Kapal Terlantar 5 Bulan di Guam AS, Istri ABK: Sedih, Waktu Lahiran Cuma Video Call

Kompas.com - 29/10/2021, 15:31 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Rani Septi Ridwan (27) mengaku rindu pada suaminya.

Dia sudah enam bulan berpisah. Bahkan, saat lahiran anak pertama, Rani tidak didampingi oleh suaminya.

Suaminya, Ali Akbar Cholid (27), sedang berada di perairan Pulau Guam, pulau yang ada di bagian barat Samudera Pasifik dan masuk dalam wilayah teritori Amerika Serikat (AS).

Ali yang merupakan warga Kota Batu bersama delapan orang awak kapal lainnya sedang terlantar di atas kapal yang dibawanya dari Pulau Bali sejak April 2021 lalu.

Baca juga: Cerita 9 ABK Asal Jatim Telantar di Perairan Guam AS, Mengaku 5 Bulan Tak Digaji dan Tak Bisa Pulang

Selain Ali, awak kapal lain yang sama-sama terlantar di atas kapal itu yakni Agus Brigrianto (54) asal Kota Batu, Bambang Suparman (56) asal Kota Malang, Gunawan Soeharto (54) asal Kota Malang, Dicky Wahyu (25) asal Kota Malang dan Fajar Nur (30) asal Kabupaten Malang.

Selain itu, juga ada Fery Sujatmiko (50) asal Blitar, Yusman Shobirin (54) asal Sidoarjo, dan Muhamad Khafid (26) asal Lumajang.

Rani mengatakan, suaminya berangkat dari rumah pada 24 April menuju Bali. Sekitar dua minggu di Bali, suaminya bersama awak kapal lainnya berlayar menuju Guam.

Pelayaran itu untuk mengantarkan kapal MV Voyager yang merupakan milik warga Kanada.

Kapal itu hendak dijual di pulau tersebut. Rani mengizinkan suaminya pergi karena estimasi perjalanan hanya satu setengah bulan.

Dengan estimasi lama perjalanan satu bulan setengah, suaminya diprediksi kembali ke rumah saat usia kandungannya belum begitu tua.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dituduh Tak Patuh Pajak, Pedagang Bakso Gugat Pemkab Magelang Senilai Rp 5 Miliar

Dituduh Tak Patuh Pajak, Pedagang Bakso Gugat Pemkab Magelang Senilai Rp 5 Miliar

Regional
Detik-detik Truk Satpol PP Terjun ke Jurang di Puncak Jaya, 6 Warga Tewas

Detik-detik Truk Satpol PP Terjun ke Jurang di Puncak Jaya, 6 Warga Tewas

Regional
Microlibrary Warak Kayu, Perpustakaan Unik di Tengah Terik Kota Semarang

Microlibrary Warak Kayu, Perpustakaan Unik di Tengah Terik Kota Semarang

Regional
Kronologi Atlet Menembak Palembang Tewas Ditabrak Mobil Pikap

Kronologi Atlet Menembak Palembang Tewas Ditabrak Mobil Pikap

Regional
Cerita Wari, Pemilik Lahan yang Dikontrak ACT untuk Peternakan Kambing di Blora

Cerita Wari, Pemilik Lahan yang Dikontrak ACT untuk Peternakan Kambing di Blora

Regional
Demi Dapat Pinjaman Bank, PNS di Mataram Diduga Palsukan Dokumen

Demi Dapat Pinjaman Bank, PNS di Mataram Diduga Palsukan Dokumen

Regional
Link Pengumuman Jalur Mandiri ITS 2022 dan Cara Cek Hasilnya

Link Pengumuman Jalur Mandiri ITS 2022 dan Cara Cek Hasilnya

Regional
KM Usaha Baru Tenggelam di Mimika, 11 Kru Hilang

KM Usaha Baru Tenggelam di Mimika, 11 Kru Hilang

Regional
Tak Diberi Izin Cuti, Sertu MA Tusuk Atasannya di Rumah Sakit LB Moerdani Merauke hingga Meninggal

Tak Diberi Izin Cuti, Sertu MA Tusuk Atasannya di Rumah Sakit LB Moerdani Merauke hingga Meninggal

Regional
Tito Karnavian Buka Suara soal 4 Pulau di Aceh yang Beralih Jadi Wilayah Sumut

Tito Karnavian Buka Suara soal 4 Pulau di Aceh yang Beralih Jadi Wilayah Sumut

Regional
Legenda Si Lancang, Kisah Anak yang Durhaka Kepada Ibunya

Legenda Si Lancang, Kisah Anak yang Durhaka Kepada Ibunya

Regional
Bacakan Pleidoi, Terdakwa Kasus Pemerasan di Bea Cukai Bandara Soetta Minta Dibebaskan

Bacakan Pleidoi, Terdakwa Kasus Pemerasan di Bea Cukai Bandara Soetta Minta Dibebaskan

Regional
Makam di Sragen Dibongkar adalah Korban Pembunuhan, Pelakunya Anak Kandung Sendiri

Makam di Sragen Dibongkar adalah Korban Pembunuhan, Pelakunya Anak Kandung Sendiri

Regional
Bawa Pasien Darurat, Ambulans Dihalang-halangi Fortuner di Balikpapan

Bawa Pasien Darurat, Ambulans Dihalang-halangi Fortuner di Balikpapan

Regional
56 Napi Lapas Semarang Sujud Syukur Jalani Asimilasi di Rumah

56 Napi Lapas Semarang Sujud Syukur Jalani Asimilasi di Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.