Soal Kematian Gilang Endi, Polisi Masih Cari Waktu yang Tepat Gelar Rekonstruksi

Kompas.com - 08/11/2021, 13:29 WIB
Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak dan jajaran serta Rektor UNS Solo Jamal Wiwoho saat memberikan keterangan pers penetapan tersangka kasus dugaan kekerasan tewasnya Gilang, mahasiswa peserta diklatsar di Mapolresta Solo, Jumat (5/11/2021). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak dan jajaran serta Rektor UNS Solo Jamal Wiwoho saat memberikan keterangan pers penetapan tersangka kasus dugaan kekerasan tewasnya Gilang, mahasiswa peserta diklatsar di Mapolresta Solo, Jumat (5/11/2021).

SOLO, KOMPAS.com - Satuan Reserse Kriminal Polresta Solo, Jawa Tengah akan menggelar rekonstruksi kasus tewasnya Gilang Endi Saputra (21).

Mahasiswa D IV K3 Sekolah Vokasi itu tewas saat mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Pra Gladi Patria XXXVI Korps Mahasiswa Siaga Batalyon 905 Jagal Abilawa (Menwa).

Kepala Satuan Reskrim Polresta Solo AKP Djohan Andika mengatakan masih akan mencari waktu yang tepat untuk menggelar rekonstruksi kematian Gilang.

"Nanti kita bahasa secara internal dulu (kapan waktunya)," kata Djohan dikonfirmasi Kompas.com, Senin (8/11/2021).

Baca juga: Rektor UNS Minta Maaf Atas Meninggalnya Gilang Endi Saat Diklat Menwa

Rekonstruksi kasus dilakukan dengan tujuan untuk melengkapi berkas perkara, sekaligus mengetahui peran dari masing-masing tersangka.

Diketahui, polisi telah menetapkan dua orang panitia sebagai tersangka kasus tewasnya mahasiswa asal Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar.

Para tersangka berjenis kelamin laki-laki. Mereka adalah NFM (22) warga Kabupaten Pati dan FPJ (22) warga Kabupaten Wonogiri.

"Jadi nanti ada rekonstruksi. Selain untuk pemberkasan juga untuk mengetahui perannya masing-masing (tersangka)," terang dia.

Baca juga: Polisi Tahan 2 Tersangka Kasus Tewasnya Mahasiswa UNS di Tempat Berbeda

Djohan menerangkan, sampai dengan saat ini sudah 26 orang saksi yang diperiksa. Mereka terdiri dari orangtua korban, panitia, peserta, warga setempat dan dosen.

Sebelumnya, Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan proses penyelidikan dan penyidikan masih terus dilakukan, meski sudah ditetapkan dua tersangka.

"Proses penyelidikan dan penyidikan terus berlanjut (on progress). Kita akan terus mengikuti perkembangan dari hasil penyidikan yang kita lakukan," kata Ade.

"Dan tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain. Namun, kita akan terus berprogres dengan tetap berpegang pada prinsip praduga tak bersalah," tambah dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapolda Maluku: Apa Pun Alasannya, Masyarakat Tidak Boleh Pegang Senjata, Ini Sangat Berbahaya

Kapolda Maluku: Apa Pun Alasannya, Masyarakat Tidak Boleh Pegang Senjata, Ini Sangat Berbahaya

Regional
Polisi Buru Otak Pelaku Pemerkosaan Penyandang Disabilitas di Bogor

Polisi Buru Otak Pelaku Pemerkosaan Penyandang Disabilitas di Bogor

Regional
3 Prajurit Gugur Ditembak KKB, Panglima TNI Bantah Ada Upaya Provokasi: Kami Diserang

3 Prajurit Gugur Ditembak KKB, Panglima TNI Bantah Ada Upaya Provokasi: Kami Diserang

Regional
Sebuah Rumah di Grobogan Meledak, Diduga akibat Petasan

Sebuah Rumah di Grobogan Meledak, Diduga akibat Petasan

Regional
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Perintahkan Kejar Anggota KKB Penembak 3 Prajurit TNI

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Perintahkan Kejar Anggota KKB Penembak 3 Prajurit TNI

Regional
Soal Bentrokan di Pulau Haruku, Kapolda Maluku: Ini Tidak Ada Kaitan Sama Sekali dengan Isu SARA

Soal Bentrokan di Pulau Haruku, Kapolda Maluku: Ini Tidak Ada Kaitan Sama Sekali dengan Isu SARA

Regional
Polisi Korban Bentrok di Maluku Tengah Akan Dirujuk ke RS di Jakarta

Polisi Korban Bentrok di Maluku Tengah Akan Dirujuk ke RS di Jakarta

Regional
2 Wanita di Solo Diciduk di Kamar Indekos, Diduga Lakukan Prostitusi Online

2 Wanita di Solo Diciduk di Kamar Indekos, Diduga Lakukan Prostitusi Online

Regional
3 Prajurit TNI Gugur Ditembak KKB, Jenderal Andika Perkasa: Mereka Harus Membayarnya

3 Prajurit TNI Gugur Ditembak KKB, Jenderal Andika Perkasa: Mereka Harus Membayarnya

Regional
Tim DVI Polri Lakukan Olah TKP Kebakaran di Double O Sorong

Tim DVI Polri Lakukan Olah TKP Kebakaran di Double O Sorong

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 Januari 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 Januari 2022

Regional
Polres Kendal Musnahkan 300 Knalpot Brong yang Mengganggu Masyarakat

Polres Kendal Musnahkan 300 Knalpot Brong yang Mengganggu Masyarakat

Regional
Kapolda Maluku Ancam Pidanakan Penyebar Hoaks Bentrok di Pulau Haruku

Kapolda Maluku Ancam Pidanakan Penyebar Hoaks Bentrok di Pulau Haruku

Regional
144 Anggota Ormas Diamankan, Polisi Cari Ketua GMBI Sumedang

144 Anggota Ormas Diamankan, Polisi Cari Ketua GMBI Sumedang

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 Januari 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.