Kompas.com - 07/11/2021, 20:52 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.com - Banjir masih merendam 12 kecamatan di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar).

Bahkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menyebutkan, tinggi muka air kembali mengalami kenaikan.

"Hingga kini, Kabupaten Sintang masih berada pada status tanggap darurat," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya, Minggu (7/11/2021).

Baca juga: 2 Pekan Sintang Kalbar Terendam Banjir, 2 Orang Meninggal, 87.496 Jiwa Terdampak

Lakukan upaya penanganan darurat

Menurut Abdul, BPBD Kabupaten Sintang melaporkan ketinggian muka air berkisar 1 hingga 3 meter.

"Banjir dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi sehingga debit air Sungai Kapuas dan Sungai Melawi meluap," ujar Abdul.

Merespons peristiwa ini, ucap Abdul, pemerintah daerah telah melakukan upaya penanganan darurat sejak awal banjir terjadi.

BPBD Kabupaten Sintang bersama tim gabungan telah mendirikan pos pengungsian dan mendistribusikan bantuan makanan.

"Pos komando yang telah dibentuk oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang juga mengoperasikan dapur umum maupun pos kesehatan," ungkap Abdul.

Baca juga: 2 Warga Meninggal dan 21.000 Rumah Terendam akibat Banjir di Sintang Kalbar

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bermodus Akan Belikan Flashdisk, Pria di Kendal Tega Cabuli Keponakannya yang Berumur 16 Tahun

Bermodus Akan Belikan Flashdisk, Pria di Kendal Tega Cabuli Keponakannya yang Berumur 16 Tahun

Regional
Dampak PMK, Harga Daging Segar di Batam Merangkak Naik

Dampak PMK, Harga Daging Segar di Batam Merangkak Naik

Regional
Bawa  Banyak 'Oleh-oleh' Proyek dari Jakarta, Gibran Tambah Pusing

Bawa Banyak "Oleh-oleh" Proyek dari Jakarta, Gibran Tambah Pusing

Regional
Sebelum Dibunuh Teman Prianya, Gadis 14 Tahun di Kebumen Sempat Diperkosa

Sebelum Dibunuh Teman Prianya, Gadis 14 Tahun di Kebumen Sempat Diperkosa

Regional
Pabrik Tesla Akan Dibangun di Kawasan Industri Terpadu Batang

Pabrik Tesla Akan Dibangun di Kawasan Industri Terpadu Batang

Regional
Begini Rekayasa Lalu Lintas yang Diberlakukan Saat Pernikahan Adik Jokowi dengan Ketua MK

Begini Rekayasa Lalu Lintas yang Diberlakukan Saat Pernikahan Adik Jokowi dengan Ketua MK

Regional
Usai Kandas, Lambung KM Sirimau Bocor

Usai Kandas, Lambung KM Sirimau Bocor

Regional
Cerita Calon Jemaah Haji Asal Bima Kembali Gagal ke Tanah Suci: 2020 Itu Tinggal Berangkat, Cuma...

Cerita Calon Jemaah Haji Asal Bima Kembali Gagal ke Tanah Suci: 2020 Itu Tinggal Berangkat, Cuma...

Regional
Geger Penemuan Mayat Gadis 14 Tahun di Kebumen, Ternyata Dibunuh Teman Prianya

Geger Penemuan Mayat Gadis 14 Tahun di Kebumen, Ternyata Dibunuh Teman Prianya

Regional
Beri Uang Pengemis dan Gelandangan di Banyumas Terancam Denda hingga Rp 50 Juta

Beri Uang Pengemis dan Gelandangan di Banyumas Terancam Denda hingga Rp 50 Juta

Regional
Kronologi Ibu di Jambi Aniaya Bayinya dengan Kapak, Mertua Sempat Rebut Sajam dari Tangan Pelaku

Kronologi Ibu di Jambi Aniaya Bayinya dengan Kapak, Mertua Sempat Rebut Sajam dari Tangan Pelaku

Regional
Kantong Parkir yang Disiapkan Saat Pernikahan Adik Jokowi dengan Ketua MK di Solo

Kantong Parkir yang Disiapkan Saat Pernikahan Adik Jokowi dengan Ketua MK di Solo

Regional
Alasan Petani di Sumsel Jadi Tersangka Usai Tembak Mati Orang yang Membegalnya

Alasan Petani di Sumsel Jadi Tersangka Usai Tembak Mati Orang yang Membegalnya

Regional
Viral, Video Mobil Rombongan Bupati Pandeglang Dahului dan Senggol Ambulans, Ini Penjelasannya

Viral, Video Mobil Rombongan Bupati Pandeglang Dahului dan Senggol Ambulans, Ini Penjelasannya

Regional
Setelah Menengok Penderita Kanker Otak di Kendal, Risma: Dia Harus Bahagia

Setelah Menengok Penderita Kanker Otak di Kendal, Risma: Dia Harus Bahagia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.