HB X Temui Tito Karnavian, Usulkan Serangan Umum 1 Maret Jadi Hari Besar Nasional

Kompas.com - 01/11/2021, 15:24 WIB

Peristiwa tersebut pun menjadi prekursor bagi republik dan BFO untuk melaksanakan Konferensi Inter Indonesia.

Tujuan dari konferensi tersebut antara lain adalah menyatukan pikiran antara republik dengan BFO untuk menghadapi Belanda di Konferensi Meja Bundar.

Lanjut Dian, Serangan Umum 1 Maret 1949 mengambil peran penting dalam menunjukkan keberadaan Indonesia ke mata dunia Internasional di tengah gempuran Agresi Militer Belanda.

"Peristiwa ini penting tidak hanya karena Tentara Nasional Indonesia telah berhasil mengalahkan tentara Belanda namun peristiwa ini merupakan wujud nyata dari semangat persatuan bangsa Indonesia untuk menegakkan kembali kedaulatan negara," kata dia.

Baca juga: Ditegur Tito Karnavian karena Belum Bayar Insentif Nakes, Ini Jawaban Walkot Pontianak

Peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949 juga merupakan sebuah langkah dan strategi untuk menunjukkan eksistensi atas kedaulatan Republik Indonesia hingga ke level international.

Sementara itu Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan, sudah melakukan kajian internal.

Prinsipnya Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta adalah kejadian di pusat gravitasi kekuatan negara membuat mata dunia tertuju pada Indonesia.

Serangan Umum 1 Maret juga bentuk nyata dari semangat persatuan bangsa Indonesia untuk menegakkan kembali kedaulatan negara pascaproklamasi pada 17 Agustus 1945.

"Melalui serangan tentara Indonesia tersebut, kemerdekaan Indonesia membuktikan bukan sebagai pemberian bangsa lain namun perjuangan anak-anak bangsa," kata Tito.

Baca juga: Osimin Wenda Anggota KKB yang Ditangkap Satgas Nemangkawi, Pernah Serang Tito Karnavian, 5 Tahun Jadi Buron

Tito menambahkan tidak semua daerah memahami peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949, hal itu disebabkan karena adanya gelombang revolusi industri 4.0. serta demokratisasi yang berjalan.

"Kita takut nanti kita lupa kembali ke sejarah padahal sejarah jadi dasar untuk mendirikan negara. Kemerdekaan kita bukan diberikan tapi merupakan perjuangan di pusat gravitasi," ungkapnya.

Oleh sebab itu Tito meminta Pemerintah DIY segera menyelesaikan naskah akademik dan hasil-hasil kanian, sehingga usulan tersebut bisa segera diajukan kepada Kementerian Sekretaris Negara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kecelakaan Bus Peziarah di Ciamis, Korban Tewas Asal Balaraja Tangerang Dipulangkan

Kecelakaan Bus Peziarah di Ciamis, Korban Tewas Asal Balaraja Tangerang Dipulangkan

Regional
Pemotor Pelat Merah yang Curi Helm di Kantor Pengadilan Agama Brebes Ternyata Perangkat Desa

Pemotor Pelat Merah yang Curi Helm di Kantor Pengadilan Agama Brebes Ternyata Perangkat Desa

Regional
Terungkap, Peredaran Sabu Seberat 41,4 Kg, Terbesar dalam Sejarah Polda Sumbar

Terungkap, Peredaran Sabu Seberat 41,4 Kg, Terbesar dalam Sejarah Polda Sumbar

Regional
Meski Belum Ditemukan Kasusnya, Sulawesi Tengah Waspadai Hepatitis Akut

Meski Belum Ditemukan Kasusnya, Sulawesi Tengah Waspadai Hepatitis Akut

Regional
11 Calon Jemaah Haji Asal Gresik Pilih Mengundurkan Diri, Ini Alasan Mereka...

11 Calon Jemaah Haji Asal Gresik Pilih Mengundurkan Diri, Ini Alasan Mereka...

Regional
Buron 2 Bulan, Remaja Pelaku Pembunuhan Pegawai Salon Ditangkap Polisi

Buron 2 Bulan, Remaja Pelaku Pembunuhan Pegawai Salon Ditangkap Polisi

Regional
Viral Pencuri Gunakan Motor Pelat Merah Curi Helm di Brebes, Aksinya Terekam CCTV

Viral Pencuri Gunakan Motor Pelat Merah Curi Helm di Brebes, Aksinya Terekam CCTV

Regional
10 Alat Musik Tradisional Asal Jawa Barat, Salah Satunya Calung

10 Alat Musik Tradisional Asal Jawa Barat, Salah Satunya Calung

Regional
Mantan Komisioner KPU Viryan Aziz Meninggal, Pihak Keluarga Beri Kronologi

Mantan Komisioner KPU Viryan Aziz Meninggal, Pihak Keluarga Beri Kronologi

Regional
Aksi Demo Hari Buruh Tuntut Pemerintah Cabut Omnibus Law

Aksi Demo Hari Buruh Tuntut Pemerintah Cabut Omnibus Law

Regional
Serang Polisi dengan Pisau, Bandit Motor Tewas di Rumah Sakit

Serang Polisi dengan Pisau, Bandit Motor Tewas di Rumah Sakit

Regional
Truk Angkut 4 Ton Lebih Minyak Goreng di Lombok Timur Terbalik, Kerugian Capai Rp 150 Juta

Truk Angkut 4 Ton Lebih Minyak Goreng di Lombok Timur Terbalik, Kerugian Capai Rp 150 Juta

Regional
Anaknya Diduga Diperkosa, Ayah di Sragen Ditawari Uang Rp 500.000 oleh Politisi agar Kasus Ditutup

Anaknya Diduga Diperkosa, Ayah di Sragen Ditawari Uang Rp 500.000 oleh Politisi agar Kasus Ditutup

Regional
Mengenal Pulau Samosir di Sumatera Utara, Kondisi Geografis dan Wisata

Mengenal Pulau Samosir di Sumatera Utara, Kondisi Geografis dan Wisata

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 21 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 21 Mei 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.