Kompas.com - 27/10/2021, 06:39 WIB
Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan saat konferensi pers kasus judi togel dengan 6 orang tersangka, Selasa (26/10/2021). KOMPAS.com/ AJI YK PUTRADirektorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan saat konferensi pers kasus judi togel dengan 6 orang tersangka, Selasa (26/10/2021).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan menangkap enam orang pengelola judi togel.

Para pengeloa judi togel mengaku bisa menghasilkan Rp 50 juta per bulan.

Masing-masing yakni IS (32), KGS HT (56), V (40), M (29), H (49) dan T (45).

Baca juga: Pemilik Situs Judi Online di Pekanbaru Dapat Rp 20 Juta Sehari

Mereka menjual judi togel yang berasal dari Singapura dan Hongkong di Kabupaten Muara Enim, Prabumulih dan Kota Palembang.

Kepala Sub Direktorat III Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Sumsel Kompol Cristopher Panjaitan mengatakan, modus yang digunakan tersangka yakni menjual togel melalui ponsel.

Setiap pembelian nomor togel akan dicatat oleh pelaku.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Tersangka hanya mencatat setiap pembelian togel ini di rumah. Dari tersangka, kita banyak mendapatkan rekapan penjualan judi togel,” kata Cristopher saat menggelar jumpa pers, Selasa (26/10/2021).

Baca juga: Terungkap, Bos Situs Judi Online Asal Jakarta Diduga Punya 5.000 Nomor Ponsel, Ini Kata Polisi

Ia menjelaskan, seluruh uang pembelian nomor judi togel itu langsung ditransfer pelaku kepada bandar judi.

Namun, para tersangka ini juga mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan tersebut.

“Kita masih selidiki untuk mencari bandar besarnya,” ujar Cristopher.

Baca juga: Ketahuan Main Judi Online, 2 Pemuda Dicambuk

Sementara itu, tersangka H mengatakan, pembeli judi togel itu rata-rata banyak yang datang ke rumahnya.

Mereka membeli nomor togel bervariasi, mulai dari harga ratusan ribu sampai puluhan juta rupiah.

“Saya baru sebulan bisnis ini. Kalau sehari bisa sampai jutaan,” ujar H.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belasan Santriwati di Bandung Jadi Korban Pelecehan Seksual, Ridwan Kamil: Pelaku Biadab dan Tidak Bermoral

Belasan Santriwati di Bandung Jadi Korban Pelecehan Seksual, Ridwan Kamil: Pelaku Biadab dan Tidak Bermoral

Regional
Cerita Bambang, Selamat Saat Mobilnya Tertimpa Pohon Tumbang, Melompat ke Parit

Cerita Bambang, Selamat Saat Mobilnya Tertimpa Pohon Tumbang, Melompat ke Parit

Regional
Ini Pengakuan Pelaku Pembakar Pria Hidup-hidup di Sumut, Terancam Hukum Mati

Ini Pengakuan Pelaku Pembakar Pria Hidup-hidup di Sumut, Terancam Hukum Mati

Regional
Kontak Tembak dengan KKB, TNI Amankan Senjata Api Rampasan, Milik Prajurit TNI yang Dibunuh

Kontak Tembak dengan KKB, TNI Amankan Senjata Api Rampasan, Milik Prajurit TNI yang Dibunuh

Regional
Diduga Tersambar Petir, Pabrik Pengolahan Karet di Cilacap Terbakar, Karyawan Panik Berhamburan

Diduga Tersambar Petir, Pabrik Pengolahan Karet di Cilacap Terbakar, Karyawan Panik Berhamburan

Regional
Ibu Kandung yang Buang Bayinya di Kardus Bekas di Sukoharjo Jalani 23 Adegan Rekonstruksi

Ibu Kandung yang Buang Bayinya di Kardus Bekas di Sukoharjo Jalani 23 Adegan Rekonstruksi

Regional
Kabur Usai Cabuli Anaknya yang Berusia 10 Tahun, Pria Ini Ditangkap Anggota TNI Perbatasan

Kabur Usai Cabuli Anaknya yang Berusia 10 Tahun, Pria Ini Ditangkap Anggota TNI Perbatasan

Regional
Sulawesi Selatan Masih Akan Hadapi Cuaca Buruk hingga Awal Tahun 2022

Sulawesi Selatan Masih Akan Hadapi Cuaca Buruk hingga Awal Tahun 2022

Regional
Bocah 7 Tahun Luka-luka Diduga Didorong Bibinya ke Jurang, Ayahnya Lapor Polisi

Bocah 7 Tahun Luka-luka Diduga Didorong Bibinya ke Jurang, Ayahnya Lapor Polisi

Regional
Kasus Korupsi Masjid Sriwijaya, Eks Sekda Sumsel Dituntut 10 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Masjid Sriwijaya, Eks Sekda Sumsel Dituntut 10 Tahun Penjara

Regional
Gedung Sekolah di Lembata Disegel, Begini Tanggapan Pemda

Gedung Sekolah di Lembata Disegel, Begini Tanggapan Pemda

Regional
Satu dari Dua Orang Nelayan yang Hilang Ditemukan Tewas di Perairan PLTU Rembang

Satu dari Dua Orang Nelayan yang Hilang Ditemukan Tewas di Perairan PLTU Rembang

Regional
Alasan Wali Kota Tegal Pasang Portal di Kawasan Alun-alun Meski Diprotes Warga

Alasan Wali Kota Tegal Pasang Portal di Kawasan Alun-alun Meski Diprotes Warga

Regional
Kawasan Cianjur Akan Menerapkan Ganjil Genap Saat Nataru

Kawasan Cianjur Akan Menerapkan Ganjil Genap Saat Nataru

Regional
Ratusan Warga Merantai Pagar Rumah Dinas Bupati Pamekasan dan Kantor Dewan, Ini Penyebabnya

Ratusan Warga Merantai Pagar Rumah Dinas Bupati Pamekasan dan Kantor Dewan, Ini Penyebabnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.