Kompas.com - 25/10/2021, 16:52 WIB
Sekda DIY ditemui di Kepatihan, Kamis (2/9/2021) KOMPAS.COM/WISANG SETO PANGARIBOWOSekda DIY ditemui di Kepatihan, Kamis (2/9/2021)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengusulkan hari libur panjang Natal dan Tahun Baru (nataru) tidak ada pada akhir tahun 2021 mendatang.  Hal itu bertujuan untuk mencegah terjadinya gelombang ketiga penularan Covid-19 di DIY.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan libur Nataru nanti diprediksi banyak masyarakat yang melakukan perjalanan baik itu untuk wisata maupun mudik.

"Nataru nanti diprediksi akan banjir wisatawan, mudik, pergi. Maka perhubungan (dinas) untuk mengatur ganjil genap, penggunaan tes antigen dan PCR diefektifkan. Kalau bisa perusahaan maupun pemerintah enggak usah beri libur terus menerus," ujar Aji saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Senin (25/10/2021).

Baca juga: Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 Saat Libur Nataru di Jateng, Ini Langkah Ganjar Pranowo

Menurut Aji, jika memang diperlukan, pada tanggal 26-31 Desember dikeluarkan keputusan larangan bepergian agar tidak terjadi lonjakan wisatawan atau pelaku perjalanan yang berpotensi menularkan Covid-19.

"Kalau perlu dilarang bepergian pada tanggal 26-31 Desember 2021, tetapi belum ada keputusan," kata dia.

"Perlu kita usulkan ke pusat supaya hari libur panjang tidak terjadi. Karena libur panjang itu menyebabkan orang berkumpul," tambahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, sambung Aji, terpenting dalam mencegah terjadinya gelombang ketiga Covid-19 adalah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

"Tentu yang penting protokol yang selama ini dimiliki jangan sampai abai, masyarakat yang berkunjung maupun lokasi yang dikunjungi. Kalau di situ hanya diizinkan 70 persen ya harus dipatuhi," kata dia.

Baca juga: Pemkab Karawang Imbau Karyawan Perusahaan Tak Mudik Saat Libur Nataru

Disinggung terkait kemungkinan diterbitkannya aturan aparatur sipil negara (ASN) di DIY dilarang bepergian selama nataru, Aji masih menunggu keputusan resmi aturan dari pemerintah pusat.

"Kita lihat dulu dari pemerintah pusat, saya kira PNS selama liburan Nataru di rumah saja merayakan sambil nonton tv," kata dia.

Saat rapat dengan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Aji menyebut bahwa rapat selain membahas kemungkinan terjadinya gelombang ketiga, juga membahas soal evaluasi penerapan peduli lindungi.

Terutama penggunaan peduli lindungi di sektor perusahaan, wisata, hotel.

"Intinya kemarin pertama evaluasi peduli lindungi kepada masyarakat terutama pemakai perusahaan, wisata, hotel agar segera daftar," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Ada Penyekatan Jalan di Jateng Selama Libur Nataru, Polisi Optimalkan Posko PPKM

Tak Ada Penyekatan Jalan di Jateng Selama Libur Nataru, Polisi Optimalkan Posko PPKM

Regional
Salah Tangkap Serta Diduga Aniaya Anak SMA, 3 Oknum Anggota Polres Palu Jadi Terperiksa

Salah Tangkap Serta Diduga Aniaya Anak SMA, 3 Oknum Anggota Polres Palu Jadi Terperiksa

Regional
'Anak Saya Sempat Kirim Video Awan Semeru, Setelah Itu Tak Bisa Dihubungi Lagi'

"Anak Saya Sempat Kirim Video Awan Semeru, Setelah Itu Tak Bisa Dihubungi Lagi"

Regional
'Mereka Teman Saya Sendiri, Begitu Teganya Memperkosa Istri Saya'

"Mereka Teman Saya Sendiri, Begitu Teganya Memperkosa Istri Saya"

Regional
Disebut Warganet Mahal, Berapa Harga Tengkleng Solo Bu Harsi?

Disebut Warganet Mahal, Berapa Harga Tengkleng Solo Bu Harsi?

Regional
Sebuah Motor Diduga Tergelincir dan Tabrak Tebing di Banyuwangi, 1 Orang Tewas

Sebuah Motor Diduga Tergelincir dan Tabrak Tebing di Banyuwangi, 1 Orang Tewas

Regional
Polda Maluku Sebut Tarik-Menarik Senjata Terjadi Antara Warga dengan Polisi Saat Bentrok

Polda Maluku Sebut Tarik-Menarik Senjata Terjadi Antara Warga dengan Polisi Saat Bentrok

Regional
Masalah Penyebab Banjir Bandang Garut Dilaporkan ke Polisi

Masalah Penyebab Banjir Bandang Garut Dilaporkan ke Polisi

Regional
20 ABK Vietnam Positif Covid-19, Kapalnya Dilarang Bongkar Muat di Perairan Kaltim

20 ABK Vietnam Positif Covid-19, Kapalnya Dilarang Bongkar Muat di Perairan Kaltim

Regional
Kasus Dugaan Korupsi di DPRD Kota Ambon, Jaksa Periksa Seluruh PPK dan Staf Keuangan

Kasus Dugaan Korupsi di DPRD Kota Ambon, Jaksa Periksa Seluruh PPK dan Staf Keuangan

Regional
Banjir Rob Terjang Pesisir Tanah Bumbu Kalsel, 393 Jiwa Terpaksa Mengungsi

Banjir Rob Terjang Pesisir Tanah Bumbu Kalsel, 393 Jiwa Terpaksa Mengungsi

Regional
Belasan Santriwati Korban Perkosaan Oknum Guru Pesantren di Bandung Alami Trauma Berat

Belasan Santriwati Korban Perkosaan Oknum Guru Pesantren di Bandung Alami Trauma Berat

Regional
PPKM Level 3 Batal Diterapkan, Pemkab Jombang Tetap Larang Perayaan Tahun Baru

PPKM Level 3 Batal Diterapkan, Pemkab Jombang Tetap Larang Perayaan Tahun Baru

Regional
Cerita Hari, Mengais Abu Vulkanik Erupsi Gunung Semeru demi Temukan Uang Rp 50 Juta Miliknya

Cerita Hari, Mengais Abu Vulkanik Erupsi Gunung Semeru demi Temukan Uang Rp 50 Juta Miliknya

Regional
Makna Motif Manuk Sabung di Jaket Bomber yang Dibeli Jokowi di Sintang

Makna Motif Manuk Sabung di Jaket Bomber yang Dibeli Jokowi di Sintang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.