Dugaan Penganiayaan Ratu Keraton Pontianak, Polisi Periksa 3 Pengawal Sultan

Kompas.com - 05/11/2021, 09:50 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.com - Kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap perkara pengusiran dan penganiayaan Ratu Kesultanan Pontianak Nina Widiastuti, istri pertama Sultan Pontianak Syarif Mahmud Melvin Alkadrie, saat acara di keraton, Minggu (31/10/2021) siang.

"Kami telah kembali memeriksa tiga orang saksi yang merupakan pengawal istana," kata Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Indra Asrianto kepada wartawan, Jumat (5/11/2021).

Indra menyebut, pemeriksaan tiga pengawal tersebut langsung didampingi oleh Sultan Pontianak Syarif Mahmud Melvin.

"Pemeriksaan Sultan Pontianak akan dijadwal mendatang," ujar Indra.

Baca juga: 6 Saksi Dugaan Penganiayaan Ratu Kesultanan Pontianak Diperiksa Polisi

Sebagai informasi, total saksi yang diperiksa penyidik berjumlah 9 orang. Enam saksi di

antaranya merupakan dari pihak pelapor, sedangkan tiga saksi lainnya dari pihak istana.

"Untuk pertanyaan pemeriksaan hari ini sekitar 20 pertanyaan," terang Indra.

Sebelumnya, video pengusiran kemudian menjadi viral dan menyebar di media sosial. Peristiwa tersebut juga telah dilaporkan ke polisi.

“Kami telah menerima laporan terkait dugaan tindak pidana secara bersama–sama melakukan penganiayaan terhadap orang di muka umum, sebagaimana di maksud dalam Pasal 170 KUHP,” kata Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Indra Asrianto kepada wartawan, Selasa (2/11/2021).

Indra menerangkan, peristiwa tersebut terjadi Minggu pagi di Istana Keraton Kadariah, Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar).

Saat itu, tengah berlangsung penobatan Tanaya Ahmad, istri kedua sultan, sebagai Maha Ratu Suri Mahkota Agung Kesultanan Pontianak.

Baca juga: Ratu Kesultanan Pontianak Diduga Dianiaya Saat Acara Keraton

Sultan Pontianak Syarif Mahmud Melvin Alkadrie kemudian memerintahkan pengawal kesultanan untuk mengusir Nina yang merupakan istri pertama. 

Pengawal membawa keluar Nina dengan cara memegangi lengan dan pergelangan tangan serta menariknya hingga mengalami memar.

“Pelapor merasa keberatan karena pelapor merasa masih sebagai istri sah,” ujar Indra.

Indra memastikan, pihaknya telah melakukan visum serta memeriksa sejumlah saksi terkait peristiwa tersebut dan segera memeriksa korban.

“Telah dilakukan visum terhadap korban dan nanti juga akan diambil keterangannya,” terang Indra.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Helm yang Diambil Oknum Perangkat Desa di Kantor Pengadilan Agama Brebes Sudah Dikembalikan, Ditipkan ke Satpam

Helm yang Diambil Oknum Perangkat Desa di Kantor Pengadilan Agama Brebes Sudah Dikembalikan, Ditipkan ke Satpam

Regional
Ratusan Penumpang KM Sirimau yang Kandas Lanjutkan Pelayaran dengan KM Wilis

Ratusan Penumpang KM Sirimau yang Kandas Lanjutkan Pelayaran dengan KM Wilis

Regional
Spekulan di Lamongan Takuti Pemilik Sapi Terjangkit PMK Agar Jual Murah

Spekulan di Lamongan Takuti Pemilik Sapi Terjangkit PMK Agar Jual Murah

Regional
Mantan Bupati Blora Djoko Nugroho Hengkang ke Gerindra, Ini Tanggapan Nasdem

Mantan Bupati Blora Djoko Nugroho Hengkang ke Gerindra, Ini Tanggapan Nasdem

Regional
Kasus Gratifikasi Rp 46,8 Milliar, Mantan Wali Kota Batu Kembali Divonis 7 Tahun Penjara

Kasus Gratifikasi Rp 46,8 Milliar, Mantan Wali Kota Batu Kembali Divonis 7 Tahun Penjara

Regional
Kepala BIN Sulteng Akan Dilantik sebagai Penjabat Bupati Seram Bagian Barat

Kepala BIN Sulteng Akan Dilantik sebagai Penjabat Bupati Seram Bagian Barat

Regional
Video Viral Kereta Wisata Tabrak Minibus di Semarang, Warga Sempat Teriak Peringatkan Sopir

Video Viral Kereta Wisata Tabrak Minibus di Semarang, Warga Sempat Teriak Peringatkan Sopir

Regional
'Saya Terdaftar Penerima Bantuan Sembako, Tapi 2 Tahun Tak Ada Terima'

"Saya Terdaftar Penerima Bantuan Sembako, Tapi 2 Tahun Tak Ada Terima"

Regional
Sosok Penjabat Bupati Sangihe Rinny Tamuntuan, Ipar Gubernur Sulut

Sosok Penjabat Bupati Sangihe Rinny Tamuntuan, Ipar Gubernur Sulut

Regional
Banjir Rob, Jalur Pantura Demak Macet Berjam-jam

Banjir Rob, Jalur Pantura Demak Macet Berjam-jam

Regional
Janjang Koto Gadang, Trekking di Replika Tembok Besar Ala Bukittinggi

Janjang Koto Gadang, Trekking di Replika Tembok Besar Ala Bukittinggi

Regional
Warga Maluku Tengah Hilang Saat Memanah Ikan, Hanya Ditemukan Alat Panah Milik Korban

Warga Maluku Tengah Hilang Saat Memanah Ikan, Hanya Ditemukan Alat Panah Milik Korban

Regional
Sosok Lifter Aceh Zul Ilmi Peraih Medali Emas SEA Games 2021: Pekerja Keras hingga Tulang Punggung Keluarga

Sosok Lifter Aceh Zul Ilmi Peraih Medali Emas SEA Games 2021: Pekerja Keras hingga Tulang Punggung Keluarga

Regional
Taman Labirin Coban Rondo: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Taman Labirin Coban Rondo: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Regional
Cucu Aniaya Neneknya di Kukar Karena Pakaian Dijadikan Lap Kencing

Cucu Aniaya Neneknya di Kukar Karena Pakaian Dijadikan Lap Kencing

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.