
Mengungkap Penyebab Kematian Tahanan di Penjara, Kompolnas: Lakukan Otopsi

Mengungkap Penyebab Kematian Tahanan di Penjara, Kompolnas: Lakukan Otopsi

Regional
Picu Tawuran, Polresta Magelang Kota Ringkus Seorang Pelaku Pembacokan, 2 Lainnya Masih Buron

Picu Tawuran, Polresta Magelang Kota Ringkus Seorang Pelaku Pembacokan, 2 Lainnya Masih Buron

Regional
Tes DNA Buktikan Kakek dari Bayi di Sumsel Ini Ternyata Ayah Kandungnya

Tes DNA Buktikan Kakek dari Bayi di Sumsel Ini Ternyata Ayah Kandungnya

Regional
Tahanan Tewas di Penjara, Kompolnas Desak Polisi Pakai Kamera di Badan dan Ruang Interogasi

Tahanan Tewas di Penjara, Kompolnas Desak Polisi Pakai Kamera di Badan dan Ruang Interogasi

Regional
Hari Ini, 5.000 Pegawai Perhutani se-Jawa Demo di Kantor Kementerian LHK Jakarta

Hari Ini, 5.000 Pegawai Perhutani se-Jawa Demo di Kantor Kementerian LHK Jakarta

Regional
Teror Busur di Kendari Masih Terjadi, Polisi Razia Kendaraan

Teror Busur di Kendari Masih Terjadi, Polisi Razia Kendaraan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.