Cerita YouTuber Jennie Linando, dari Konten Rujak Viral hingga Mukbang Bareng Ojol, Tembus 595.000 Subscriber

Kompas.com - 25/10/2021, 05:59 WIB
Jennie Linando saat membuat konten rujak cingur viral milik Ibu Mella, penjual rujak cingur yang satu porsinya dijual seharga Rp 60.000, di Wiguna Timur, Kelurahan Gunung Anyar, Kecamatan Rungkut, Surabaya, Rabu (12/6/2019) KOMPAS.COM/GHINAN SALMANJennie Linando saat membuat konten rujak cingur viral milik Ibu Mella, penjual rujak cingur yang satu porsinya dijual seharga Rp 60.000, di Wiguna Timur, Kelurahan Gunung Anyar, Kecamatan Rungkut, Surabaya, Rabu (12/6/2019)

SURABAYA, KOMPAS.com - Nama Jennie Linando kini sudah tak asing lagi bagi warganet di Indonesia, khususnya di Kota Surabaya dan Jawa Timur.

Nama food vlogger asal Surabaya ini mulai tenar, salah satunya ketika membuat konten rujak cingur Ibu Mella di Rungkut, Surabaya, yang sempat viral karena harga cukup mahal saat itu, yakni Rp 60.000 satu porsi.

Konten video rujak cingur yang diupload di channel YouTube Jennie Linando itu memiliki jumlah viewers atau penonton sebanyak 3,2 juta orang.

Baca juga: Budiono Sukses, YouTuber Surabaya yang Meraup Dollar dari Konten Kuliner

Bekerja di perusahaan swasta

Jauh sebelum membuat channel YouTube, Jennie Linando pernah bekerja di salah satu perusahaan swasta di Kota Surabaya.

Alumnus Universitas Kristen Petra, Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Corporate Public Relations ini awalnya bekerja sebagai marketing communication (marcom).

Setelah beberapa tahun bekerja, ia mengalami titik jenuh hingga akhirnya memilih untuk resign.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ya, namanya kerja, kalau bertahun-tahun gitu kan ada titik jenuh ya. Akhirnya saya memilih memberanikan diri untuk resign dan pengen usaha sendiri," kata Jennie kepada Kompas.com, belum lama ini.

Baca juga: Bahas Pemulihan Ekonomi Bersama KPPU, Wali Kota Surabaya: UMKM Harus Naik Kelas

Buat konten YouTube

Ilustrasi Youtube.Cnet Ilustrasi Youtube.

Setelah resign, ia mencoba peruntungan untuk bikin konten video dan membuat channel YouTube, tepatnya pada Februari 2018 lalu.

Motivasi awal membuat channel YouTube adalah untuk memberi pengaruh kepada orang lain tentang gaya hidup sehat.

Saat itu, Jennie memang sedang rajin-rajinnya menerapkan pola hidup sehat serta rutin berolahraga dalam kesehariannya.

"Justru awalnya (bikin konten), saya itu fitness vlog. karena waktu itu, lagi gila-gila nya nge gym. lagi gila-gilanya olahraga lah. Terus kayak body nya kan lebih bagus, kayak lebih langsing gitu," ujar Jennie.

Baca juga: 199 Tempat Rekreasi Hiburan Umum di Surabaya Diizinkan Beroperasi dengan Prokes Ketat

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belasan Santriwati di Bandung Jadi Korban Pelecehan Seksual, Ridwan Kamil: Pelaku Biadab dan Tidak Bermoral

Belasan Santriwati di Bandung Jadi Korban Pelecehan Seksual, Ridwan Kamil: Pelaku Biadab dan Tidak Bermoral

Regional
Cerita Bambang, Selamat Saat Mobilnya Tertimpa Pohon Tumbang, Melompat ke Parit

Cerita Bambang, Selamat Saat Mobilnya Tertimpa Pohon Tumbang, Melompat ke Parit

Regional
Ini Pengakuan Pelaku Pembakar Pria Hidup-hidup di Sumut, Terancam Hukum Mati

Ini Pengakuan Pelaku Pembakar Pria Hidup-hidup di Sumut, Terancam Hukum Mati

Regional
Kontak Tembak dengan KKB, TNI Amankan Senjata Api Rampasan, Milik Prajurit TNI yang Dibunuh

Kontak Tembak dengan KKB, TNI Amankan Senjata Api Rampasan, Milik Prajurit TNI yang Dibunuh

Regional
Diduga Tersambar Petir, Pabrik Pengolahan Karet di Cilacap Terbakar, Karyawan Panik Berhamburan

Diduga Tersambar Petir, Pabrik Pengolahan Karet di Cilacap Terbakar, Karyawan Panik Berhamburan

Regional
Ibu Kandung yang Buang Bayinya di Kardus Bekas di Sukoharjo Jalani 23 Adegan Rekonstruksi

Ibu Kandung yang Buang Bayinya di Kardus Bekas di Sukoharjo Jalani 23 Adegan Rekonstruksi

Regional
Kabur Usai Cabuli Anaknya yang Berusia 10 Tahun, Pria Ini Ditangkap Anggota TNI Perbatasan

Kabur Usai Cabuli Anaknya yang Berusia 10 Tahun, Pria Ini Ditangkap Anggota TNI Perbatasan

Regional
Sulawesi Selatan Masih Akan Hadapi Cuaca Buruk hingga Awal Tahun 2022

Sulawesi Selatan Masih Akan Hadapi Cuaca Buruk hingga Awal Tahun 2022

Regional
Bocah 7 Tahun Luka-luka Diduga Didorong Bibinya ke Jurang, Ayahnya Lapor Polisi

Bocah 7 Tahun Luka-luka Diduga Didorong Bibinya ke Jurang, Ayahnya Lapor Polisi

Regional
Kasus Korupsi Masjid Sriwijaya, Eks Sekda Sumsel Dituntut 10 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Masjid Sriwijaya, Eks Sekda Sumsel Dituntut 10 Tahun Penjara

Regional
Gedung Sekolah di Lembata Disegel, Begini Tanggapan Pemda

Gedung Sekolah di Lembata Disegel, Begini Tanggapan Pemda

Regional
Satu dari Dua Orang Nelayan yang Hilang Ditemukan Tewas di Perairan PLTU Rembang

Satu dari Dua Orang Nelayan yang Hilang Ditemukan Tewas di Perairan PLTU Rembang

Regional
Alasan Wali Kota Tegal Pasang Portal di Kawasan Alun-alun Meski Diprotes Warga

Alasan Wali Kota Tegal Pasang Portal di Kawasan Alun-alun Meski Diprotes Warga

Regional
Kawasan Cianjur Akan Menerapkan Ganjil Genap Saat Nataru

Kawasan Cianjur Akan Menerapkan Ganjil Genap Saat Nataru

Regional
Ratusan Warga Merantai Pagar Rumah Dinas Bupati Pamekasan dan Kantor Dewan, Ini Penyebabnya

Ratusan Warga Merantai Pagar Rumah Dinas Bupati Pamekasan dan Kantor Dewan, Ini Penyebabnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.