Gara-gara Sakit Hati Dimarahi Majikan, Pembantu Dalangi Perampokan dan Pembunuhan Bos Elpiji di Padang

Kompas.com - 05/11/2021, 22:12 WIB
Polisi ekspose kasus perampokan dan pembunuhan pengusaha elpiji di Padang, Jumat (5/11/2021). Tiga otak pelaku ditangkap, sementara tiga eksekutor masih buron. DOK. Humas Polresta PadangPolisi ekspose kasus perampokan dan pembunuhan pengusaha elpiji di Padang, Jumat (5/11/2021). Tiga otak pelaku ditangkap, sementara tiga eksekutor masih buron.

PADANG, KOMPAS.com - Otak perampokan dan pembunuhan pengusaha elpiji di Padang, Sumatera Barat, berinisial EN (23) mengaku sakit hati karena sering dimarahi.

EN yang merupakan pembantu rumah korban YN (58) lalu merencanakan perampokan di rumah majikannya itu.

"Pelaku EN mengaku sakit hati karena sering dimarahi korban YN yang meninggal dunia dalam kejadian itu," kata Kapolresta Padang Kombes Imran Amir kepada wartawan, Jumat (5/11/2021).

Baca juga: Pembantu dan Satpam Otak Perampokan dan Pembunuhan Bos Elpiji di Padang, Aksi Direncanakan Sejak Lebaran 2021

Imran mengatakan, EN merencanakan perampokan saat pulang kampung ke Sumatera Selatan saat Lebaran 2021 lalu.

"Saat itu pelaku bercerita pada saudaranya RN dan kemudian merencanakan perampokan. RN kemudian mencari eksekutornya," kata Imran.

Setelah itu, kata Imran, RN menghubungi tiga pelaku yang bertindak sebagai eksekutor di Sumatera Selatan.

Baca juga: Perampokan dan Pembunuhan Pengusaha Elpiji di Padang, Polisi Tangkap Satpam dan Asisten Rumah

Pelaku yang datang dari Sumatera Selatan kemudian melakukan perampokan dengan dibantu dua pelaku lainnya, EN dan RF (23), Sabtu (23/10/2021) malam.

Adapun RF membantu EN untuk menjalankan rencana tersebut.

RF berpura-pura disekap oleh tiga pelaku lainnya yang bertindak sebagai eksekutor.

"Jadi pelaku yang berprofesi sebagai satpam ini berpura-pura disekap. Padahal ikut membantu masuknya tiga eksekutor ke dalam rumah," kata Imran.

Setelah masuk rumah, tiga eksekutor langsung melakukan penyekapan kepada penghuni rumah dan membunuh korban YN.

Pelaku lalu berhasil membawa kabur satu unit mobil, perhiasan, kartu ATM yang ditaksir kerugian mencapai Rp 500 juta.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertahankan Ruang Hidup, AKUR Sunda Wiwitan Cigugur Kuningan Tolak Eksekusi Tanah Adat

Pertahankan Ruang Hidup, AKUR Sunda Wiwitan Cigugur Kuningan Tolak Eksekusi Tanah Adat

Regional
Mengenal Pulau Sumba, Asal-usul, Kondisi Geografis, dan Wisata

Mengenal Pulau Sumba, Asal-usul, Kondisi Geografis, dan Wisata

Regional
Pegawai Bea Cukai Soetta Sebut PT SKK Sering Manipulasi Harga Barang Impor

Pegawai Bea Cukai Soetta Sebut PT SKK Sering Manipulasi Harga Barang Impor

Regional
Anak Buah Bakar Dokumen Saat Penggeledahan KPK, Kadis: Itu Momennya Tidak Tepat

Anak Buah Bakar Dokumen Saat Penggeledahan KPK, Kadis: Itu Momennya Tidak Tepat

Regional
Detik-Detik Sopir Selamatkan Diri Sesaat Sebelum Truk Masuk Jurang 15 Meter

Detik-Detik Sopir Selamatkan Diri Sesaat Sebelum Truk Masuk Jurang 15 Meter

Regional
KM Sirimau yang Kandas di Ile Ape Lembata Bawa 2 Jenazah dari Malaysia

KM Sirimau yang Kandas di Ile Ape Lembata Bawa 2 Jenazah dari Malaysia

Regional
Investasi di Medan Zoo, Raffi Ahmad: Kita Ingin Seperti Pak Jokowi...

Investasi di Medan Zoo, Raffi Ahmad: Kita Ingin Seperti Pak Jokowi...

Regional
Wali Kota Bitung Tolong Warga Kecelakaan Saat Diguyur Hujan, Begini Ceritanya

Wali Kota Bitung Tolong Warga Kecelakaan Saat Diguyur Hujan, Begini Ceritanya

Regional
Dilarang Jual Ternaknya di Banyumas, Pedagang Adu Mulut dengan Petugas

Dilarang Jual Ternaknya di Banyumas, Pedagang Adu Mulut dengan Petugas

Regional
Rombongan Rektor Aceh Sambangi Kediaman Wapres Bahas Perdamaian NAD

Rombongan Rektor Aceh Sambangi Kediaman Wapres Bahas Perdamaian NAD

Regional
Perahu Oleng Terhantam Ombak, Penambang Pasir di Cilacap Hilang Tenggelam

Perahu Oleng Terhantam Ombak, Penambang Pasir di Cilacap Hilang Tenggelam

Regional
Resmikan BIAN Tahap I di Kepri, Menkes Budi Umumkan 3 Tambahan Imunisasi Wajib

Resmikan BIAN Tahap I di Kepri, Menkes Budi Umumkan 3 Tambahan Imunisasi Wajib

Regional
Pria Ini Pukul Teman Kencan Pakai Alat Dapur Setelah Berhubungan Intim di Hotel

Pria Ini Pukul Teman Kencan Pakai Alat Dapur Setelah Berhubungan Intim di Hotel

Regional
13 Kabupaten Kota di Aceh Gelap Gulita, Rakyat Mengeluh

13 Kabupaten Kota di Aceh Gelap Gulita, Rakyat Mengeluh

Regional
Gubernur NTB Minta Bupati Bima Ajukan Penangguhan Penahanan 10 Mahasiswa Tersangka Blokade Jalan

Gubernur NTB Minta Bupati Bima Ajukan Penangguhan Penahanan 10 Mahasiswa Tersangka Blokade Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.