Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi oleh Dosen, Universitas Riau Bentuk Tim Pencari Fakta

Kompas.com - 06/11/2021, 11:24 WIB
Sejumlah mahasiswa Universitas Riau melakukan aksi mendesak Rektor mengusut kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami seorang mahasiswi, Jumat (5/11/2021). KOMPAS.COM/IDONSejumlah mahasiswa Universitas Riau melakukan aksi mendesak Rektor mengusut kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami seorang mahasiswi, Jumat (5/11/2021).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Universitas Riau membentuk tim pencari fakta untuk menindaklanjuti pengakuan seorang mahasiswi berinisial L yang diduga mengalami pelecehan seksual oleh Dekan FISIP Universitas Riau bernama Syafri Harto.

Mahasiswi jurusan Hubungan Internasional (HI) itu mengaku trauma setelah mengalami hal tersebut.

Rektor Universitas Riau, Prof Aras Mulyadi memastikan tim pencari fakta ini akan mengusut kasus tersebut.

Baca juga: Bantah Lakukan Pelecehan Seksual ke Mahasiswi, Dosen Universitas Riau Tuntut Rp 10 Miliar

"Kami sudah membentuk tim pencari fakta untuk menindaklanjuti peristiwa ini, sesuai dengan ketentuan UU yang berlaku. Dengan tetap mengedepankan asas presumption of innocence (praduga tak bersalah)," kata Aras  dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (6/11/2021).

Ia menjelaskan, tim pencari fakta itu nantinya akan mencari kebenaran materiil dan formil terkait pengakuan mahasiswi dalam video yang viral di media sosial tersebut.

"Tentu dengan mengedepankan prinsip dan nilai keadilan berdasarkan fakta-fakta yang dihimpun terlebih dahulu melalui mekanisme kelembagaan dan prosedur administratif yang berlaku," kata Aras.

Tidak hanya itu, pihaknya memastikan akan memberikan perlindungan terhadap korban. 

"Kita akan memberikan perlindungan sebagaimana diatur dalam Permen Ristekdikti Nomor 30 tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di lingkungan Perguruan Tinggi," pungkas Aras.

Baca juga: Dosen Universitas Riau Bantah Lakukan Pelecehan Seksual ke Mahasiswi: Saya Berani Sumpah Pocong

Sebelumnya mahasiswi L telah melapor ke Polresta Pekanbaru pada Jumat (5/11/2021).

Pihak kepolisian juga telah menerima laporan korban.

Sementara Dekan FISIP Universitas Riau, Syafri Harto membantah tuduhan pelecehan seksual tersebut.

Ia bahkan berani bersumpah tidak melakukan pelecehan dan berani melakukan sumpah pocong.

Syafri Harto menyatakan siap menghadapi laporan korban dan menyiapkan pengacara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tambah 5, Total 7 Orang Warga Asli Batam Positif Omicron, Statusnya Probable

Tambah 5, Total 7 Orang Warga Asli Batam Positif Omicron, Statusnya Probable

Regional
Buntut Hukum Muridnya Makan Sampah, Guru SD di Buton Tak Diberikan Jam Mengajar dan Dilaporkan ke Polisi

Buntut Hukum Muridnya Makan Sampah, Guru SD di Buton Tak Diberikan Jam Mengajar dan Dilaporkan ke Polisi

Regional
Kesal Dibentak, Pria di Tegal Bunuh PSK Saat Kencan di Eks Lokalisasi, Ini Ceritanya

Kesal Dibentak, Pria di Tegal Bunuh PSK Saat Kencan di Eks Lokalisasi, Ini Ceritanya

Regional
Kakek Ini Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Cabuli 2 Cucu

Kakek Ini Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Cabuli 2 Cucu

Regional
Kisah RT di Kalimantan 4 Tahun Masih Berjuang Tolak Tambang Batu Bara yang Merugikan...

Kisah RT di Kalimantan 4 Tahun Masih Berjuang Tolak Tambang Batu Bara yang Merugikan...

Regional
Dugaan Pungli di Pasar Randublatung Blora Diusut Polisi, Bupati: Kita Tindak Tegas

Dugaan Pungli di Pasar Randublatung Blora Diusut Polisi, Bupati: Kita Tindak Tegas

Regional
Jumlah Siswa dan Guru Positif Covid-19 di SMA Warga Solo Bertambah

Jumlah Siswa dan Guru Positif Covid-19 di SMA Warga Solo Bertambah

Regional
Sindikat Pembobol ATM dengan Tusuk Gigi Lintas Provinsi Diringkus Polisi Jepara

Sindikat Pembobol ATM dengan Tusuk Gigi Lintas Provinsi Diringkus Polisi Jepara

Regional
Setelah Kasat Reskrim Dicopot, Sekarang Kapolres Boyolali Dimutasi

Setelah Kasat Reskrim Dicopot, Sekarang Kapolres Boyolali Dimutasi

Regional
Tiga Pemuda Terlibat Pengeroyokan Pengemudi Ojol di Magelang, Salah Satunya Masih di Bawah Umur

Tiga Pemuda Terlibat Pengeroyokan Pengemudi Ojol di Magelang, Salah Satunya Masih di Bawah Umur

Regional
[POPULER REGIONAL] Jokowi Digugat Bayar Utang Pemerintah Rp 60 M | 3 Prajurit TNI Gugur Diserang KKB di Gome

[POPULER REGIONAL] Jokowi Digugat Bayar Utang Pemerintah Rp 60 M | 3 Prajurit TNI Gugur Diserang KKB di Gome

Regional
Viral Polisi Gagalkan Perampasan Mobil dan Kritis Setelah Terseret 1 Kilometer

Viral Polisi Gagalkan Perampasan Mobil dan Kritis Setelah Terseret 1 Kilometer

Regional
DJ Indah Cleo Dikabarkan Tewas Dalam Bentrok di Sorong, Polisi Tunggu Tes DNA, Keluarga Berangkat ke Papua

DJ Indah Cleo Dikabarkan Tewas Dalam Bentrok di Sorong, Polisi Tunggu Tes DNA, Keluarga Berangkat ke Papua

Regional
Gempa M 5,3 Guncang Pangandaran, Getarannya Terasa hingga Kebumen

Gempa M 5,3 Guncang Pangandaran, Getarannya Terasa hingga Kebumen

Regional
3 SMP di Jateng Tutup Usai Temuan Kasus Covid-19

3 SMP di Jateng Tutup Usai Temuan Kasus Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.