Kompas.com - 27/10/2021, 13:02 WIB
Polisi memeriksa lokasi pencurian uang Rp 427 juta dari dalam sebuah mobil di depan Pasar Wlingi, Kabupaten Blitar, Senin (25/10/2021) Dok. Polres BlitarPolisi memeriksa lokasi pencurian uang Rp 427 juta dari dalam sebuah mobil di depan Pasar Wlingi, Kabupaten Blitar, Senin (25/10/2021)

BLITAR, KOMPAS.com - Upaya polisi mengejar pelaku pencurian uang Rp 427 juta dari dalam mobil milik Suprapto, warga Desa Semen, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, belum menemui titik terang.

Pemeriksaan polisi kini bertumpu pada rekaman CCTV di sejumlah titik, termasuk di sekitar lokasi kejadian yaitu di depan Pasar Wlingi.

Hal itu lantaran tidak ada saksi yang mengetahui secara langsung ciri-ciri pelaku.

Baca juga: Teka-teki Hilangnya Uang Rp 475 Juta Milik Peternak, Ban Mobil Kempis, Korban Tak Lihat Pelaku

Kantongi 2 rekaman CCTV

Ilustrasi CCTV. PIXABAY/CCTVSMARTSYSTEMS Ilustrasi CCTV.

Kapolsek Wlingi AKP Mulyanto mengatakan, polisi telah mendapatkan setidaknya dua rekaman kamera CCTV yang terpasang di dua lokasi.

"Yang sudah didapat adalah rekaman CCTV di Bank BCA dan di depan Kantor Dishub yang ada di dekat TKP (tempat kejadian perkara)," kata Mulyanto kepada Kompas.com, Rabu (27/10/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mulyanto mengatakan, Satuan Reserse dan Kriminal Polres Blitar saat ini sedang melakukan pengamatan pada rekaman dua kamera pengawas tersebut.

Mereka berharap menemukan petunjuk yang dapat mengarah pada pelaku.

Baca juga: Ada 8 Kasus Aktif Covid-19 di Kota Blitar, Tertinggi dalam 2 Pekan Terakhir

Korban tak segera melapor

Kasi Humas Polres Blitar Iptu Udiyono mengungkapkan, polisi tidak dapat bergerak cepat melakukan pengejaran pada pelaku lantaran korban tidak segera melaporkan kejadian itu ke polisi.

Kata Udiyono, korban Suprapto justru lebih dulu melaporkan kejadian itu kepada pihak-pihak lain baru kemudian melapor ke polisi.

"Seandainya langsung melapor ke polisi, mungkin kami bisa mengambil langkah-langkah pengejaran termasuk menutup sejumlah jalur untuk menghambat pelaku melarikan diri," kata Udiyono.

Menurut Udiyono, korban baru melapor ke Polsek Wlingi beberapa jam setelah kejadian.

Baca juga: Peternak di Blitar Kehilangan Tas Berisi Uang Rp 427 Juta Saat Ganti Ban Mobil yang Kempes

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mi Kristal Rumput Laut Kreasi Warga Karawang Makin Diminati, Cocok untuk Diet Rendah Karbohidrat

Mi Kristal Rumput Laut Kreasi Warga Karawang Makin Diminati, Cocok untuk Diet Rendah Karbohidrat

Regional
Penumpang Pesawat dan Kapal ke Kalbar Cukup Tes Antigen, Bakal Ada Tes PCR Acak

Penumpang Pesawat dan Kapal ke Kalbar Cukup Tes Antigen, Bakal Ada Tes PCR Acak

Regional
Akhir Pelarian Wanita Pemeran Video Porno di Bandara YIA, Ditangkap di Bandung, Kini Jadi Tersangka

Akhir Pelarian Wanita Pemeran Video Porno di Bandara YIA, Ditangkap di Bandung, Kini Jadi Tersangka

Regional
Cerita Anak Kakek Muslim yang Hibahkan Tanah ke Gereja: Bapak Tak Bedakan Keyakinan untuk Berbagi

Cerita Anak Kakek Muslim yang Hibahkan Tanah ke Gereja: Bapak Tak Bedakan Keyakinan untuk Berbagi

Regional
Kisah Sukses Koperasi di Karawang, Olah Rumput Laut Jadi Produk Kering, Agar-agar Sampai Mie, Per Tahun Raup Untung Rp 6 Miliar

Kisah Sukses Koperasi di Karawang, Olah Rumput Laut Jadi Produk Kering, Agar-agar Sampai Mie, Per Tahun Raup Untung Rp 6 Miliar

Regional
KKB Pimpinan Lamek Taplo Diduga Bakar SMA 1 Oksibil, Kapolres: Sengaja Memancing Aparat agar Bisa Ditembaki

KKB Pimpinan Lamek Taplo Diduga Bakar SMA 1 Oksibil, Kapolres: Sengaja Memancing Aparat agar Bisa Ditembaki

Regional
Cerita Ibu Hamil di Padang, Harus Menunggu 6 Bulan agar Bisa Divaksin Covid-19

Cerita Ibu Hamil di Padang, Harus Menunggu 6 Bulan agar Bisa Divaksin Covid-19

Regional
Lasimin Lega Terima Kabar Keluarganya Selamat dari Letusan Semeru: Mereka di Pengungsian Berbeda

Lasimin Lega Terima Kabar Keluarganya Selamat dari Letusan Semeru: Mereka di Pengungsian Berbeda

Regional
[POPULER NUSANTARA] Polisi Pacar Mahasiswi yang Bunuh Diri di Makam Ayahnya Terancam Dipecat | Angkot Terobos Palang Kereta

[POPULER NUSANTARA] Polisi Pacar Mahasiswi yang Bunuh Diri di Makam Ayahnya Terancam Dipecat | Angkot Terobos Palang Kereta

Regional
Diberhentikan Secara Tidak Hormat, Bripda Randy Kini Ditahan di Polda Jatim

Diberhentikan Secara Tidak Hormat, Bripda Randy Kini Ditahan di Polda Jatim

Regional
Cerita Para Pemburu Harta Karun Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit, Nyawa Jadi Taruhannya

Cerita Para Pemburu Harta Karun Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit, Nyawa Jadi Taruhannya

Regional
Duka Erupsi Gunung Semeru, 14 Orang Meninggal, 2 Korban Jiwa Ditemukan Saling Berpelukan

Duka Erupsi Gunung Semeru, 14 Orang Meninggal, 2 Korban Jiwa Ditemukan Saling Berpelukan

Regional
Pelaku Diduga Mantan Pacar Korban Saat SMA, Ini Perjalanan Kasus Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang

Pelaku Diduga Mantan Pacar Korban Saat SMA, Ini Perjalanan Kasus Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang

Regional
Nasib Bripda RB Usai Pacarnya Tewas di Pusara Ayah, Dijerat Pasal Aborsi hingga Dipecat dari Polri

Nasib Bripda RB Usai Pacarnya Tewas di Pusara Ayah, Dijerat Pasal Aborsi hingga Dipecat dari Polri

Regional
Pilu di Kaki Gunung Semeru

Pilu di Kaki Gunung Semeru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.