Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS DAERAH

Sudah Ada 8.998 Orang Daftar Petani Milenial, Bagaimana Proses Seleksinya?

Kompas.com - 04/11/2021, 16:27 WIB
Alifia Nuralita Rezqiana,
Amalia Purnama Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Benny Bachtiar melaporkan, hingga kini, sejumlah 8.990 orang telah mendaftar program Petani Milenial melalui laman petanimilenial.jabarprov.go.id.

Selanjutnya para pendaftar program Petani Milenial akan diseleksi oleh Pemprov Jabar dalam dua tahap.

"Tahap pertama, akan dilakukan seleksi dengan kriteria usia 19 sampai 39 tahun dan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Jabar," tutur Benny, dikutip dari keterangan pers resminya, Kamis (4/11/2021).

Disampaikan Benny, jumlah pendaftar yang lolos seleksi tahap pertama sebanyak 2.240 orang.

Adapun pada tahap kedua, lanjut dia, seleksi dilakukan oleh pelaksana utama program Petani Milenial. Dari seleksi ini, didapatkan hasil sebanyak 573 petani milenial yang lolos tahap kedua.

"Kemudian, sebanyak 54 petani milenial yang lolos seleksi telah di-launching dan mendapatkan pembiayaan dari perbankan," jelasnya.

Baca juga: Pemprov Jabar Siapkan Dana Rp 500 Miliar untuk Bencana 2021

Benny mengatakan, Pemprov Jabar menargetkan akan ada 5.000 petani milenial pada 2023 mendatang.

“Dalam mencapai target 5.000 petani milenial tahun 2023, kami melakukan penguatan kolaborasi dengan Pemkab dan Pemkot. Salah satunya dengan kegiatan sosialisasi di 18 Kabupaten,” papar Benny.

Ia memaparkan, program Petani Milenial telah menjalin kerja sama off-taker yang meliputi sistem budi daya peternakan, sistem hasil produksi dan pemasaran, termasuk pengembangan logistik pangan berkelanjutan dan penataan supply chain.

“Kami juga telah bekerja sama dengan perbankan yaitu Bank Jabar Banten (BJB) dan Himbara untuk akses permodalan,” jelas Benny.

Baca juga: BSN Gandeng Pemprov Jabar Percepat Penerbitan SNI untuk UMKM

Program Petani Milenial

Sebagai informasi, program Petani Milenial merupakan program yang digalakkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar bersama pemerintah kabupaten (pemkab) dan pemerintah kota (pemkot) di seluruh Jabar.

Dalam program tersebut, Pemprov Jabar berperan mencarikan off-taker, memberikan fasilitas permodalan melalui perbankan, dan melakukan transfer teknologi dan inovasi.

Sementara itu, pemkab dan pemkot berperan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) petani milenial dan menyediakan lahan pertanian.

“Kami menyadari kurang bersinergi dengan kabupaten atau kota di Jawa Barat, dan sekarang sinergi ini kami lakukan dengan berbagai penguatan program Petani Milenial,” kata Kepala Biro Perekonomian Setda Jabar Benny Bachtiar.

Ia menyebutkan, program Petani Milenial bertujuan untuk menumbuhkembangkan kewirausahaan muda di Jabar dan mengubah wajah pertanian menjadi segar.

Baca juga: Mentan SYL Terima Gelar Sinatria Tatanen Nusantara dari Masyarakat Adat Jabar

Hal tersebut dilakukan agar generasi milenial tertarik menjadi petani dengan memanfaatkan teknologi digital.

Tujuan selanjutnya adalah menciptakan pertanian maju, mandiri, dan modern, serta mengurangi problem ketersediaan tenaga kerja pertanian di Jabar.

“Hadirnya program petani milenial diharapkan dapat memberikan kesempatan kerja dan tantangan untuk anak muda pada masa pandemi agar bisa berkontribusi memajukan perekonomian desa,” kata Benny.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bumbu Luncurkan MC Tanbu, Aplikasi Media Informasi dan Layanan PublikĀ 

Pemkab Tanah Bumbu Luncurkan MC Tanbu, Aplikasi Media Informasi dan Layanan PublikĀ 

Regional
Pemkot Semarang Klarifikasi Soal Pengadaan Sepeda Motor untuk Lurah Sebesar Rp 8 Miliar

Pemkot Semarang Klarifikasi Soal Pengadaan Sepeda Motor untuk Lurah Sebesar Rp 8 Miliar

Regional
Tingkat Inflasi Sulsel di Bawah Nasional, Pengamat Ekonomi: Bravo Pemprov Sulsel

Tingkat Inflasi Sulsel di Bawah Nasional, Pengamat Ekonomi: Bravo Pemprov Sulsel

Regional
Hadiri Milad Ke-111 Muhammadiyah, Gubernur Riau: Bersama Kita Hadapi Tantangan

Hadiri Milad Ke-111 Muhammadiyah, Gubernur Riau: Bersama Kita Hadapi Tantangan

Regional
Pemkot Tangsel Buka Lelang Barang Milik Daerah, Catat Tanggal dan Cara Daftarnya!

Pemkot Tangsel Buka Lelang Barang Milik Daerah, Catat Tanggal dan Cara Daftarnya!

Regional
Pelopor Smart City, Aplikasi Milik Pemkot Tangerang Telah Direplikasi 47 Daerah di Indonesia

Pelopor Smart City, Aplikasi Milik Pemkot Tangerang Telah Direplikasi 47 Daerah di Indonesia

Regional
Turunkan Stunting di Jembrana, Bupati Tamba Fokus Bantu 147 Keluarga Kurang Mampu

Turunkan Stunting di Jembrana, Bupati Tamba Fokus Bantu 147 Keluarga Kurang Mampu

Regional
Implementasi Program BAAS, Bupati Tamba Bagikan Bahan Makanan Sehat untuk Anak Stunting

Implementasi Program BAAS, Bupati Tamba Bagikan Bahan Makanan Sehat untuk Anak Stunting

Regional
Fokus Pembangunan Kalteng pada 2024, dari Infrastruktur, Pendidikan, hingga Perekonomian

Fokus Pembangunan Kalteng pada 2024, dari Infrastruktur, Pendidikan, hingga Perekonomian

Regional
Sekdaprov Kalteng Paparkan Berbagai Inovasi dan Strategi KIP Kalteng, dari Portal PPID hingga Satu Data

Sekdaprov Kalteng Paparkan Berbagai Inovasi dan Strategi KIP Kalteng, dari Portal PPID hingga Satu Data

Regional
Pabrik Biomassa Segera Berdiri di Blora, Target Produksi hingga 180.000 Ton Per Tahun

Pabrik Biomassa Segera Berdiri di Blora, Target Produksi hingga 180.000 Ton Per Tahun

Regional
Atasi Banjir di Kaligawe dan Muktiharjo Kidul, Mbak Ita Optimalkan Koordinasi Lintas Sektor

Atasi Banjir di Kaligawe dan Muktiharjo Kidul, Mbak Ita Optimalkan Koordinasi Lintas Sektor

Regional
Komitmen Jaga Kelestarian Satwa Burung, Mas Dhito: Kami Terbuka dengan Masukan dari Masyarakat

Komitmen Jaga Kelestarian Satwa Burung, Mas Dhito: Kami Terbuka dengan Masukan dari Masyarakat

Regional
Soal Pembebasan Lahan Tol Kediri-Kertosono, Pemkab Kediri: Tinggal 2 Persen

Soal Pembebasan Lahan Tol Kediri-Kertosono, Pemkab Kediri: Tinggal 2 Persen

Regional
Turunkan Angka Stunting di Sumut, Pj Gubernur Hassanudin Lakukan 2 Langkah Ini

Turunkan Angka Stunting di Sumut, Pj Gubernur Hassanudin Lakukan 2 Langkah Ini

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com