Kasus Mahasiswa UNS Solo Tewas Saat Diklatsar Menwa, Polisi Periksa 23 Saksi dan Sita Barbuk Elektronik

Kompas.com - 28/10/2021, 13:32 WIB
Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak. KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak.

KARANGANYAR, KOMPAS.com - Polresta Solo menyerahkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) kepada keluarga almarhum Gilang Endi (21) di Kecamatan Karangpandan, Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (28/10/2021).

Gilang merupakan mahasiswa D4 Prodi Kesehatan dan Keselamatan Kerja Sekolah Vokasi UNS Solo yang meninggal dunia saat mengikuti Diklatsar Pra Gladi Patria XXXVI Menwa pada Minggu (24/10/2021) malam.

Berkas SPDP dan SP2HP diserahkan secara langsung Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak dan diterima ayah almarhum Gilang, Sunardi (54).

Baca juga: Polisi Temukan Tanda Kekerasan di Tubuh Mahasiswa UNS yang Tewas Saat Diklatsar Menwa

Setelah menyerahkan kedua berkas penanganan kasus meninggalnya Gilang kepada orangtuanya, Kapolresta didampingi Sunardi menuju ke makam korban yang tak jauh dari tempat tinggal.

Ade sempat menundukkan kepala untuk berdoa. Setelah itu dilanjutkan dengan melakukan tabur bunga di atas makam Gilang diikuti anggota lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi dan alat barang bukti yang ditemukan, kata Ade, ada dugaan kekerasan terhadap meninggalnya Gilang saat mengikuti Diklatsar Menwa.

"Ada dugaan tindak kekerasan yang terjadi selama pelaksanaan pendidikan dan latihan berlangsung. Jadi ada beberapa momen kegiatan yang diduga ada unsur kekerasan," kata Ade di Karanganyar, Kamis.

Dia mengatakan, telah meningkatkan status dari penyelidikan menjadi penyidikan.

Baca juga: Buntut Meninggalnya Mahasiswa Peserta Diklasar, Rektorat UNS Bekukan Sementara Menwa

Peningkatan status ke penyidikan tersebut setelah penyidik Satreskrim Polresta Solo melakukan serangkaian gelar perkara pada Senin (25/10/2021).

"Sampai sore kemarin sudah 23 orang yang diperiksa. Termasuk penyitaan beberapa barang bukti diduga terkait peristiwa yang terjadi," kata mantan Kapolres Karanganyar.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ciamis Siapkan 5 Titik 'Check Point' Nataru di Perbatasan hingga Objek Wisata, Berlaku Desember 2021-Januari 2022

Ciamis Siapkan 5 Titik "Check Point" Nataru di Perbatasan hingga Objek Wisata, Berlaku Desember 2021-Januari 2022

Regional
Pembunuh Perempuan yang Mayatnya Dibuang ke Lahan Kosong Ternyata Masih 16 Tahun

Pembunuh Perempuan yang Mayatnya Dibuang ke Lahan Kosong Ternyata Masih 16 Tahun

Regional
Mediasi Sengketa Lahan Warga Tawiri dan TNI AU, Wali Kota Ambon: Ada Miskomunikasi

Mediasi Sengketa Lahan Warga Tawiri dan TNI AU, Wali Kota Ambon: Ada Miskomunikasi

Regional
Kadin Diharap Bantu UMKM Dapat Sertifikat Halal dan BPOM, agar Produk Mudah Dipasarkan

Kadin Diharap Bantu UMKM Dapat Sertifikat Halal dan BPOM, agar Produk Mudah Dipasarkan

Regional
Demo Buruh di Banten Tuntut UMK Naik 10-13,5 Persen, Atau Mogok Kerja Besar-besaran

Demo Buruh di Banten Tuntut UMK Naik 10-13,5 Persen, Atau Mogok Kerja Besar-besaran

Regional
Resmikan Bendungan Tugu dan Gongseng di Jatim, Jokowi Berharap Aktivitas Pertanian Meningkat

Resmikan Bendungan Tugu dan Gongseng di Jatim, Jokowi Berharap Aktivitas Pertanian Meningkat

Regional
Soal Video Penganiaayan Remaja di Ambon, Pelaku di Bawah Umur, Berawal dari Dendam Masa Lalu

Soal Video Penganiaayan Remaja di Ambon, Pelaku di Bawah Umur, Berawal dari Dendam Masa Lalu

Regional
Berawal Cari Alamat Rumah, Preman di Tasikmalaya Tewas Dikeroyok Warga

Berawal Cari Alamat Rumah, Preman di Tasikmalaya Tewas Dikeroyok Warga

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 30 November 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 30 November 2021

Regional
Lokasi Reuni 212 Pindah ke Sentul Bogor, Polda Jabar: Belum Ada Pengajuan Izin

Lokasi Reuni 212 Pindah ke Sentul Bogor, Polda Jabar: Belum Ada Pengajuan Izin

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 30 November 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 30 November 2021

Regional
16 ASN dan 2 Anggota TNI di Kabupaten Blitar Diduga Terima Bansos

16 ASN dan 2 Anggota TNI di Kabupaten Blitar Diduga Terima Bansos

Regional
6 Kabupaten di Kalsel Terendam Banjir, Gubernur Perintahkan Jajaran Cepat Bantu Korban

6 Kabupaten di Kalsel Terendam Banjir, Gubernur Perintahkan Jajaran Cepat Bantu Korban

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 30 November 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 30 November 2021

Regional
Bendahara Gelapkan Dana Retribusi Pasar Rp 480 Juta di Pamekasan

Bendahara Gelapkan Dana Retribusi Pasar Rp 480 Juta di Pamekasan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.