Kebakaran di Kawasan Padat Pendudukan Nunukan, Puluhan Orang Harus Mengungsi

Kompas.com - 08/11/2021, 15:18 WIB
Lokasi eks kebakaran di Jalan Cik Ditiro Nunukan Kaltara. Api menghanguskan 4 rumah dengan 2 rumah lain terdampak. Sebanyak 14 KK dan 43 jiwa diungsikan akibat peristiwa ini Dok.Diskominfotik NunukanLokasi eks kebakaran di Jalan Cik Ditiro Nunukan Kaltara. Api menghanguskan 4 rumah dengan 2 rumah lain terdampak. Sebanyak 14 KK dan 43 jiwa diungsikan akibat peristiwa ini

NUNUKAN, KOMPAS.com – Kebakaran hebat melanda pemukiman padat penduduk di Jalan Cik Di Tiro, Nunukan, Kalimantan Utara, Minggu (7/11/2021) sekitar 19.45 Wita.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Nunukan Rachmaji Sukirno mengatakan, akibat peristiwa ini, empat bangunan ludes terbakar, termasuk sebuah rumah kontrakan empat pintu.

"Data kami mencatat sebanyak empat rumah hangus terbakar dan dua rumah terdampak. Dari investigasi di lapangan, kebakaran di lahan seluas 21 x 20 meter ini diduga akibat korsleting listrik," ujar Sukirno, Senin (8/11/2021).

Baca juga: Kebakaran di Menteng Wadas Jaksel Lalap 2 Rumah, Diduga Tersambar Petir

Sebanyak delapan armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar rumah tinggal milik Abdul Rauf (60), Larrang (55), Iwan (40) dan Landire (40).

Rachmaji mengatakan, sumber api berasal dari rumah Iwan.

Salah satu warga sekitar yang juga menjadi pelapor peristiwa ini, Rahman, sempat berupaya memadamkan menggunakan alat pemadam api ringan.

Namun, api tak terkendali dan dengan cepat menjalar ke rumah lain,

Salah satu korban sekaligus saksi mata kejadian, Yanti (25), merasa yakin bahwa penyebab kebakaran tersebut akibat korsleting listrik.

"Saat saya sedang menyusui anak saya, dari rumah sebelah tercium bau kabel terbakar. Begitu saya coba lihat sumber bau, tiba tiba ada api membesar. Saya langsung keluar lari menggendong anak saya padahal saat itu hanya mengenakan pakaian dalam saja saking paniknya," kata Yanti.

Baca juga: Cerita Tim Brimob Selamatkan Pasutri Lansia dari Kebakaran, Suaminya Terbaring Stroke, Istrinya hanya Bisa Jalan Pelan...

Di tengah kepanikan tersebut, Yanti menitipkan anaknya, Yulius (1,5) kepada tetangga yang ia kenal.

Ia berusaha kembali masuk ke rumah kontrakannya dan menyelamatkan sejumlah surat berharga miliknya.

"Bagian bahu dekat dada saya terbakar dan melepuh. Sempat saya menelepon suami yang sedang melaut mengabarkan musibah itu. Suami bilang yang penting saya dan anak selamat saja," imbuhnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komisioner Bawaslu Lhokseumawe Mundur dari Jabatan, Pengganti Diumumkan Maret

Komisioner Bawaslu Lhokseumawe Mundur dari Jabatan, Pengganti Diumumkan Maret

Regional
Mahasiswa Desak Polisi Tangkap Penambang Pasir yang Rusak Pantai Mananga Aba di NTT

Mahasiswa Desak Polisi Tangkap Penambang Pasir yang Rusak Pantai Mananga Aba di NTT

Regional
Seorang Warga Afghanistan Tewas Gantung Diri di Pekanbaru

Seorang Warga Afghanistan Tewas Gantung Diri di Pekanbaru

Regional
Pembuat Drainase Temukan Nisan Kuno dengan Aksara Arab di Palembang, Diduga dari Awal Abad Ke-17

Pembuat Drainase Temukan Nisan Kuno dengan Aksara Arab di Palembang, Diduga dari Awal Abad Ke-17

Regional
Selamatkan Diri Pakai Sampan, Arifin Korban Kapal Tenggelam di Maluku Belum Ditemukan

Selamatkan Diri Pakai Sampan, Arifin Korban Kapal Tenggelam di Maluku Belum Ditemukan

Regional
Pertanyaan Tersisa, Kecelakaan Handi-Salsa dan Tiga Oknum TNI

Pertanyaan Tersisa, Kecelakaan Handi-Salsa dan Tiga Oknum TNI

Regional
Detik-detik Kepala Inspektorat di Maluku Aniaya 2 Pramuria di Lokalisasi, Sempat Mabuk

Detik-detik Kepala Inspektorat di Maluku Aniaya 2 Pramuria di Lokalisasi, Sempat Mabuk

Regional
Mengenal Sihan, Pelukis Kontemporer yang Hijrah dari Bisnis Periklanan

Mengenal Sihan, Pelukis Kontemporer yang Hijrah dari Bisnis Periklanan

Regional
Gempa di Selatan Banten Terjadi Beberapa Detik, Warga Bayah Panik

Gempa di Selatan Banten Terjadi Beberapa Detik, Warga Bayah Panik

Regional
Duduk Perkara Kapolrestabes Medan Diduga Terima Suap Rp 75 Juta dari Istri Bandar Narkoba, Berawal 'Nyanyian' Bripka Rikardo

Duduk Perkara Kapolrestabes Medan Diduga Terima Suap Rp 75 Juta dari Istri Bandar Narkoba, Berawal "Nyanyian" Bripka Rikardo

Regional
15 Hari Beroperasi, Tilang Elektronik di Sukoharjo Menjaring 763 Pengendara Sepeda Motor

15 Hari Beroperasi, Tilang Elektronik di Sukoharjo Menjaring 763 Pengendara Sepeda Motor

Regional
Kasus Panggung Ambruk di Kediri, Polisi Masih Kumpulkan Keterangan Ahli

Kasus Panggung Ambruk di Kediri, Polisi Masih Kumpulkan Keterangan Ahli

Regional
Cabuli Gadis Difabel, Kakek 70 Tahun Ditangkap

Cabuli Gadis Difabel, Kakek 70 Tahun Ditangkap

Regional
11 Jam Terapung dengan Rakit Jeriken di Laut, 6 Penumpang KM Tiga Bersaudara Ditemukan Selamat

11 Jam Terapung dengan Rakit Jeriken di Laut, 6 Penumpang KM Tiga Bersaudara Ditemukan Selamat

Regional
Gempa Magnitudo 5,4 di Banten, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,4 di Banten, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.