Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hasil Olah TKP Janggal, Polisi Bongkar Makam Remaja Tewas di Bawah Jembatan Palembang

Kompas.com - 25/10/2021, 18:06 WIB
Aji YK Putra,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

PALEMBANG, KOMPAS.com - Makam MM, remaja berusia 14 tahun yang ditemukan tewas di bawah Jembatan Sekanak, Kelurahan 22 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, Sumatera Selatan pada Senin (11/10/2021) dibongkar oleh polisi lantaran diduga telah menjadi korban pembunuhan.

Hal itu terkuak setelah penyidik dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Palembang melakukan olah TKP di tempat kejadian dan menemukan banyak kejanggalan dimana korban sebelumnya sempat dinyatakan sakit saat meninggal.

Baca juga: Terlena Main Hape di Hutan, Remaja Tewas Diterkam Harimau, Kepala dan Kemaluan Hilang

Korban sempat berkelahi sebelum ditemukan tewas

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi mengatakan, pihak keluarga sebelumnya menolak untuk dilakukan otopsi ketika MM ditemukan tewas di bawah kolong jembatan.

Polisi lalu melakukan penelusuran dan melakukan pemeriksaan beberapa saksi hingga menduga kuat jika korban tewas dibunuh.

“Dari saksi yang diperiksa, ditemukan adanya indikasi korban sempat berkelahi sebelum tewas. Sehingga kami meminta izin kepada keluarga untuk melakukan bongkar makam,”kata Tri, Senin (25/10/2021).

Baca berita sebelumnya dalam kasus ini: Malam Pamit Keluar Cari Angin, Esoknya Remaja Ini Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan

Makam dibongkar

Pembongkaran makam yang berada di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Puncak Sekuning itu dilakukan oleh tim forensik polda Sumsel dan penyidik Satreskrim Polrestabes Palembang.

Hasil dari pemeriksaan tersebut nantinya akan menjadi rujukan penyidik untuk menemukan titik terang kematian MM.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan tim forensik, namun kami menduga ini ada indikasi pembunuhan karena dari keterangan beberapa saksi korban sempat berkelahi sebelum akhirnya ditemukan tewas,” ujarnya.

Baca juga: Hadang Truk dan Direkam Video, Seorang Remaja Tewas Terlindas

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tabrak Warga dan Polisi, Pencuri Tewas Ditembak Aparat di Pekanbaru

Tabrak Warga dan Polisi, Pencuri Tewas Ditembak Aparat di Pekanbaru

Regional
Kebakaran Kilang Pertamina di Balikpapan, Pemadaman Masih Berlangsung

Kebakaran Kilang Pertamina di Balikpapan, Pemadaman Masih Berlangsung

Regional
Kilang Pertamina di Balikapapan Terbakar, Asap Hitam Terlihat hingga Belasan Kilometer

Kilang Pertamina di Balikapapan Terbakar, Asap Hitam Terlihat hingga Belasan Kilometer

Regional
Kronologi Pesilat asal Sidoarjo Dikeroyok di Gresik hingga Akhirnya Tewas

Kronologi Pesilat asal Sidoarjo Dikeroyok di Gresik hingga Akhirnya Tewas

Regional
[POPULER NUSANTARA] 3 Juru Parkir Aniaya Pengemudi Ojol di Pekanbaru | Curhat Ibu Pegi Kunjungi Anaknya

[POPULER NUSANTARA] 3 Juru Parkir Aniaya Pengemudi Ojol di Pekanbaru | Curhat Ibu Pegi Kunjungi Anaknya

Regional
PPDB SMAN/SMKN di Jateng, Kuotanya Capai 225.230 Kursi

PPDB SMAN/SMKN di Jateng, Kuotanya Capai 225.230 Kursi

Regional
Sakit Hati Disebut Kere, Buruh Bangunan di Grobogan Bunuh Rentenir

Sakit Hati Disebut Kere, Buruh Bangunan di Grobogan Bunuh Rentenir

Regional
KPU Kota Serang Terima Dana Hibah Rp 28 Miliar untuk Pilkada 2024

KPU Kota Serang Terima Dana Hibah Rp 28 Miliar untuk Pilkada 2024

Regional
Buron 1 Tahun, Ayah Pemerkosa Anak Kandung di Aceh Timur Dibekuk

Buron 1 Tahun, Ayah Pemerkosa Anak Kandung di Aceh Timur Dibekuk

Regional
Program 'Makan Siang Gratis' Berubah Jadi 'Makan Bergizi Gratis', Budiman Sudjatmiko Ungkap Alasannya

Program "Makan Siang Gratis" Berubah Jadi "Makan Bergizi Gratis", Budiman Sudjatmiko Ungkap Alasannya

Regional
Pantai Jodo di Batang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Jodo di Batang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
KSP Kopdit Pintu Air Minta Perbaikan Jalan, Pj Bupati Sikka: Saya Tidak Janji tapi Saya Catat

KSP Kopdit Pintu Air Minta Perbaikan Jalan, Pj Bupati Sikka: Saya Tidak Janji tapi Saya Catat

Regional
Keluarga Kalin Puas Pratu FS Jadi Tersangka, Minta Pelaku Dihukum Mati

Keluarga Kalin Puas Pratu FS Jadi Tersangka, Minta Pelaku Dihukum Mati

Regional
3 Desa di Bangka Belitung Terendam Banjir, 225 Jiwa Terdampak

3 Desa di Bangka Belitung Terendam Banjir, 225 Jiwa Terdampak

Regional
Gara-gara Tak Dikasih Tembakau, ODGJ di NTT Aniaya Ayah dan Bunuh Kakeknya

Gara-gara Tak Dikasih Tembakau, ODGJ di NTT Aniaya Ayah dan Bunuh Kakeknya

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com