Syarat Tes PCR Dikhawatirkan Ganggu Penerbangan Perdana Pesawat Komersial ke Ngloram

Kompas.com - 27/10/2021, 07:19 WIB
kondisi jelang kedatangan sejumlah menteri di Bandara Ngloram, Cepu, Blora, Minggu (22/8/2021) KOMPAS.COM/ARIA RUSTA YULI PRADANAkondisi jelang kedatangan sejumlah menteri di Bandara Ngloram, Cepu, Blora, Minggu (22/8/2021)

BLORA, KOMPAS.com - Sejumlah persiapan menyambut penerbangan komersial perdana di Bandara Ngloram pada 29 Oktober 2021 telah dilakukan.

Tampaknya, sejumlah pihak merasa gugup untuk menantikan penerbangan perdana tersebut.

Kepala Bandara Ngloram Ariadi Widiawan mengatakan, pihaknya masih menunggu informasi dari maskapai Citilink terkait kepastian membuka jalur penerbangan komersial dari Bandara Halim Perdanakusuma ke Bandara Ngloram.

"Untuk penerbangan perdana di Tanggal 29 Oktober besok, saya akan ke Head Office Citilink, yang jelas Bandara Ngloram, Citilink, dan Bupati Blora terus berkomunikasi," ucap Ariadi kepada wartawan, Selasa (26/10/2021).

Baca juga: Citilink Bakal Gunakan Pesawat ATR-72 untuk Penerbangan Perdana ke Bandara Ngloram

Adanya persyaratan melakukan swab test PCR bagi penumpang transportasi udara dikhawatirkan akan memengaruhi penerbangan perdana di Bandara Ngloram.

"Karena sudah konfirmasi Citilink membuka rute ke Bandara Ngloram dari Halim Perdanakusuma, tetapi karena syarat PCR, Citilink juga sedang mempertimbangkan dari segi komersial," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Bupati Blora Arief Rohman mengungkapkan, kepastian terbangnya maskapai Citilink untuk pertama kali ke Bandara Ngloram berada di pihak Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

"Terakhir masih ada kendala di Halim, Citilinknya sudah siap, kita sudah rapat penyambutan segala, tapi kita akan pastikan dulu. Kalau dari Halim sudah mengizinkan, berarti 29 Oktober jadi terbang," kara Arief Rohman di Alun-alun Blora, Selasa (26/10/2021).

Baca juga: Citilink Mulai Penerbangan Perdana dari Halim ke Ngloram pada 29 Oktober

Sekedar diketahui, maskapai Citilink berencana membuka jalur penerbangan komersial dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, ke Bandara Ngloram, Blora, dan sebaliknya.

Pesawat jenis ATR-72 untuk sementara ini dijadikan sebagai alat transportasi udara yang menghubungkan jalur penerbangan tersebut.

Tiket pesawat di bawah Rp 1 juta masih menjadi prioritas yang diusahakan untuk menggaet para penumpang agar bersedia menggunakan transportasi udara tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah Divonis 5 Tahun Penjara

Gubernur Nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah Divonis 5 Tahun Penjara

Regional
Kasus Korupsi Masker, Eks Pejabat Dinkes Banten Divonis 4 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Masker, Eks Pejabat Dinkes Banten Divonis 4 Tahun Penjara

Regional
Danny Pomanto Tanggung Biaya Pengobatan Korban Penyerangan Asrama Mahasiswa di Makassar

Danny Pomanto Tanggung Biaya Pengobatan Korban Penyerangan Asrama Mahasiswa di Makassar

Regional
'Chat' Berisi Ancaman Pembunuhan Dibaca Ibu, Terungkap Anaknya Dicabuli Pelakunya Berulangkali

"Chat" Berisi Ancaman Pembunuhan Dibaca Ibu, Terungkap Anaknya Dicabuli Pelakunya Berulangkali

Regional
Seorang Pengedar Sabu dan Ekstasi Ditangkap di Serdang Bedagai, Terancam 20 Tahun Penjara

Seorang Pengedar Sabu dan Ekstasi Ditangkap di Serdang Bedagai, Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
Kasus Suap Nurdin Abdullah, Mantan Sekretaris Dinas PUTR Sulsel Divonis 4 Tahun Penjara

Kasus Suap Nurdin Abdullah, Mantan Sekretaris Dinas PUTR Sulsel Divonis 4 Tahun Penjara

Regional
Keponakan yang Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil Terancam 15 Tahun Penjara

Keponakan yang Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Kronologi Keponakan Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil, Berawal Sakit Hati

Kronologi Keponakan Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil, Berawal Sakit Hati

Regional
Banyak Residivis Kembali Curi Motor di Sumut, Tertangkap Saat Operasi Kancil Toba 2021

Banyak Residivis Kembali Curi Motor di Sumut, Tertangkap Saat Operasi Kancil Toba 2021

Regional
Beredar Foto Selebgram Ambon yang Terlibat Video Porno Menikah dengan Kekasih, Ini Kata Polisi

Beredar Foto Selebgram Ambon yang Terlibat Video Porno Menikah dengan Kekasih, Ini Kata Polisi

Regional
Limbah Sawit di Riau Diolah Jadi Biogas, Upaya Menekan Gas Rumah Kaca

Limbah Sawit di Riau Diolah Jadi Biogas, Upaya Menekan Gas Rumah Kaca

Regional
Jelang UMK 2022 Diputuskan, Ini Masukan Serikat Buruh untuk Ganjar

Jelang UMK 2022 Diputuskan, Ini Masukan Serikat Buruh untuk Ganjar

Regional
Diduga Cemburu, Pengungsi Afghanistan di Kupang Tikam Temannya Pakai Kunci Motor

Diduga Cemburu, Pengungsi Afghanistan di Kupang Tikam Temannya Pakai Kunci Motor

Regional
Jadi Calo CPNS, Pria Ini Tipu Warga Madiun hingga Rp 1 Miliar, Uangnya Dipakai untuk Nikah Lagi

Jadi Calo CPNS, Pria Ini Tipu Warga Madiun hingga Rp 1 Miliar, Uangnya Dipakai untuk Nikah Lagi

Regional
Sidang Kasus Investasi Bodong Rp 84,9 Miliar di Pekanbaru, 5 Terdakwa Minta Bebas, Ditolak Hakim

Sidang Kasus Investasi Bodong Rp 84,9 Miliar di Pekanbaru, 5 Terdakwa Minta Bebas, Ditolak Hakim

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.