Tanah 1 Hektar di Bogor Hilang Dikeruk, DPRD Minta Pemkab Lapor Polisi

Kompas.com - 09/11/2021, 10:59 WIB
Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan saat meninjau lokasi pekerjaan jalan Bojonggede-Kemang (Bomang), di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (4/11/2021). 
ANTARA/HO-Pemkab BogorWakil Bupati Bogor Iwan Setiawan saat meninjau lokasi pekerjaan jalan Bojonggede-Kemang (Bomang), di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (4/11/2021).

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mendorong Pemerintah Kabupaten Bogor untuk melaporkan kasus pencurian tanah di lokasi pembangunan jalan Bojonggede-Kemang (Bomang) kepada pihak kepolisian.

"Itu lahan milik Pemkab Bogor atau negara, melanggar hukum jika mengambil tanpa izin," kata anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Edi Kusmana seperti dikutip dari Antara, Senin (8/11/2021).

Baca juga: Tanah 1 Hektar di Dekat Proyek Jalan Kabupaten Bogor Hilang Dikeruk

Menurut dia, apabila tidak dilakukan proses hukum, pencurian tanah seluas 1 hektare dengan kedalaman 3 meter itu akan menjadi preseden buruk bagi Pemkab Bogor.

Apalagi, lokasi pencurian tanah ini tidak jauh dari pusat perkantoran Pemkab Bogor.

"Tidak mungkin kalau aparat tidak tahu soal pengambilan tanah. Itu kan dioperasikan pakai alat berat. Kalau masyarakat yang melihat, berpikir itu kontraktor proyek. Tetapi aparat wilayah harusnya lebih jeli," kata Edi.

Baca juga: 26 Kecamatan di Kabupaten Bogor Berpotensi Hujan Lebat, Bupati Ade Yasin Minta Masyarakat Waspada

Edi menyebutkan, dampak pencurian tanah di area proyek pekerjaan jalan Bomang ini berpotensi mengganggu aktivitas pembangunan.

Sebab, tanah yang dikeruk berada di tengah-tengah jalur.

"Setelah digali seharusnya jangan dibiarkan, karena jika hujan bakal menjadi kubangan air dan dari kubangan itu bisa menggerus tanah yang ada di bawah jalan," kata Edi.

Baca juga: Polisi Tangkap Pencuri Spesialis Rumah Kosong di Kabupaten Bogor

Sebelumnya, Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan mendapati bahwa tanah di lahan seluas 1 hektar dicuri dengan cara dikeruk sedalam 3 meter.

Ia menyebutkan bahwa ke depannya butuh pengawasan ketat terhadap lokasi pembangunan jalan yang menghubungkan Jalan Tegar Beriman Cibinong dengan Jalan Raya Parung tersebut.

Kondisi pembangunan, saat ini mulai dilakukan pembuatan dinding penahan tanah di sepanjang jalan yang akan menghubungkan ruas alan Jalan Raya Bogor dan Jalan Raya Parung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Terima Anaknya Dipukul Pakai Selang, Wanita Ini Laporkan Suaminya ke Polisi

Tak Terima Anaknya Dipukul Pakai Selang, Wanita Ini Laporkan Suaminya ke Polisi

Regional
Bripa Ricardo 'Benyanyi' di Persidangan,  Akui Terima Suap Ro 300 Juta dari Istri Bandar Narkoba, Seret Nama Kapolrestabes Medan

Bripa Ricardo "Benyanyi" di Persidangan, Akui Terima Suap Ro 300 Juta dari Istri Bandar Narkoba, Seret Nama Kapolrestabes Medan

Regional
Pembunuhan Berdarah di Kamar Kos Semarang, Seorang Wanita Ditemukan Tewas, Tetangga Sempat Dengar Korban Minta Tolong

Pembunuhan Berdarah di Kamar Kos Semarang, Seorang Wanita Ditemukan Tewas, Tetangga Sempat Dengar Korban Minta Tolong

Regional
Tidak Ada Korban Jiwa, Ini Dampak Kerusakan akibat Gempa di Lebak

Tidak Ada Korban Jiwa, Ini Dampak Kerusakan akibat Gempa di Lebak

Regional
Marah Tak Diambilkan Air Minum, Ayah di Riau Aniaya Anak Pakai Selang Berujung Penjara

Marah Tak Diambilkan Air Minum, Ayah di Riau Aniaya Anak Pakai Selang Berujung Penjara

Regional
Kepala Inspektorat di Kabupaten SBB Aniaya 2 Pramuria di Lokalisasi

Kepala Inspektorat di Kabupaten SBB Aniaya 2 Pramuria di Lokalisasi

Regional
Wisatawan Asal Medan Hilang di Pantai Senggigi Lombok

Wisatawan Asal Medan Hilang di Pantai Senggigi Lombok

Regional
Sejarah Satpam dan Warna Seragamnya dari Masa ke Masa

Sejarah Satpam dan Warna Seragamnya dari Masa ke Masa

Regional
Pembagian Waktu di Indonesia serta Daftar Provinsi yang Masuk Zona WIB, WIT, dan WITA

Pembagian Waktu di Indonesia serta Daftar Provinsi yang Masuk Zona WIB, WIT, dan WITA

Regional
Jajal Platform Digital, Pelaku UMKM di Cianjur Belajar Foto Produk

Jajal Platform Digital, Pelaku UMKM di Cianjur Belajar Foto Produk

Regional
Pemkab Kubu Raya Ajukan Vaksin Covid-19 sebagai Syarat Menikah, Ini Alasannya

Pemkab Kubu Raya Ajukan Vaksin Covid-19 sebagai Syarat Menikah, Ini Alasannya

Regional
12 Pasangan Muda-mudi di Padang Menginap Tanpa Surat Nikah, Satpol PP Panggil Orangtua

12 Pasangan Muda-mudi di Padang Menginap Tanpa Surat Nikah, Satpol PP Panggil Orangtua

Regional
Pelanggar Tilang Elektronik di Jateng Tertinggi di Indonesia

Pelanggar Tilang Elektronik di Jateng Tertinggi di Indonesia

Regional
Istri Bandar Narkoba Diduga Suap Kapolrestabes Medan Rp 75 Juta, Digunakan Beli Motor Hadiah untuk Anggota TNI

Istri Bandar Narkoba Diduga Suap Kapolrestabes Medan Rp 75 Juta, Digunakan Beli Motor Hadiah untuk Anggota TNI

Regional
Pinjam Kendaraan untuk Beli Minyak Goreng, Pedagang Ini Malah Bawa Kabur Motor Sport Pembeli

Pinjam Kendaraan untuk Beli Minyak Goreng, Pedagang Ini Malah Bawa Kabur Motor Sport Pembeli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.