[POPULER NUSANTARA] Vanessa Angel dan Suami Tewas Kecelakaan | Mantan Kades Cabuti Tiang Lampu Jalan

Kompas.com - 05/11/2021, 06:10 WIB

KOMPAS.com - Artis Vannesa Angel dan suaminya, Febri Andriansyah, meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal di Tol Jombang, Jawa Timur, Kamis (4/11/2021) siang.

Selain Vanessa dan suaminya, dalam mobil tersebut juga terdapat tiga penumpang lain, yakni anak Vanessa Angel, baby sitter, dan sopir.

Tiga orang tersebut dilaporkan selamat meski mengalami luka. Korban luka segera dibawa ke Rumah Sakit (RS) Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur.

Berita populer lainnya adalah seputar aksi mantan Kepala Desa Guwo Sulhan yang mencabuti tiang lampu penerangan jalan di desanya.

Sebanyak 125 tiang lampu jalan tersebut dicabuti sejak 26 Oktober 2021.

Sulhan beralasan, aksinya tersebut dilatarbelakangi perasaan jengkel atas munculnya kabar tak sedap yang memojokkan dirinya.

Berikut adalah berita-berita yang menjadi sorotan pembaca Kompas.com.

1. Viral unggahan surat anak yang titipkan orangtua di Griya Lansia

Kondisi di Griya Lansia Husnul Khatimah di Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Senin (1/11/2021).KOMPAS.COM/ANDI HARTIK Kondisi di Griya Lansia Husnul Khatimah di Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Senin (1/11/2021).

Warganet dihebohkan dengan unggahan yang menampakkan surat anak yang menitipkan orangtuanya kepada Griya Lansia Husnul Khatimah di Malang, Jawa Timur.

Ketua Yayasan Griya Lansia Husnul Khatimah Arief Camra menjelaskan cerita di balik unggahan surat itu.

"Mengapa harus di-posting? Ya dengan cara itulah kami mengajak publik untuk merawat dan menghidupi mereka. Saya selama ini tidak lebih hanya mem-posting program harian dan atau asal usul lansia yang ditemukan," ungkapnya, Rabu (3/11/2021).

Menurut Arief, butuh biaya tak sedikit untuk merawat para lansia. Dalam sebulan, perawatan seorang lansia bisa menghabiskan Rp 1 juta.

"Griya Lansia ini ladang amal bersama, bukan milik perorangan. Siapa saja boleh ikut beramal, membantu lansia," sebutnya.

Baca selengkapnya: Griya Lansia Malang Sengaja Unggah Surat Anak yang Titipkan Orangtua, Akui Buka Donasi untuk Biayai Para Lansia

 

2. Alasan mantan kades cabuti tiang listrik

Suasana pencabutan tiang-tiang lampu penerangan jalan di Desa Guwo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.DOKUMEN PEMDES GUWO Suasana pencabutan tiang-tiang lampu penerangan jalan di Desa Guwo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

Sejak 26 Oktober 2021, Sulhan yang merupakan mantan Kepala Desa Guwo Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mencabuti ratusan tiang lampu penerangan jalan.

Sulhan menjelaskan, aksinya itu bukan disebabkan oleh kekalahannya dalam Pemilihan Kades pada April 2021.

Kata Sulhan, ia melakukan pencabutan tiang lampu penerangan jalan lantaran adanya kabar kurang menyenangkan seputar dirinya.

Dia menduga, fitnah tersebut diembuskan oleh pihak lawan untuk memojokkan dirinya.

"Hari ini sudah 100 tiang beton saya angkut pulang. Sisanya segera. Saya sakit hati dituduh korupsi Dana Desa dan tidak punya sumbangsih selama 12 tahun menjabat. Padahal, pemasangan 125 tiang lampu pakai dana pribadi saya. Per tiang habis Rp 3 juta," ucapnya, Rabu (3/11/2021).

Baca selengkapnya: Mantan Kades yang Cabuti Puluhan Tiang Penerangan Jalan: Sebenarnya Saya Kasihan, tapi...

3. Anak Vanessa Angel selamat dalam kecelakaan maut

IlustrasiShutterstock Ilustrasi

Mobil yang ditumpangi Vanessa Angel dan suaminya, Febri Andriansyah, beserta anak, baby sitter, dan sopir, mengalami kecelakaan.

Peristiwa yang terjadi di Tol Jombang, Jawa Timur, pada Kamis (4/11/2021) siang itu menewaskan Vanessa Angel dan suaminya.

Adapun anak, baby sitter, dan sopir selamat meski mengalami luka.

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Jawa Timur Kombes Gatot Repli Handoko mengatakan, mobil Pajero Sport warna putih Nopol B 1284 BJU itu awalnya melintas dari Jakarta ke arah Surabaya.

"Kejadian pukul 12.36 WIB di KM 672 Tol Nganjuk arah Surabaya," ujarnya, Kamis.

Baca selengkapnya: Polisi Sebut Anak dan Baby Sitter Vanessa Angel Juga Berada di Mobil Saat Kecelakaan

 

4. Dekan Fakultas Peternakan UGM meninggal dalam kecelakaan di Tol Cipali

Ilustrasi kecelakaan mobil.SHUTTERSTOCK Ilustrasi kecelakaan mobil.

Dekan Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Ir I Gede Suparta Budisatria meninggal dalam kecelakaan di Tol Cipali-Cikampek.

Peristiwa tersebut terjadi di Km 113, Kamis (4/11/2021).

Selain Prof Gede, mobil itu juga ditumpangi oleh Prof Ali Agus dan Chusnul Hanim yang merupakan dosen di Fakultas Peternakan. Di sana juga terdapat seorang orang sopir.

"Prof Ali Agus dan Bu Hanim bersama satu driver sekarang masih dirawat. Tapi, kalau detail dan kronologinya seperti apa itu belum ada karena kita semua masih syok. Kita belum bisa berkomunikasi dan mendapatkannya informasi apa pun," terang Kepala Bagian Humas dan Protokoler UGM Yogyakarta Iva Ariani, Kamis.

Iva menjelaskan, Prof Gede dan koleganya saat itu tengah menuju Jakarta untuk menghadiri sebuah acara.

Baca selengkapnya: Rombongan Fakultas Peternakan UGM Yogya Kecelakaan di Tol Cipali, Dekan Prof Gede Meninggal Dunia

5. Bocah tak sengaja telan koin Rp 1.000

Ernawati (27), warga RT 01, RW 05, Kelurahan Pasarbatang, Kecamatan Brebes menunjukan foto anaknya yang telah menelan uang koin dan belum dilakukan tindakan medis karena keterbatasan biaya, Rabu (3/11/2021) malam.  (Istimewa)Kompas.com/Tresno Setiadi Ernawati (27), warga RT 01, RW 05, Kelurahan Pasarbatang, Kecamatan Brebes menunjukan foto anaknya yang telah menelan uang koin dan belum dilakukan tindakan medis karena keterbatasan biaya, Rabu (3/11/2021) malam. (Istimewa)

FAZ, seorang bocah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, tak sengaja menelan uang koin Rp 1.000. Koin tersebut kini masih bersarang di tenggorokan bocah berusia enam tahun itu.

Sudah hampir sebulan, uang koin tersebut berada di tenggorokan FAZ. Akibat insiden ini, FAZ terbaring lemas.

Menurut ibu FAZ, Ernawati (27), putranya itu mengalami kesulitan menelan nasi. Berat badannya juga turun, dari yang semula 20 kilogram menjadi 16 kilogram.

Ernawati dan suaminya, Sandi (29), ingin segera menyingkirkan koin yang tersangkut di tenggorakan anaknya. Namun, mereka terkendala biaya.

"Terus terang saya bingung harus bagaimana. Sedih lihat anak saya kesakitan seperti itu. Biaya juga tidak ada. Saya minta tolong pemerintah agar membantu anak saya," tandas Ernawati, Rabu (3/11/2021) malam.

Baca selengkapnya: Telan Uang Koin Rp 1.000, Bocah 6 Tahun Hampir Sebulan Terbaring Lemas, Tak Ada Biaya

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Surabaya, Achmad Faizal; Kontributor Yogyakarta, Wisang Seto Pangribowo; Kontributor Tegal, Tresno Setiadi | Editor: Priska Sari Pratiwi, Kharina, Pythag Kurniati)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Air Terjun Madakaripura, Air Terjun Tertinggi di Pulau Jawa

Air Terjun Madakaripura, Air Terjun Tertinggi di Pulau Jawa

Regional
Viral Remaja di Wajo Menikah, Ini Tanggapan MUI hingga Pemda yang Cegah Kelahiran Dini

Viral Remaja di Wajo Menikah, Ini Tanggapan MUI hingga Pemda yang Cegah Kelahiran Dini

Regional
Pria di Lombok Tengah Bawa Kabur Motor Temannya, Awalnya Ajak Korban Minum Tuak

Pria di Lombok Tengah Bawa Kabur Motor Temannya, Awalnya Ajak Korban Minum Tuak

Regional
Dominasi Temuan Kasus, Lokasi di Balikpapan ini Disebut-sebut sebagai 'Kampung Narkoba'

Dominasi Temuan Kasus, Lokasi di Balikpapan ini Disebut-sebut sebagai "Kampung Narkoba"

Regional
Lantik 2 Pj Bupati Pilihan Mendagri, Gubernur Sultra Ingatkan Netralitas ASN

Lantik 2 Pj Bupati Pilihan Mendagri, Gubernur Sultra Ingatkan Netralitas ASN

Regional
47 Ekor Sapi dan Kerbau di Kendal Positif PMK, Pemda Belum Mau Tutup Pasar Hewan

47 Ekor Sapi dan Kerbau di Kendal Positif PMK, Pemda Belum Mau Tutup Pasar Hewan

Regional
Jambret HP Seorang Anak yang Hendak Cari WiFi, Pria di Lombok Barat Babak Belur Dikeroyok Warga

Jambret HP Seorang Anak yang Hendak Cari WiFi, Pria di Lombok Barat Babak Belur Dikeroyok Warga

Regional
Tok! 2 Kurir 97,6 Kg Sabu Divonis Mati PN Tanjung Karang

Tok! 2 Kurir 97,6 Kg Sabu Divonis Mati PN Tanjung Karang

Regional
Kasus Anggota DPR Diduga Aniaya Karyawan Resto, Kapolda NTT Sebut 3 Saksi Diperiksa

Kasus Anggota DPR Diduga Aniaya Karyawan Resto, Kapolda NTT Sebut 3 Saksi Diperiksa

Regional
Mengenal Pulau Bungin, Kondisi Geografis, Potensi, dan Suku Bajo

Mengenal Pulau Bungin, Kondisi Geografis, Potensi, dan Suku Bajo

Regional
Hadiri Haul ke-129 Syekh Nawawi Al Bantani, Wapres: Jadikan Teladan Semangat Menuntut Ilmu

Hadiri Haul ke-129 Syekh Nawawi Al Bantani, Wapres: Jadikan Teladan Semangat Menuntut Ilmu

Regional
Gubernur Sultra Akhirnya Melantik 2 Pj Bupati Pilihan Mendagri

Gubernur Sultra Akhirnya Melantik 2 Pj Bupati Pilihan Mendagri

Regional
Identitas Kendaraan Mobil di Palembang dan Lubuk Linggau Sama, Salah Satunya Bodong

Identitas Kendaraan Mobil di Palembang dan Lubuk Linggau Sama, Salah Satunya Bodong

Regional
Puluhan Peserta Lomba Napak Tilas Terjebak di Hutan Gunung Siotapina Buton

Puluhan Peserta Lomba Napak Tilas Terjebak di Hutan Gunung Siotapina Buton

Regional
Geger Kemunculan Harimau di Banjarnegara, Ini Penjelasan BKSDA

Geger Kemunculan Harimau di Banjarnegara, Ini Penjelasan BKSDA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.