Cerita Lengkap Kasus Mahasiswi Universitas Riau, Mengaku Dicium Dosen Saat Bimbingan Skripsi, kini Dilaporkan Balik ke Polisi

Kompas.com - 06/11/2021, 15:20 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com - Seorang mahasiswi Universitas Riau berinisial L diduga mengalami pelecehan seksual oleh dosen pembimbing skripsinya. 

Terduga pelaku yang juga dosen L tersebut adalah Dekan Fakultas FISIP Universitas Riau bernama Syafri Harto.

Mahasiswi Jurusan Hubungan Internasional (HI) itu mengaku dicium pipi dan keningnya oleh terduga pelaku.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (28/10/2021), sekitar pukul 12.30 WIB.

Korban saat itu datang menemui Syafri Harto untuk bimbingan skripsi.

Saat bimbingan, korban hanya berdua dengan terduga pelaku. Korban kemudian menyerahkan proposal skripsinya.

Baca juga: BEM Universitas Riau Kecam Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi oleh Dosen, Desak Kasus Diproses Hukum

Dipegang pundaknya, dicium pipi dan keningnya

Usai bimbingan, korban mengaku dipegang pundaknya oleh dosen tersebut. Setelah itu, korban hendak keluar ruangan Syafri Harto.

Tak sampai di situ, korban menyebut terduga pelaku mencium pipi dan keningnya.

"Dia (Syafriharto) mendongak kepala saya dan bilang mana bibir, mana bibir. Saya ketakutan dan gemetar," kata L dalam video yang viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @komahi_ur, Kamis (4/11/2021).

Usai kejadian itu, korban menghubungi seorang dosen untuk membantu menemui kepala jurusan.

Korban meminta keadilan atas kasus yang menimpanya.

Baca juga: Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi oleh Dosen, Universitas Riau Bentuk Tim Pencari Fakta

Lapor ke polisi

Kasus itu berbuntut panjang. Jumat (5/11/2021) sore, korban melaporkan Dekan FISIP Universitas Riau, Syafri Harto ke Polresta Pekanbaru atas kasus dugaan pelecehan seksual.

Korban melapor didampingi ibu, tante dan sejumlah anggota BEM Universitas Riau.

Pihak kepolisian sudah menerima laporan korban, dan melakukan penyelidikan.

Baca juga: Bantah Lakukan Pelecehan Seksual ke Mahasiswi, Dosen Universitas Riau Tuntut Rp 10 Miliar

Versi Dosen: dari luar nampak kaca ke dalam, tak ada pikiran macam-macam...

Dekan Fakultas FISIP Universitas Riau, Syafri Harto membantah melakukan pelecehan seksual terhadap mahasiswinya.

Saat konferensi pers bersama istrinya di Pekanbaru, Syafri Harto bahkan menjelaskan kejadian pada Rabu (28/11/2021 siang itu.

Ia mengatakan, dirinya bertemu dengan mahasiswi L di ruangan pembantu dekan (PD), karena ruangannya sedang di renovasi.

"Dia (L) datang ke ruangan saya untuk bimbingan proposal. Di situ ada juga staf saya namanya Ayu. Kalau dalam ruangan memang kami berdua saja, tapi dari luar nampak dari kaca ke dalam. Tak ada pula saya pikiran macam-macam," kata Syafri saat diwawancarai Kompas.com, Jumat.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lambung Kapal Bocor, Ratusan Penumpang KM Sirimau Dievakuasi

Lambung Kapal Bocor, Ratusan Penumpang KM Sirimau Dievakuasi

Regional
Lagu Kampuang Nan Jauh Di Mato dari Sumatera Barat, Lirik dan Chord

Lagu Kampuang Nan Jauh Di Mato dari Sumatera Barat, Lirik dan Chord

Regional
Cegah PMK, Pemkot Batam Sarankan Hewan Kurban dari Bali

Cegah PMK, Pemkot Batam Sarankan Hewan Kurban dari Bali

Regional
Diduga Korban Pembunuhan, Wanita di OKU Ditemukan Tewas dengan Luka Bacok di Rumahnya

Diduga Korban Pembunuhan, Wanita di OKU Ditemukan Tewas dengan Luka Bacok di Rumahnya

Regional
Sulfianto, Atlet Dayung Peraih 2 Medali Emas di Sea Games 2021 Pulang Kampung, Bupati Luwu Utara: Terima Kasih

Sulfianto, Atlet Dayung Peraih 2 Medali Emas di Sea Games 2021 Pulang Kampung, Bupati Luwu Utara: Terima Kasih

Regional
Temukan 2 Kasus Dugaan Hepatitis Misterius, Dinkes Malinau Keluhkan Belum Adanya Laboratorium Rujukan

Temukan 2 Kasus Dugaan Hepatitis Misterius, Dinkes Malinau Keluhkan Belum Adanya Laboratorium Rujukan

Regional
Meski Nihil Kasus PMK, Karimun Perketat Pengawasan

Meski Nihil Kasus PMK, Karimun Perketat Pengawasan

Regional
15 Alat Musik Tradisional di Sumatera Utara, Ada Taganing

15 Alat Musik Tradisional di Sumatera Utara, Ada Taganing

Regional
Semburan Lumpur Campur Gas di Seram Timur Disebut Tak Berbahaya

Semburan Lumpur Campur Gas di Seram Timur Disebut Tak Berbahaya

Regional
Djoko Nugroho, Eks Bupati Blora 2 Periode Gabung ke Gerindra, Ini Alasannya

Djoko Nugroho, Eks Bupati Blora 2 Periode Gabung ke Gerindra, Ini Alasannya

Regional
Guru dan Siswa di Kabupaten Tangerang Belum Diizinkan Lepas Masker

Guru dan Siswa di Kabupaten Tangerang Belum Diizinkan Lepas Masker

Regional
Pulang Setelah Kabur ke Magelang, Pembunuh Gadis 14 Tahun di Kebumen: Kaki Saya Infeksi

Pulang Setelah Kabur ke Magelang, Pembunuh Gadis 14 Tahun di Kebumen: Kaki Saya Infeksi

Regional
KPK Periksa 19 Saksi Terkait Kasus Suap Wali Kota Ambon

KPK Periksa 19 Saksi Terkait Kasus Suap Wali Kota Ambon

Regional
Cerita Calon Penumpang KM Sirimau, Tetap Bertahan di Pelabuhan meski Tiket Dikembalikan

Cerita Calon Penumpang KM Sirimau, Tetap Bertahan di Pelabuhan meski Tiket Dikembalikan

Regional
Pelaku Pembunuhan Gadis 14 Tahun di Kebumen Kenal Korban di Facebook

Pelaku Pembunuhan Gadis 14 Tahun di Kebumen Kenal Korban di Facebook

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.