Penyidik Cabuli Istri Tersangka Narkoba yang Sedang Hamil, Kapolda Sumut Langsung Copot Kapolsek Kutalimbaru

Kompas.com - 27/10/2021, 05:15 WIB
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, Kabid Propam Polda Sumut Kombes Pol Donald Simanjuntak, dan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi di halaman Kantor Bid Propam Polda Sumut, Selasa (26/10/2021) petang, memaparkan kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oleh anggota Polsek Kutalimbaru berinisial RHL kepada istri tersangka kasus narkoba yang sedang hamil pada Mei lalu. KOMPAS.COM/DEWANTOROKapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, Kabid Propam Polda Sumut Kombes Pol Donald Simanjuntak, dan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi di halaman Kantor Bid Propam Polda Sumut, Selasa (26/10/2021) petang, memaparkan kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oleh anggota Polsek Kutalimbaru berinisial RHL kepada istri tersangka kasus narkoba yang sedang hamil pada Mei lalu.

MEDAN, KOMPAS.com - RHL, penyidik dari Polsek Kutalimbaru, Deli Serdang, Sumatera Utara, dibebastugaskan setelah dilaporkan terkait kasus dugaan pencabulan yang dia lakukan terhadap istri tersangka kasus narkoba. 

Kabid Propam Polda Sumut Kombes Pol Donald Simanjuntak menjelaskan, RHL melakukan pencabulan saat perempuan itu sedang hamil.

Baca juga: Anggota Polisi Kutalimbaru Perkosa Istri Tahanan, Kapolda Sumut: Saya Sudah Copot Termasuk Kapolsek dan Kanitnya

Dari keduanya juga didapatkan keterangan bahwa RHL menjemput perempuan tersebut di kos-kosan menuju sebuah hotel. 

Baca juga: Kapolsek Kutalimbaru, Kanit Reskrim, dan Penyidik Dicopot Terkait Pemerkosaan Istri Tahanan

"Pelapor (istri tahanan) belum menjelaskan secara rinci apa kira-kira alasannya sehingga mereka bisa bersama-sama di dalam hotel untuk melakukan persetubuhan. Sesuai keterangan yang kita dapatkan, memang pada saat itu korban dalam kondisi hamil," ujar Donald, kepada wartawan di halaman Kantor Bid Propam Polda Sumut, Selasa (26/10/2021) petang.

Baca juga: Video Saat Dipukul Kapolres Nunukan Jadi Viral, Brigpol SL Minta Maaf dan Mengaku Salah, Ini Alasannya

"Perlu dijelaskan, ada beberapa saksi yang kita masih undang untuk klarifikasi, untuk menguatkan daripada bukti-bukti adanya dugaan persetubuhan yang dilakukan oknum anggota kita tersebut," kata Donald menambahkan.

Istri tahanan ikut diamankan

Donald menjelaskan, dari keterangan kuasa hukum korban, Riyadi, kasus dugaan pencabulan itu diawali dengan pengungkapan kasus narkoba pada 4 Mei 2021.

Saat itu, anggota Polsek Kutalimbaru menangkap sejumlah terduga pelaku kasus narkoba dan salah satunya istri tersangka yang diduga dicabuli oleh RHL pada Mei 2021.

Namun, Donald belum mau menjelaskan bagaimana kasus narkoba bisa sampai pada kasus pencabulan.

"Setelah kemarin ada pengaduan resmi dari pengacaranya atas nama Pak Riyadi, ini baru kita dalami sesuai dengan yang dilaporkan kepada kita. Pada saat itu pelapor ikut diamankan," katanya.

 

Donald menegaskan, jika RHL terbukti bersalah, Polda Sumut akan melakukan pemberhentian dengan tidak hormat (PDTH). 

Kapolsek dan Kanit Kutalimbaru dicopot

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko menjelaskan, Kapolsek Kutalimbaru dibebaskatugaskan dan ditarik ke Mapolda Sumut.

Pihaknya telah mempersiapkan pengganti untuk memimpin Polsek Kutalimbaru.

Polda Sumut juga membebastugaskan Kanit Reskrim Polsek Kutalimbaru dan enam anggotanya.

Mereka semua ditarik ke Mapolrestabes Medan untuk menjalani pemeriksaan.

"Yang pasti anggota kita salah untuk melakukan perbuatan itu. Pencabulan itu yang pasti dari hasil pemeriksaan, pengakuan anggota kita dan juga hasil pemeriksaan awal dari wanita tersebut bahwa mereka berangkat bersama-sama dan sudah membuat janji untuk pergi ke hotel. Sampai di situ sedang kita dalami. Terkait dengan perbuatan cabulnya, nanti Pak Kabid Propam yang akan menjelaskan," katanya.

Mengenai dugaan pemerasan Rp 30 juta dan penggunaan narkoba oleh oknum polisi tersebut, menurut Riko hal tersebut masih didalami Bid Propam.

Sebelumnya diberitakan, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mencopot Kapolsek Kutalimbaru AKP Hendri Surbakti, Kanit Reskrim Polsek Kutalimbaru Ipda Syafrizal, dan sejumlah anggota Polsek Kutalimbaru terkait dugaan tindak asusila terhadap seorang istri tahanan.

Adapun pencabulan diduga dilakukan penyidik Polsek Kutalimbaru, Deli Serdang, Sumatera Utara.

 

"Saya akan tindak tegas. Makanya tadi malam saya sudah copot yang bersangkutan termasuk Kapolseknya dan penyidiknya," kata Panca, dikutip dari Tribun Medan, Selasa (26/10/2021).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Kasus Pencabulan Anak di Aceh Timur, Semua Pelaku Melarikan Diri

3 Kasus Pencabulan Anak di Aceh Timur, Semua Pelaku Melarikan Diri

Regional
Bentrokan Massa di Sorong, 17 Orang Ditemukan Tewas Terbakar di Lantai Dua Tempat Karaoke, Ini Kondisinya

Bentrokan Massa di Sorong, 17 Orang Ditemukan Tewas Terbakar di Lantai Dua Tempat Karaoke, Ini Kondisinya

Regional
Dugaan Pemerkosaan Anak yang Meninggal karena Leukimia, Kapolda Sulut: Kita Terus Lakukan Penyidikan

Dugaan Pemerkosaan Anak yang Meninggal karena Leukimia, Kapolda Sulut: Kita Terus Lakukan Penyidikan

Regional
Oknum PNS di Ketapang Kalbar Lempar Molotov Saat Acara Pelantikan Pejabat

Oknum PNS di Ketapang Kalbar Lempar Molotov Saat Acara Pelantikan Pejabat

Regional
Kuasa Hukum Wanita di Boyolali yang Mengaku Diperkosa Keberatan Polisi Sebut Tak Ada Paksaan pada Kliennya

Kuasa Hukum Wanita di Boyolali yang Mengaku Diperkosa Keberatan Polisi Sebut Tak Ada Paksaan pada Kliennya

Regional
18 Orang di Sorong Tewas gara-gara Salah Paham, Hampir Semua Terbakar, Ini Kronologinya

18 Orang di Sorong Tewas gara-gara Salah Paham, Hampir Semua Terbakar, Ini Kronologinya

Regional
Forum 18 DPC Umumkan Mosi Tidak Percaya terhadap Ketua PDI-P Aceh

Forum 18 DPC Umumkan Mosi Tidak Percaya terhadap Ketua PDI-P Aceh

Regional
Pura-pura Tanya Alamat, Pria Ini Malah Curi Ponsel Bocah yang Lagi Main 'Game'

Pura-pura Tanya Alamat, Pria Ini Malah Curi Ponsel Bocah yang Lagi Main "Game"

Regional
Curi Celengan Berisi Uang Rp 12 Juta, Pria di Talaud Ditangkap Polisi

Curi Celengan Berisi Uang Rp 12 Juta, Pria di Talaud Ditangkap Polisi

Regional
5 Fakta Bentrokan di Sorong Telan 18 Korban Jiwa, Karaoke Double O Dibakar hingga Kronologi

5 Fakta Bentrokan di Sorong Telan 18 Korban Jiwa, Karaoke Double O Dibakar hingga Kronologi

Regional
Harga Minyak Goreng di Lhokseumawe Masih Rp 23.000 Per Liter

Harga Minyak Goreng di Lhokseumawe Masih Rp 23.000 Per Liter

Regional
Kota Ambon Umumkan Pasien Covid-19 Baru Setelah 5 Pekan Nihil Kasus

Kota Ambon Umumkan Pasien Covid-19 Baru Setelah 5 Pekan Nihil Kasus

Regional
Ini Alasan Bupati Kebumen Ubah Nama Jalan yang Berbuntut Somasi

Ini Alasan Bupati Kebumen Ubah Nama Jalan yang Berbuntut Somasi

Regional
Profil Abdul Muis: Asal, Kisah, Karya, dan Perjuangan

Profil Abdul Muis: Asal, Kisah, Karya, dan Perjuangan

Regional
Ada Bakso Ayam Tiren, Rumah Potong di Bantul Makin Diawasi

Ada Bakso Ayam Tiren, Rumah Potong di Bantul Makin Diawasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.