Pensiunan TNI dan Satpam Perempuan Ditemukan Tewas di Kamar Kos dengan Luka Tembak, Ini Kata Polisi

Kompas.com - 25/10/2021, 17:49 WIB
Tim Inafis Satreskrim Polresta Tasikmalaya melakukan olah TKP penemuan dua jenazah di kamar kos yang berada di Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (24/10/2021). KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHATim Inafis Satreskrim Polresta Tasikmalaya melakukan olah TKP penemuan dua jenazah di kamar kos yang berada di Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (24/10/2021).

KOMPAS.com - Seorang satpam perempuan berinisial W (43) warga Cisayong, dan S (56), pensiunan TNI ditemukan tewas di sebuah kamar kos di Kecamatan Cisayong, Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (23/10/2021) sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat memeriksa kamar kos tersebut, polisi menemukan senjata api dengan peluru lengkap tepat di samping kedua jenazah itu.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan polisi bahwa korban perempuan dibunuh oleh korban prianya dengan cara ditembak.

Baca juga: Polisi Menduga Pelaku Perampokan dan Pembunuhan di Padang Lebih dari 3 Orang

Kemudian, korban pria menembakan senjata apinya sendiri ke dirinya.

"Jadi sesuai hasil penyelidikan sementara, korban perempuan dibunuh oleh teman prianya. Teman prianya mengakhiri hidupnya dengan menembakan senjata ke dirinya," Kepala Polres Kota (Polresta) Tasikmalaya AKBP Aszhari Kurniawan kepada wartawan di kantornya, Senin (25/10/2021).

Kata Aszhari, sesuai hasil otopsi pada korban perempuan tewas ditemukan tanda-tanda kehamilan.

"Iya tanda kehamilan dari korban perempuan kita temukan, dan kita sedang koordinasikan dengan pihak rumah sakit. Sementara dugaan sementara kasus ini akibat adanya permasalahan hubungan asmara di luar nikah antara keduanya," jelasnya.

Baca juga: Kronologi Satpam Perempuan dan Pensiunan TNI Tewas di Kamar Kos, Korban yang Hamil Ditembak, lalu Pelakunya Bunuh Diri

Di lokasi kejaian, kata Ashari, selain menemukan senjata api, pihaknya juga menemukan dua proyektil.

"Selain senjata api, kita juga menemukan dua proyektil peluru di lokasi kejadian," ungkapnya.

Saat ini, polisi masih menyelidiki asal usul senjata api yang dipakai untuk mengakhiri nyawa kedua korban di kamar kos tersebut.

"Kalau masalah asal usul senjata apinya, kita masih melakukan penyelidikan oleh tim forensik," pungkasnya.

Baca juga: Hubungan Gelap Berujung Maut, Pensiunan TNI Tembak Teman Wanita gara-gara Hamil

 

(Penulis : Kontributor Tasikmalaya, Irwan Nugraha | Editor : Aprillia Ika)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lindungi Ayahnya yang Dianiaya, Mahasiswa Ini Babak Belur Dikeroyok 6 Pemuda

Lindungi Ayahnya yang Dianiaya, Mahasiswa Ini Babak Belur Dikeroyok 6 Pemuda

Regional
KKB Kembali Berulah di Pegunungan Bintang, Seorang Polisi Tertembak

KKB Kembali Berulah di Pegunungan Bintang, Seorang Polisi Tertembak

Regional
Wabup PPU Pimpin Apel Perdana Setelah OTT KPK: Periode Sisa Ini Tak Ada Pejabat Non-job

Wabup PPU Pimpin Apel Perdana Setelah OTT KPK: Periode Sisa Ini Tak Ada Pejabat Non-job

Regional
Apa Itu Smart City, Konsep yang Akan Dipakai di Nusantara, Ibu Kota Baru Indonesia

Apa Itu Smart City, Konsep yang Akan Dipakai di Nusantara, Ibu Kota Baru Indonesia

Regional
Bocah 9 Tahun Diterkam Buaya Saat Mandi di Sungai Sebelum ke Sekolah

Bocah 9 Tahun Diterkam Buaya Saat Mandi di Sungai Sebelum ke Sekolah

Regional
Menyimak Langkah Sejumlah Kepala Daerah Antisipasi Penyebaran Omicron

Menyimak Langkah Sejumlah Kepala Daerah Antisipasi Penyebaran Omicron

Regional
Mulai Besok, Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 6-11 Tahun Digelar di Seluruh Kalbar

Mulai Besok, Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 6-11 Tahun Digelar di Seluruh Kalbar

Regional
Edarkan Obat Keras, Wanita Asal Minahasa Ditangkap Polisi

Edarkan Obat Keras, Wanita Asal Minahasa Ditangkap Polisi

Regional
Uluran Tangan Pembaca Harian Kompas untuk Warga Pinggiran Salatiga

Uluran Tangan Pembaca Harian Kompas untuk Warga Pinggiran Salatiga

Regional
Mengenal Poco-poco, Tarian yang Pernah Tercatat dalam Guinness World Records

Mengenal Poco-poco, Tarian yang Pernah Tercatat dalam Guinness World Records

Regional
Hanya 6 Hari! Ini Jadwal dan Lokasi Pasar Minyak Goreng Murah di Padang Januari 2022

Hanya 6 Hari! Ini Jadwal dan Lokasi Pasar Minyak Goreng Murah di Padang Januari 2022

Regional
Video Viral Siswa SMA di Kupang Pesta Miras dan Merokok di Kelas, Kepala Sekolah Minta Maaf

Video Viral Siswa SMA di Kupang Pesta Miras dan Merokok di Kelas, Kepala Sekolah Minta Maaf

Regional
Terjaring ETLE, Pelanggar Lalu Lintas di Jateng Tercatat 34.196 Orang

Terjaring ETLE, Pelanggar Lalu Lintas di Jateng Tercatat 34.196 Orang

Regional
Oknum TNI Kodam Pattimura Ditangkap, Diduga Tipu Warga hingga Ratusan Juta Rupiah

Oknum TNI Kodam Pattimura Ditangkap, Diduga Tipu Warga hingga Ratusan Juta Rupiah

Regional
Asal-usul Pesantren dan Perkembangannya dari Masa ke Masa

Asal-usul Pesantren dan Perkembangannya dari Masa ke Masa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.