Kompas.com - 30/10/2021, 15:48 WIB
Polisi memperlihatkan bagian dinding pos polisi yang rusak diduga terkena tembakan di kawasan Desa Manggi, Kecamatan Panton Reu, Aceh Barat, Kamis (28/10/2021). ANTARA/Teuku Dedi Iskandar Polisi memperlihatkan bagian dinding pos polisi yang rusak diduga terkena tembakan di kawasan Desa Manggi, Kecamatan Panton Reu, Aceh Barat, Kamis (28/10/2021).

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Tim dari Ditreskrim Polda Aceh dan Satuan Reskrim Polres Aceh Barat masih melakukan pemeriksaan secara meraton terhadap lima orang terduga pelaku penembakan pos polisi di Kecamatan Panton Rheu, Aceh Barat.

“Hingga saat ini tim masih sedang melakukan pemeriksaan terhadap lima orang terduga penyerangan pos polisi,” kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, saat diwawancara langsung di Banda Aceh, Sabtu (30/10/2021).

Winardy menuturkan, perkembangan hasil pemeriksaan penyidik terhadap lima terduga itu dapat disimpulkan motifnya ekonomi dan terduga pelaku dendam terhadap polisi.

Karena kelompok penyerangan pos polisi itu sebelumnya sedang diburu oleh tim satuan reskrim Polres Aceh Barat terkait aksi perampokan emas.

Baca juga: Lima Pelaku Penembakan Pos Polisi Aceh Barat Ditangkap


“Beberapa minggu sebelum terjadi penembakan pos polisi, ada kelompok yang diduga lima orang itu melakukan aksi perampokan terhadap pendulang emas. Namun, walau masyarakat tidak melapor, polisi mengetahui aksi itu sehingga dilakukan penyedikan, makanya mereka dendam dan menembak pos polisi,” kata dia.

Penyidik saat ini tengah mengaitkan bukti dan keterangan saksi untuk menjerat lima terduga terhadap kasus penembakan pos polisi.

Baca juga: Pos Polisi di Aceh Barat Diberondong Peluru, Tidak Ada yang Terluka

Karena, hingga saat ini, petugas belum berhasil menemukan barang bukti senjata yang digunakan pelaku saat melakukan penembakan.

“Kami sudah geledah rumah terduga dan beberapa lokasi belum kami temukan barang bukti senjata. Tapi, kami yakin dalam waktu dekat pasti akan terungkap secara terang terhadap motif dan pelaku,” ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lerai Perkelahian, Warga Semarang Malah Ditembak Oknum Polisi dengan Air Gun

Lerai Perkelahian, Warga Semarang Malah Ditembak Oknum Polisi dengan Air Gun

Regional
Bobol Sejumlah Sekolah dan Kantor di Banyumas, Anak di Bawah Umur Dibekuk Polisi

Bobol Sejumlah Sekolah dan Kantor di Banyumas, Anak di Bawah Umur Dibekuk Polisi

Regional
Jadi Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpau Puji Sambutan Masyarakat

Jadi Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpau Puji Sambutan Masyarakat

Regional
Buka Praktik Ilegal hingga Urus 20 Pasien, Ini Pengakuan Dokter Gadungan di Sumsel

Buka Praktik Ilegal hingga Urus 20 Pasien, Ini Pengakuan Dokter Gadungan di Sumsel

Regional
Cegah Penyakit PMK, Ratusan Ternak di Kota Baubau Disuntikan Vitamin

Cegah Penyakit PMK, Ratusan Ternak di Kota Baubau Disuntikan Vitamin

Regional
83 Penumpang KM Sirimau yang Hendak Pulang ke Lewoleba Belum Berhasil Dievakuasi

83 Penumpang KM Sirimau yang Hendak Pulang ke Lewoleba Belum Berhasil Dievakuasi

Regional
Rumah 'KKN di Desa Penari' Menakutkan? Ahli Ungkap Pemicu Rasa Takut

Rumah "KKN di Desa Penari" Menakutkan? Ahli Ungkap Pemicu Rasa Takut

Regional
Jadi Dalang Penyerangan dan Penjarahan, Dosen Unri Dituntut 3 Tahun Penjara

Jadi Dalang Penyerangan dan Penjarahan, Dosen Unri Dituntut 3 Tahun Penjara

Regional
Seorang Dokter Gadungan di Sumsel Ditangkap, Sempat Urus 20 Pasien

Seorang Dokter Gadungan di Sumsel Ditangkap, Sempat Urus 20 Pasien

Regional
Diduga Ada Aliran Dana CSR ke Luar Kalimantan Rp 200 Miliar, Kantor PT Bayan Resource Didemo Massa

Diduga Ada Aliran Dana CSR ke Luar Kalimantan Rp 200 Miliar, Kantor PT Bayan Resource Didemo Massa

Regional
Soal Kebakaran Kilang Minyak, Wali Kota Balikpapan Prihatin Ada Korban Jiwa

Soal Kebakaran Kilang Minyak, Wali Kota Balikpapan Prihatin Ada Korban Jiwa

Regional
Salah Satu Staf Selundupkan Sabu ke Lapas, Semua Pegawai Kejari Cilegon Jalani Tes Urine

Salah Satu Staf Selundupkan Sabu ke Lapas, Semua Pegawai Kejari Cilegon Jalani Tes Urine

Regional
Penumpang KM Sirimau yang Kandas di Lembata Mengamuk Minta Dievakuasi

Penumpang KM Sirimau yang Kandas di Lembata Mengamuk Minta Dievakuasi

Regional
Tiba di Manokwari, Paulus Waterpauw Disambut Tarian Adat Papua Barat

Tiba di Manokwari, Paulus Waterpauw Disambut Tarian Adat Papua Barat

Regional
Kapolda Sulteng: Laporan Densus, DPO MIT Poso Tersisa 1 Orang

Kapolda Sulteng: Laporan Densus, DPO MIT Poso Tersisa 1 Orang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.