Dua Pemuda Sudah 6 Bulan Jalankan Bisnis Pinjol di Sumut, Mengaku Belajar Penipuan "Online" di Lapas

Kompas.com - 05/11/2021, 20:01 WIB
Dua pelaku penipuan online berkedok pinjaman online (pinjol), SY (26) dan ARAS (21) digelandang usai pemaparan kasus di Mapolda Sumut. Kedua pelaku sudah beraksi selama 6 bulan. Pelaku meminta korban mengirimkan uang Rp 500.000 untuk administrasi dan memblokir nomor korbannya setelah uang dikirim. Kedua pelaku mempelajari teknik penipuan saat berada di Lapas Pulau Simardan, Tanjung Balai. KOMPAS.com/DEWANTORODua pelaku penipuan online berkedok pinjaman online (pinjol), SY (26) dan ARAS (21) digelandang usai pemaparan kasus di Mapolda Sumut. Kedua pelaku sudah beraksi selama 6 bulan. Pelaku meminta korban mengirimkan uang Rp 500.000 untuk administrasi dan memblokir nomor korbannya setelah uang dikirim. Kedua pelaku mempelajari teknik penipuan saat berada di Lapas Pulau Simardan, Tanjung Balai.

MEDAN, KOMPAS.com - Dua orang pemuda dengan latar belakang pendidikan lulusan SMA dan tak tamat SMP, selama enam bulan berhasil mengelabui puluhan orang dengan modus pinjaman online (pinjol).

Keduanya ditangkap tim Subdit Cyber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut pada Jumat (22/10/2021). Korbannya ada yang dari Jawa.

Kedua pelaku ini mempelajari teknik penipuan itu saat masih menjadi tahanan di lembaga pemasyarakatan (lapas). Polisi masih mengejar dua pelaku lainnya. 

Baca juga: Hotline Polda Jabar Diserbu Ratusan Laporan Terkait Pinjol Ilegal

Hal tersebut terungkap saat konferensi pers di Mapolda Sumut pada Jumat (5/11/2021) sore. Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi memaparkannya didampingi Direktur Reserse Kriminal Khusus, Kombes Pol, John Carles Edison Nababan.

Hadi menjelaskan, para pelaku ini melakukan penipuan berkedok pinjol.

"Sebelumnya kami sampaikan, Ditreskrimsus Subdit Cyber dalam setahun ini sudah terima 7 laporan polisi terkait dengan dugaan tindak pidana pinjaman online," kata Hadi. 

Baca juga: Aplikasi Khusus Korban Pinjol Sudah Bisa Diakses oleh Warga Pacitan, Ini Caranya

Berawal dari 7 laporan penipuan online dalam setahun

Dari tujuh laporan polisi itu, penyidik mencoba mengembangkan dan melakukan penyelidikan. Beberapa waktu lalu salah satu kasus sudah dirilis Mabes Polri yang berlokasi di Tanjung Balai.

Kemudian tim cyber kembali menyelidiki kasus penipuan online baik melalui patroli tim cyber maupun atas dasar laporan polisi yang dikembangkan.

Baca juga: LBH PGRI Usul Dibentuk Densus Pinjol karena Penagihannya Menyebar Teror seperti Teroris

 

"Dari pengungkapan itu, tim berhasil mengungkap kasus dengan tempat kejadian perkara di Jalan Toingah Ongah Rait, Lingkungan II, Kelurahan Sejahtera, Kecamatan Tanjung Balai Utara, Kota Tanjung Balai," kata Hadi. 

Tim cyber menggeledah rumah salah satu tersangka yang setiap hari dijadikan tempat atau basecamp untuk lakukan penipuan pinjol. Dua orang yang diamankan itu berinisial ARAS (21) dan SY (26).

Satu orang lagi pemilik rekening masih dilakukan pengejaran dan sudah ditetapkan statusnya dalam daftar pencarian orang (DPO).

Baca juga: Temuan Polisi: Pinjol Ilegal Terapkan Bunga hingga 10 Persen Per Hari, Misal Utang Rp 5 Juta Sebulan Bisa Jadi Rp 80 Juta

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lantik 10 Pejabat Eselon II, Wali Kota Semarang: Jangan 'Keblinger'

Lantik 10 Pejabat Eselon II, Wali Kota Semarang: Jangan "Keblinger"

Regional
Banjir Rob Rendam Ribuan Hektar Tambak Warga di Dompu NTB

Banjir Rob Rendam Ribuan Hektar Tambak Warga di Dompu NTB

Regional
Klik Link WhatsApp dari Orang Tak Dikenal, Wanita di Balikpapan Kehilangan Saldo Rp 18 Juta

Klik Link WhatsApp dari Orang Tak Dikenal, Wanita di Balikpapan Kehilangan Saldo Rp 18 Juta

Regional
Gadis di Palembang Ditangkap akibat Investasi Bodong, Rugikan Korban hingga Rp 1,5 Miliar

Gadis di Palembang Ditangkap akibat Investasi Bodong, Rugikan Korban hingga Rp 1,5 Miliar

Regional
Polisi Gadungan Ditangkap, Mengaku Baru Pindah dari Bareskrim

Polisi Gadungan Ditangkap, Mengaku Baru Pindah dari Bareskrim

Regional
Anak Kandung Jadi Tersangka Tunggal Pembunuhan Suratmi, Lansia 70 Tahun

Anak Kandung Jadi Tersangka Tunggal Pembunuhan Suratmi, Lansia 70 Tahun

Regional
Atap Gedung Rusak, Museum Lawang Sewu Bakal Direnovasi Tahun Ini

Atap Gedung Rusak, Museum Lawang Sewu Bakal Direnovasi Tahun Ini

Regional
Dampak PMK, Stok Sapi di Bandung Barat Terancam Tak Cukup untuk Idul Adha

Dampak PMK, Stok Sapi di Bandung Barat Terancam Tak Cukup untuk Idul Adha

Regional
Istri Alex Noerdin Sebut Uang Rp 1,5 M yang Diamankan KPK Saat OTT Bupati Muba Tidak Terkait Suap

Istri Alex Noerdin Sebut Uang Rp 1,5 M yang Diamankan KPK Saat OTT Bupati Muba Tidak Terkait Suap

Regional
Mabuk Minuman Beralkohol, Pengemudi Avanza di Mimika Tabrak Pagar Rumah Warga

Mabuk Minuman Beralkohol, Pengemudi Avanza di Mimika Tabrak Pagar Rumah Warga

Regional
BKSDA Evakuasi Orangutan yang Terjebak di Perkebunan PTPN Aceh Timur

BKSDA Evakuasi Orangutan yang Terjebak di Perkebunan PTPN Aceh Timur

Regional
Ibu Aniaya Bayinya dengan Kapak di Jambi, Mertua Sempat Saksikan

Ibu Aniaya Bayinya dengan Kapak di Jambi, Mertua Sempat Saksikan

Regional
Truk Terguling karena Hindari Mobil Pecah Ban, Tol Solo-Semarang Macet hingga 2 Km

Truk Terguling karena Hindari Mobil Pecah Ban, Tol Solo-Semarang Macet hingga 2 Km

Regional
Evakuasi KM Sirimau Dihentikan Sementara, 83 Penumpang Dibawa ke Pelabuhan Lewoleba

Evakuasi KM Sirimau Dihentikan Sementara, 83 Penumpang Dibawa ke Pelabuhan Lewoleba

Regional
Kepala Disparpora Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Revitalisasi IKM Rp 5,3 Miliar

Kepala Disparpora Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Revitalisasi IKM Rp 5,3 Miliar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.