Seorang Pedagang Jeruk di Jember Ditemukan Tewas Penuh Luka Tusuk, Polisi Buru Pelaku

Kompas.com - 03/11/2021, 21:24 WIB
Polisi menurunkan satu anjing unit satwa untuk mencari petunjuk kasus pembunuhan pada Rabu (3/11/2021). Kompas.com/Dokumentasi Humas UnejPolisi menurunkan satu anjing unit satwa untuk mencari petunjuk kasus pembunuhan pada Rabu (3/11/2021).

JEMBER, Kompas.com - Fani Yulianto (30), seorang pedagang jeruk asal Desa Sukoreno, Kecamatan Umbulsari, Jember, Jawa Timur, ditemukan tewas di sawah Desa Gunungsari pada Sabtu (30/10/2021).

Ia diduga menjadi korban penganiayaan kategori berat karena kondisi tubuhnya penuh dengan luka tusukan dan masih tertancap celurit.

Posisi tubuh korban saat itu ditemukan menghadap ke barat dengan ditindih balok kayu ukuran 1,3 meter. Terdapat beberapa luka akibat sayatan benda tajam seperti pada wajah, kepala dan perut. 

Baca juga: Modus Pura-pura Shalat, Kakek asal Jember Ini 10 Kali Curi Kotak Amal

Tim Inafis Polres Jember melakukan olah Tempat Kejadian perkara (TKP) lanjutan pada Rabu (3/11/2021). 

"Kami lakukan olah TKP lanjutan atau pengumpulan barang bukti kedua dari tindak kasus aniaya berujung kematian tersebut,” kata Kasat Reskrim Polres Jember AKP Komang Arya Wiguna pada Kompas.com via telepon, Rabu.

Satreskrim bersama Sat Samapta Polres Jember juga menurunkan satu anjing unit satwa untuk mencari petunjuk kelanjutan olah TKP.

Baca juga: Kejari Eksekusi Terpidana Kasus Korupsi Pasar Manggisan ke Lapas Jember

 

Kesulitan Cari Identitas

Polisi mengaku sempat kesulitan mencari identitas korban, seperti nama maupun alamatnya.

Identitas korban baru terungkap setelah adiknya melihat baju lengan panjang warna abu-abu dan celana pendek Levi's warna biru yang dikenakan korban. 

Pihaknya mencari petunjuk penting yang masih tercecer di tempat kejadian sebagai bukti untuk memburu pelaku.

Delapan orang saksi juga telah diperiksa.

“Kami berusaha agar semua jelas dan pelaku terungkap, dan motif apa yang diperbuat pelaku hingga menyebabkan yang bersangkutan meninggal dunia," tutur dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Minyak Goreng di Minimarket Ludes Terjual Setelah Harga Turun, Pembelian Dibatasi

Minyak Goreng di Minimarket Ludes Terjual Setelah Harga Turun, Pembelian Dibatasi

Regional
Murid PAUD Meninggal Usai Divaksin, Bupati Cianjur Minta Orangtua Dampingi Anak Saat Vaksinasi

Murid PAUD Meninggal Usai Divaksin, Bupati Cianjur Minta Orangtua Dampingi Anak Saat Vaksinasi

Regional
Kekhawatiran dan Masalah yang Belum Selesai di Lingkar IKN

Kekhawatiran dan Masalah yang Belum Selesai di Lingkar IKN

Regional
Sejarawan Kaltim Bantah Anggapan Nama Ibu Kota Negara Nusantara Jawa-sentris

Sejarawan Kaltim Bantah Anggapan Nama Ibu Kota Negara Nusantara Jawa-sentris

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bupati Langkat Kena OTT KPK | 15 Tahun Buron, Terpidana Korupsi Ditangkap di Surabaya

[POPULER NUSANTARA] Bupati Langkat Kena OTT KPK | 15 Tahun Buron, Terpidana Korupsi Ditangkap di Surabaya

Regional
Prakiraan Cuaca di Cilacap Hari Ini, 20 Januari 2022

Prakiraan Cuaca di Cilacap Hari Ini, 20 Januari 2022

Regional
Ngopi Bareng Gubernur Banten, Cara Raffi Ahmad Lobi Kelola Banten International Stadium

Ngopi Bareng Gubernur Banten, Cara Raffi Ahmad Lobi Kelola Banten International Stadium

Regional
Polisi Usut Motif Sopir Ambulans Viralkan Video Terjebak Macet hingga Pasien Meninggal

Polisi Usut Motif Sopir Ambulans Viralkan Video Terjebak Macet hingga Pasien Meninggal

Regional
Dugaan Korupsi Pengadaan iPad untuk Anggota DPRD Banjarbaru, Negara Rugi Rp 500 Juta

Dugaan Korupsi Pengadaan iPad untuk Anggota DPRD Banjarbaru, Negara Rugi Rp 500 Juta

Regional
Buat Replika Kuburan Gubernur Sultra Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap Polisi

Buat Replika Kuburan Gubernur Sultra Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap Polisi

Regional
Mobil PJR Pengawal Gubernur Jambi Terlibat Tabrakan Beruntun,Pengendara Motor Terjepit di Pohon

Mobil PJR Pengawal Gubernur Jambi Terlibat Tabrakan Beruntun,Pengendara Motor Terjepit di Pohon

Regional
Gempa M 5,7 Guncang Pulau Seram, Warga Panik Berhamburan

Gempa M 5,7 Guncang Pulau Seram, Warga Panik Berhamburan

Regional
Kisah Penumpang Feri di Baubau Panik sampai Menjerit Kapal Dihantam Gelombang Tinggi

Kisah Penumpang Feri di Baubau Panik sampai Menjerit Kapal Dihantam Gelombang Tinggi

Regional
Puan Maharani Bagikan Buku Bergambar Dirinya Saat Tinjau Vaksinasi Booster Lansia dan Anak di Sukoharjo

Puan Maharani Bagikan Buku Bergambar Dirinya Saat Tinjau Vaksinasi Booster Lansia dan Anak di Sukoharjo

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 19 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 19 Januari 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.