Pencuri Jeep Rubicon di Sukoharjo ditangkap Polisi, Pelaku Lacak Posisi Mobil Lewat GPS

Kompas.com - 02/11/2021, 18:22 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Polisi menangkap pelaku pencurian mobil mewah Jeep Rubicon milik warga Solo, Jawa Tengah.

Pelaku Rahmat ditangkap di Bandung, Jawa Barat, sekitar dua pekan setelah peristiwa pencurian.

Peristiwa pencurian mobil Jeep Rubicon terjadi pada 8 Oktober 2021 di Perumahan Hunian, Desa Gentan, Baki, Sukoharjo.

Baca juga: Polisi Ungkap Komplotan Pencuri Mobil Mewah Bermodus Tempel GPS

Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Djuhandani mengatakan, pelaku membawa kabur mobil Jeep Rubicon hingga ke Bandung dan disembuyikan di salah satu hotel.

"Di Bandung baru ditaruh dipersembunyian di salah satu hotel. Mobil sudah diganti pelat nomor," kata Djuhandani di Mapolda Jawa Tengah, Selasa (2/11/2021).

Djuhandani mengungkapkan pelaku ternyata diperintah oleh seorang tahanan di Polda Metro Jaya berinisial B.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat berdialog dengan pelaku pencurian mobil Jeep Rubicon, Rahmat di Mapolda Jateng, Selasa (2/11/2021)KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat berdialog dengan pelaku pencurian mobil Jeep Rubicon, Rahmat di Mapolda Jateng, Selasa (2/11/2021)

Modus pencurian yakni mobil yang menjadi sasaran target dipasangi GPS agar mudah dideteksi lokasinya oleh pelaku.

Lantas, pelaku yang ada di Rutan Polda Metro Jaya mengendalikan pelaku Rahmat dengan mengirimkan share location dari GPS.

Baca juga: Polisi Tangkap Pencuri Spesialis Rumah Kosong di Kabupaten Bogor

Diketahui pelaku tahanan itu di penjara karena terkait kasus penipuan dan penggelapan.

"Dari penyelidikan pelaku dikendalikan oleh pelaku di rutan Polda Metro. Modusnya menaruh GPS dalam mobil. Pemetik (pelaku) dikasih share loc (share location) dan kunci duplikat, sehingga pemetik (eksekutor) bisa melakukan pengambilan," ungkap Djuhandani.

Djuhandani menegaskan pihaknya masih melakukan penelusuran terkait pemasangan GPS di dalam mobil tersebut.

Pihaknya menduga ada kemungkinan pemasangan GPS dilakukan di bengkel, parkiran hingga pencucian mobil.

"Kita akan selidiki lebih lanjut kayaknya berkaitan dengan bengkel-bengkel, baru kita pelajari, apakah bengkel resmi atau tidak. Bisa juga menduga berkaitan dengan tempat-tempat mobil biasa diparkir melalui jasa parkir, pencucian mobil dan sebagainya. Ini sedang kita pelajari," katanya.

Djuhandani mengungkapkan setelah mencuri Jeep Rubicon di Sukoharjo, ada dugaan pelaku hendak melancarkan aksinya kembali di Wonosobo.

"Perkara ini setelah dipelajari ada beberapa lokasi kendaraan yang diberikan pada pemetik. Kami dapatkan lagi calon mobil yang akan dipetik Rubicon juga di Wonosobo," ujarnya.

Baca juga: Viral, Tepergok Pemilik Rumah, Pencuri di Denpasar Ini Malah Dikunci di Dalam Kamar

Sementara itu, Rahmat mengakui ia diminta temannya yang sedang dalam tahanan untuk memgambil mobil sesuai dengan lokasi yang dikirimkan di daerah Sukoharjo.

Kemudian kunci duplikat mobil diberikan oleh pembantu dari temannya.

Warga Jakarta ini pun dijanjikan upah Rp 50 juta. Namun, belum sempat diberikan, pelaku sudah telanjur ditangkap polisi.

"Bilangnya ambil mobil di Solo. Dikasih kunci dan kirim share loc. Kunci diberi langsung sama pembantunya. Mobil saya bawa ke Bandung terus ke Jakarta. Sama kakaknya (yang menyuruh) dibawa lagi ke Bandung," kata Rahmat.

Pemilik mobil Jeep Rubicon, Feri mengatakan saat kejadian mobil di parkir di rumahnya yang kosong di Sukoharjo.

Kemudian, kunci mobil dititipkan ke tetangga agar bisa dipanasi mesinnya setiap hari.

"Ketahuan ya pas siang, rumah memang kosong saya tinggal. Saksi tidak ada yang melihat kejadiannya. Kunci ada di tetangga, memang saya titipi untuk dipanasi mobilnya," jelas Feri.

Baca juga: Jebol Tembok, Kawanan Pencuri Bobol Minimarket di Madiun, Uang Puluhan Juta Rupiah Raib

Warga Solo ini menyebut mobil itu dibeli bekas sekitar Rp 700 juta pada tahun 2012 lalu.

Ia mengucapkan terima kasih kepada kepolisian yang berhasil mengungkap pelaku pencurinya.

Selain pelat mobil yang diganti, tidak ada kerusakan pada kendaraannya itu.

"Alhamdulillah kondisi utuh, cuma pelat diganti," ujar Feri.

Sementara, barang bukti mobil Jeep Rubicon berwarna hitam tampak telah terparkir di halaman Mapolda Jateng.

Mobil itu pun dikembalikan kepada Feri dan diserahkan secara simbolis oleh Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Ile Lewotolok Kembali Meletus, Tinggi Kolom Abu Capai 700 Meter

Gunung Ile Lewotolok Kembali Meletus, Tinggi Kolom Abu Capai 700 Meter

Regional
Cerita Warga soal Gempa M 5,0 di Ketapang Kalbar, seperti Truk Lewat

Cerita Warga soal Gempa M 5,0 di Ketapang Kalbar, seperti Truk Lewat

Regional
Kapal Motor Alami Patah Kemudi di Perairan Taman Nasional Komodo, 16 Penumpang Selamat

Kapal Motor Alami Patah Kemudi di Perairan Taman Nasional Komodo, 16 Penumpang Selamat

Regional
Ratusan Orang Jadi Korban Arisan Bodong, Pelaku Asal Bengkulu Gelapkan Uang Rp 5 Miliar

Ratusan Orang Jadi Korban Arisan Bodong, Pelaku Asal Bengkulu Gelapkan Uang Rp 5 Miliar

Regional
Akibat Banjir, Buaya Masuk Pemukiman dan Meneror Warga Desa

Akibat Banjir, Buaya Masuk Pemukiman dan Meneror Warga Desa

Regional
Tilang Pakai Kamera Ponsel Diterapkan di Jateng, Sumut, dan Sumsel, Ini Cara Kerjanya

Tilang Pakai Kamera Ponsel Diterapkan di Jateng, Sumut, dan Sumsel, Ini Cara Kerjanya

Regional
Kisah Jasper Siregar, Rawat Anak Gadisnya yang Mengidap Penyakit Usus Seorang Diri dan Ditinggalkan Istri, Uang Tinggal Rp 7.000

Kisah Jasper Siregar, Rawat Anak Gadisnya yang Mengidap Penyakit Usus Seorang Diri dan Ditinggalkan Istri, Uang Tinggal Rp 7.000

Regional
Lulus 'Double Degree', Devina Berhasil Ciptakan Asisten Virtual Menonton Wayang Orang Ngesti Pandawa

Lulus "Double Degree", Devina Berhasil Ciptakan Asisten Virtual Menonton Wayang Orang Ngesti Pandawa

Regional
Kapolda Papua: Jumlah Gangguan KKB Meningkat, Selalu Waspada, Nyawa Taruhannya

Kapolda Papua: Jumlah Gangguan KKB Meningkat, Selalu Waspada, Nyawa Taruhannya

Regional
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Ketapang Kalbar Selama 5 Detik

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Ketapang Kalbar Selama 5 Detik

Regional
2 Tersangka Kasus Mafia Tanah di Lombok Tengah, Dilimpahkan ke Kejati NTB

2 Tersangka Kasus Mafia Tanah di Lombok Tengah, Dilimpahkan ke Kejati NTB

Regional
Gunung Dieng, Dataran Tinggi dengan Sensasi Magis di Pulau Jawa

Gunung Dieng, Dataran Tinggi dengan Sensasi Magis di Pulau Jawa

Regional
Duduk Perkara Pencopotan Kapolres Maluku Tengah, Polda Tegaskan Bukan karena Perselingkuhan

Duduk Perkara Pencopotan Kapolres Maluku Tengah, Polda Tegaskan Bukan karena Perselingkuhan

Regional
Hujan Selama 2 Hari, 20 Desa di Seluma Bengkulu Terendam Banjir

Hujan Selama 2 Hari, 20 Desa di Seluma Bengkulu Terendam Banjir

Regional
Legenda Putri Lumimuut, Asal-usul Etnis Minahasa

Legenda Putri Lumimuut, Asal-usul Etnis Minahasa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.