Kompas.com - 28/10/2021, 12:32 WIB

GRESIK, KOMPAS.com - Seorang istri di Desa Gadingwatu, Kecamatan Menganti, Gresik berinisial RS (24) tepergok selingkuh dengan seorang pria berinsial AY (26).

Perselingkuhan itu terjadi ketika suami sah dari RS yang berinsial AR (26) sedang pergi bekerja pada Kamis (21/10/2021) malam.

Akibat perselingkuhan tersebut, kini pelaku dikenai sanksi adat.

Baca juga: Petani di Gresik Mengaku Anggota Interpol dan Bergaji Rp 9 Juta, Ini Ceritanya

Selingkuhan sembunyi di bawah tempat tidur

Camat Menganti Sujarto menjelaskan, perselingkuhan antara RS dan AY akhirnya diketahui oleh warga.

Warga yang semula curiga, kemudian menghubungi sang suami dan menggeruduk rumah AR.

Benar saja, saat didatangi, AR tepergok sedang bersama lelaki yang bukan suaminya di rumah.

"Pak RT dan warga curiga, kemudian mereka mendatangi rumah. Saat itulah suaminya (AR) yang sedang bekerja ditelepon untuk pulang, dan mereka (RS dan AY) tepergok. Lakinya (AY) sempat sembunyi di bawah ranjang tempat tidur," ujar Sujarto saat dihubungi, Kamis (28/10/2021).

Baca juga: Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki Lepas Ekspor Mangga Asal Gresik ke Singapura

Dikenai sanksi adat

Kejadian tersebut membuat AR marah. Meski tak melapor ke polisi, namun AR memilih bercerai karena telanjur kecewa.

"Tidak sampai lapor, hanya informasi yang saya terima dari perangkat desa setempat mereka (AR dan RS) pilih bercerai," ucap Sujarto.

RS dan AY pun dijatuhi sanksi menurut hukum adat desa setempat.

Baca juga: Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki Lepas Ekspor Mangga Asal Gresik ke Singapura

 

Mereka didenda menyerahkan pasir sebanyak tiga truk kepada pihak desa dan dusun setempat.

"Sama, baik yang laki (AY) maupun perempuan (RS), oleh warga dikenakan denda masing-masing tiga truk pasir atau sirtu (pasir batu), sesuai hukum adat yang berlaku di situ," kata Sujarto.

 

Sementara Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisno memastikan, memang tidak ada laporan yang diterima oleh polisi dalam kejadian perselingkuhan tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak 15 Tahun Diperkosa Ayah Kandung di Sumbawa NTB

Anak 15 Tahun Diperkosa Ayah Kandung di Sumbawa NTB

Regional
7 Penumpang KM Ladang Pertiwi yang Selamat Dievakuasi ke Banjarmasin, Ini Identitasnya

7 Penumpang KM Ladang Pertiwi yang Selamat Dievakuasi ke Banjarmasin, Ini Identitasnya

Regional
Waspada Banjir Rob di Pesisir Balikpapan Akhir Mei, BMKG Prediksi Pasang Air Laut Capai 2,8 Meter

Waspada Banjir Rob di Pesisir Balikpapan Akhir Mei, BMKG Prediksi Pasang Air Laut Capai 2,8 Meter

Regional
Kecanduan Judi 'Online', Pemuda Ini Bobol Rumah Mertua Kapolda Metro Jaya di Lampung

Kecanduan Judi "Online", Pemuda Ini Bobol Rumah Mertua Kapolda Metro Jaya di Lampung

Regional
2 Atlet Taekwondo Asal Semarang Raih Perunggu di SEA Games, Terima Hadiah dari Udinus

2 Atlet Taekwondo Asal Semarang Raih Perunggu di SEA Games, Terima Hadiah dari Udinus

Regional
Ricuh Berujung Penembakan di Kebun Sawit Ketapang Kalbar, 3 Warga Masuk Rumah Sakit

Ricuh Berujung Penembakan di Kebun Sawit Ketapang Kalbar, 3 Warga Masuk Rumah Sakit

Regional
Soal Aksi Palang Jalan di Sarmi, Kapolda: Karena Pembayaran Hak Ulayat yang Belum Selesai

Soal Aksi Palang Jalan di Sarmi, Kapolda: Karena Pembayaran Hak Ulayat yang Belum Selesai

Regional
Dua Nakes di Sorong Papua Ditusuk OTK Saat Berangkat ke Tempat Kerja

Dua Nakes di Sorong Papua Ditusuk OTK Saat Berangkat ke Tempat Kerja

Regional
Masuk Tim Transisi IKN, Rektor Unmul Usul Syarat Pemenang Proyek Wajib Libatkan Pekerja Lokal

Masuk Tim Transisi IKN, Rektor Unmul Usul Syarat Pemenang Proyek Wajib Libatkan Pekerja Lokal

Regional
Pedagang Solar Bersubsidi Ditangkap di Lhokseumawe, 940 Liter BBM Disita

Pedagang Solar Bersubsidi Ditangkap di Lhokseumawe, 940 Liter BBM Disita

Regional
Vandalisme di Kota Solo Tak Terkontrol, Gibran Sebut Terkendala CCTV

Vandalisme di Kota Solo Tak Terkontrol, Gibran Sebut Terkendala CCTV

Regional
Penembakan Petani Kelapa Sawit Diduga DPO Polisi di Ketapang, Apkasindo: Seharusnya Tidak Terjadi, jika...

Penembakan Petani Kelapa Sawit Diduga DPO Polisi di Ketapang, Apkasindo: Seharusnya Tidak Terjadi, jika...

Regional
Basarnas: Sungai Aare di Swiss Setipe dengan Sungai Serayu, Mahakam, hingga Kapuas

Basarnas: Sungai Aare di Swiss Setipe dengan Sungai Serayu, Mahakam, hingga Kapuas

Regional
Bobol Koper Penumpang, 6 Porter Bandara Supadio Pontianak Ditangkap Polisi

Bobol Koper Penumpang, 6 Porter Bandara Supadio Pontianak Ditangkap Polisi

Regional
Ada Suku yang Merasa Tak Dilibatkan Bangun IKN, Ini Penjelasannya...

Ada Suku yang Merasa Tak Dilibatkan Bangun IKN, Ini Penjelasannya...

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.