8 Buruh Cabut Singkong Tersambar Petir, 2 Tewas Luka Bakar

Kompas.com - 23/10/2021, 17:22 WIB
Ilustrasi sambaran petir ThinkstockIlustrasi sambaran petir

LAMPUNG, KOMPAS.com - Delapan orang buruh cabut singkong di Lampung Timur tersambar petir saat berteduh di gubuk.

Dua orang tewas dengan luka bakar dan tujuh orang lain dibawa ke rumah sakit.

Peristiwa naas ini terjadi di Desa Braja Asri, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur pada Sabtu (23/10/2021) pagi.

Baca juga: Aktivitas Sesar Merapi dan Merbabu Picu Gempa Salatiga dan Sekitarnya

Kepala Desa Braja Asri, Darusman membenarkan delapan warganya itu mengalami musibah tersambar petir di areal perkebunan singkong setempat.

Dari informasi yang dihimpun pihak perangkat desa, peristiwa itu terjadi saat 9 orang itu bekerja mencabut singkong.

"Para korban ini bekerja sebagai buruh cabut singkong. Kejadian di kebun," kata Darusman saat dihubungi, Sabtu sore.

Sekitar pukul 10.00 WIB, turun hujan deras disertai petir.

Delapan korban itu kemudian berteduh di sebuah gubuk yang ada di areal perkebunan singkong tersebut.

Naas, ketika berteduh, petir menyambar gubuk tersebut. Sehingga, 8 korban itu ikut tersambar petir.

"Petir tiga kali menyambar. Yang pertama dan kedua enggak apa-apa, yang ketiga kena (sambar)," kata Darusman.

Baca juga: Alami Stroke, Mantan Bupati Tapteng Bonaran Situmeang Meninggal saat Masih Jalani Hukuman

Diduga karena sambaran petir besar, dua orang tewas di lokasi kejadian dengan luka bakar.

Korban tewas yakni Suhardi (45) dan Maksum (37) warga Dusun 5 Kuningan, Desa Braja Asri.

Sedangkan 6korban lain adalah Warsono, Selamet, Ahmadi, Poniman, Sumardi, Julianto dan Agus, warga Desa Braja Asri.

Korban selamat ini sedang dirawat di RS Permata Hati dan Puskesmas Way Jepara.

"Enam korban ini sedang dirawat di rumah sakit," kata Darusman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Korban Selamat Kecelakaan Maut di Lampu Merah Rapak Balikpapan

Cerita Korban Selamat Kecelakaan Maut di Lampu Merah Rapak Balikpapan

Regional
Dua Pelaku Pengiriman 22 PMI Ilegal ke Malaysia Ditangkap di Karimun, Begini Modusnya

Dua Pelaku Pengiriman 22 PMI Ilegal ke Malaysia Ditangkap di Karimun, Begini Modusnya

Regional
37 Pipa Air Terbawa Banjir, Bupati Ende: Kami Siap Menanggulangi

37 Pipa Air Terbawa Banjir, Bupati Ende: Kami Siap Menanggulangi

Regional
Detik-detik 5 Pengendara Tewas Kecelakaan di Rapak, Balikpapan, Bermula dari Berhenti di Lampu Merah

Detik-detik 5 Pengendara Tewas Kecelakaan di Rapak, Balikpapan, Bermula dari Berhenti di Lampu Merah

Regional
Truk Tabrak 6 Mobil dan 10 Sepeda Motor di Lampu Merah Balikpapan, 5 Orang Tewas

Truk Tabrak 6 Mobil dan 10 Sepeda Motor di Lampu Merah Balikpapan, 5 Orang Tewas

Regional
Truk Tronton Rem Blong Tabrak Sejumlah Kendaraan di Balikpapan, 5 Orang Tewas

Truk Tronton Rem Blong Tabrak Sejumlah Kendaraan di Balikpapan, 5 Orang Tewas

Regional
'Kami Kehilangan Putra Terbaik Bangsa, Sersan Dua Miskel Rumbiak'

"Kami Kehilangan Putra Terbaik Bangsa, Sersan Dua Miskel Rumbiak"

Regional
Polisi Tangkap Dua Pelaku Pengiriman 22 PMI Ilegal ke Malaysia

Polisi Tangkap Dua Pelaku Pengiriman 22 PMI Ilegal ke Malaysia

Regional
Hanya karena Masalah Asmara, Pemuda di Salatiga Dikeroyok dan Ditusuk hingga Tewas

Hanya karena Masalah Asmara, Pemuda di Salatiga Dikeroyok dan Ditusuk hingga Tewas

Regional
Mayat Pria Ditemukan dalam Selokan, Diduga Korban Kecelakaan

Mayat Pria Ditemukan dalam Selokan, Diduga Korban Kecelakaan

Regional
Serda Miskel Gugur dalam Kontak Tembak di Maybrat, Pangdam: Selangkah Pun Kami Tak Mundur...

Serda Miskel Gugur dalam Kontak Tembak di Maybrat, Pangdam: Selangkah Pun Kami Tak Mundur...

Regional
Jadi Tahanan Lapas di Samarinda, Pria Ini Masih Bisa Kendalikan Peredaran Sabu

Jadi Tahanan Lapas di Samarinda, Pria Ini Masih Bisa Kendalikan Peredaran Sabu

Regional
Bunuh Istri, Pria Ini Mengaku Korban Meninggal karena Mag, Terungkap Saat Jenazah Dimandikan

Bunuh Istri, Pria Ini Mengaku Korban Meninggal karena Mag, Terungkap Saat Jenazah Dimandikan

Regional
Jumlah Warga Tewas akibat Pesta Miras di Blora Bertambah, Jadi 4 Orang

Jumlah Warga Tewas akibat Pesta Miras di Blora Bertambah, Jadi 4 Orang

Regional
Hunian WNA di Karimunjawa Ternyata Izinnya untuk Hotel, Bukan Rumah

Hunian WNA di Karimunjawa Ternyata Izinnya untuk Hotel, Bukan Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.