Cerita Danu, Saksi Kunci Pembunuhan Subang, Diminta Yoris Pantau TKP, Sampai Bantu "Banpol" Kuras Bak Mandi Berbau Anyir

Kompas.com - 01/11/2021, 20:05 WIB
Tim dari Bareskrim Polri dan Puslabfor saat berada di lokasi pembunuhan Amalia Mustika Ratu dan Tuti di Kampung Ciseuti, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Kamis (16/9/2021). Tribun Jabar / Dwiky MaulanaTim dari Bareskrim Polri dan Puslabfor saat berada di lokasi pembunuhan Amalia Mustika Ratu dan Tuti di Kampung Ciseuti, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Kamis (16/9/2021).

BANDUNG, KOMPAS.com - Saksi kunci kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat, kembali dimintai keterangannya oleh polisi untuk kesekian kalinya. Saksi kunci tersebut adalah Danu (21), keponakan dari korban Tuti (55). 

Saat diperiksa polisi, Danu didampingi oleh kuasa hukumnya, Achmad Taufan.

Baca juga: UPDATE Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Yoris Didampingi 10 Pengacara

 

Polisi mencecar Danu dengan 16-17 pertanyaan yang berhubungan dengan pembunuhan anak dan ibu di Subang, khususnya soal keberadaan Danu yang sempat membersihkan bak mandi pasca kejadian pembunuhan itu.

Kuasa Hukum Danu, Achmad Taufan, membeberkan cerita mengenai hal tersebut.

Baca juga: Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Danu yang Menguras Bak Mandi Kembali Diperiksa

Danu awalnya diminta Yoris pantau TKP

 

Ia mengungkapkan, awalnya Danu diminta Yoris (anak korban Tuti, kakak korban Amalia) untuk bersiap di dekat sekitar rumah tempat kejadian perkara pembunuhan Tuti dan anaknya, Amalia Mustika Ratu, untuk menjaga rumah tersebut.

Danu datang di sekitar lokasi pascakejadian terungkapnya pembunuhan, tepatnya sekitar tanggal 19 Agustus 2021.

Baca juga: Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Belum Terungkap, Polisi: Kejahatan Luar Biasa dan Terencana

"Danu pagi diminta sama keluarganya dalam hal ini Yoris dan itu diakui semua keluarga, bahwa Danu diminta untuk standby di dekat TKP, tujuannya untuk menjaga rumah, jangan ada yang masuk dan lain-lain," kata Taufan saat dihubungi Kompas.com, Senin (1/11/2021).

Danu kemudian menunggu di salah satu sekolah SMA di dekat rumah korban, dan memantau kondisi rumah tersebut seperti yang diperintahkan Yoris.

Baca juga: Hari Ke-65 Misteri Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Yosef Diperiksa untuk Ke-14 Kalinya

Dikira polisi, Danu "manut" diminta buka pintu rumah dan kuras bak mandi

 

Namun tak lama, Danu melihat ada orang yang terlihat masuk ke rumah korban.

"Dia (Danu) nunggu di SMA dan disitu ada saksi-saksi yang melihat Danu ada di situ. Ketika ada oknum yang masuk ke dalam, Danu langsung ke TKP dan foto, dan laporkan ke Yoris," kata Taufan.

Baca juga: Siapa yang Suruh Banpol ke TKP Pembunuhan Subang dan Minta Danu Kuras Bak Mandi?

Saat itu, kata Taufan, kliennya itu mengira bahwa orang tersebut adalah polisi, ia bahkan menuruti permintaan orang tersebut untuk mendampinginya membukakan pintu hingga menguras bak mandi.

"Danu tanya, setelah itu malah dia (oknum) malah minta didampingi Danu buka pintu setelah itu pas di dalam Danu diminta kuras bak kamar mandi," kata Taufan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapolda Maluku Ancam Pidanakan Penyebar Hoaks Bentrok di Pulau Haruku

Kapolda Maluku Ancam Pidanakan Penyebar Hoaks Bentrok di Pulau Haruku

Regional
144 Anggota Ormas Diamankan, Polisi Cari Ketua GMBI Sumedang

144 Anggota Ormas Diamankan, Polisi Cari Ketua GMBI Sumedang

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 Januari 2022

Regional
21 Siswa dan 3 Guru SMA Al Irsyad Purwokerto Positif Covid-19, Bergejala Batuk dan Pilek

21 Siswa dan 3 Guru SMA Al Irsyad Purwokerto Positif Covid-19, Bergejala Batuk dan Pilek

Regional
Sampel DNA Korban Diduga DJ Indah Cleo Sudah Dikirim ke Jakarta

Sampel DNA Korban Diduga DJ Indah Cleo Sudah Dikirim ke Jakarta

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 28 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 28 Januari 2022

Regional
Diancam akan Dipukul, Pria Ini Perkosa Anak Tiri yang Berusia 16 Tahun

Diancam akan Dipukul, Pria Ini Perkosa Anak Tiri yang Berusia 16 Tahun

Regional
Polisi Kantongi Identitas Pelaku yang Jadi Pemicu Bentrok di Maluku Tengah

Polisi Kantongi Identitas Pelaku yang Jadi Pemicu Bentrok di Maluku Tengah

Regional
2 Hari Temui Warga yang Bertikai di Pulau Haruku, Kapolda Maluku: Kedua Belah Pihak Sepakat Ini yang Terakhir

2 Hari Temui Warga yang Bertikai di Pulau Haruku, Kapolda Maluku: Kedua Belah Pihak Sepakat Ini yang Terakhir

Regional
BKSDA: Harimau Masuk Kampung Mukomuko Diduga karena Kematian Babi Hutan Massal

BKSDA: Harimau Masuk Kampung Mukomuko Diduga karena Kematian Babi Hutan Massal

Regional
Harimau Sumatera Dilaporkan Serang Ternak Warga, BKSDA Pasang Perangkap

Harimau Sumatera Dilaporkan Serang Ternak Warga, BKSDA Pasang Perangkap

Regional
Viral Polisi di Jeneponto Kritis Usai Adang Mobil dan Terseret Sejauh 1 Kilometer, Polisi Masih Buru Satu Pelaku

Viral Polisi di Jeneponto Kritis Usai Adang Mobil dan Terseret Sejauh 1 Kilometer, Polisi Masih Buru Satu Pelaku

Regional
Pulihkan Trauma Warga dan Anak-anak, Polda Maluku Kirim Tim ke Pulau Haruku

Pulihkan Trauma Warga dan Anak-anak, Polda Maluku Kirim Tim ke Pulau Haruku

Regional
Pelajar SMP di Kupang Jatuh ke Bawah Jembatan Liliba, Mengaku Didorong Pria Berbaju Hitam

Pelajar SMP di Kupang Jatuh ke Bawah Jembatan Liliba, Mengaku Didorong Pria Berbaju Hitam

Regional
3 Daerah di NTT Ini Bebas dari Kasus DBD meski Daerah Lainnya Melonjak

3 Daerah di NTT Ini Bebas dari Kasus DBD meski Daerah Lainnya Melonjak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.