Kompas.com - 22/10/2021, 17:53 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya resmi membuka Taman Kota dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat.

Dari total 39 taman yang ada di Kota Surabaya, sebanyak delapan taman kota resmi dibuka pada Jumat (22/10/2021).

Delapan taman kota yang dibuka menggunakan prokes ketat adalah Taman Flora, Taman Sejarah, Taman Cahaya, Taman Harmoni, Taman Pelangi, Taman Kebun Bibit, Taman Prestasi, dan Taman Ekspresi.

Nantinya, para pengunjung yang akan masuk ke dalam taman, juga diharuskan melakukan scan QR code barcode melalui aplikasi PeduliLindungi.

Baca juga: Turun ke Level 2, Kabupaten Madiun Buka 59 Tempat Pariwisata

Anak-anak diizinkan masuk

Sejumlah pengunjung anak-anak saat bermain di Taman Flora, Surabaya.KOMPAS.COM/GHINAN SALMAN Sejumlah pengunjung anak-anak saat bermain di Taman Flora, Surabaya.

Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Surabaya Anna Fajriatin mengatakan, anak-anak diperbolehkan masuk ke dalam taman kota namun harus didampingi oleh orangtua masing-masing.

Kemudian, para pengunjung juga akan dipantau oleh tim yang bertugas mengawasi prokes selama berada di area taman.

"Pembukaan taman tersebut juga telah mendapat asesmen dari Tim Satgas Covid-19 Kota Surabaya. Kami memperbolehkan anak di bawah usia 12 tahun untuk masuk ke taman bersama orangtua dengan menunjukkan barcode aplikasi PeduliLindungi, yang artinya orangtua tersebut sudah melakukan vaksinasi," kata Anna dikonfirmasi, Jumat (22/10/2021).

Baca juga: Staf Khusus Wantannas Gadungan Tipu Warga Surabaya dan Jember, Korban Setor Rp 2 Miliar Demi Lolos Taruna Akpol

 

Taman Harmoni atau Taman Hutan Kota Keputih SurabayaNICHOLAS RYAN ADITYA/KOMPAS.com Taman Harmoni atau Taman Hutan Kota Keputih Surabaya
Anna menjelaskan, delapan taman kota tersebut dibuka dalam dua sesi.

Untuk sesi pertama dimulai pada pukul 06.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB.

Kemudian untuk sesi kedua, dibuka pada pukul 13.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.

Selain itu, para pengunjung yang masuk ke dalam taman juga dilakukan secara bertahap.

"Kapasitas pengunjung berdasarkan luas taman masing-masing karena luas setiap taman berbeda-beda. Kita lakukan uji coba ini selama tiga hari pada waktu akhir pekan, yakni hari Jumat, Sabtu, dan Minggu agar bisa menghitung kapasitas baik akhir pekan dan hari kerja," ujar dia.

Baca juga: Pertama dalam Sejarah, Surabaya Raih Penghargaan Kota Besar dengan Udara Terbersih se-Asia Tenggara

Jadi alternatif tempat vaksinasi

Di sisi lain, tak menutup kemungkinan apabila taman kota menjadi alternatif tempat untuk melaksanakan vaksinasi.

Apabila dibutuhkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya.

"Tentu tidak menutup kemungkinan taman menjadi tempat alternatif warga untuk mengikuti vaksin. Seperti contohnya di Taman Cahaya, bila dibutuhkan kami akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, harapannya warga bisa langsung vaksin sebelum masuk ke taman," kata dia.

Baca juga: Seorang Sopir di Surabaya Ditangkap karena Edarkan Narkoba, Polisi Sita Sabu Senilai Rp 15,5 Juta

Oleh karena itu, Anna berharap, meskipun PPKM di Kota Surabaya sudah berada di Level 1, warga diminta untuk tidak abai dalam penerapan prokes.

Dia juga meminta warga tetap bisa menjaga jarak antar pengunjung agar tidak menimbulkan kerumunan.

"Warga diharapkan tidak terlalu euforia meski sudah PPKM Level 1, harus tetap mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjauhi kerumunan atau menjaga jarak saat taman kota sudah resmi dibuka nanti. Ayo saling menjaga, agar tidak memicu penularan Covid-19 di Kota Surabaya," tutur dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Remaja 15 Tahun di Bengkulu Diikat lalu Dibakar oleh Pemilik Kebun, Korban Dituduh Curi Ponsel

Kronologi Remaja 15 Tahun di Bengkulu Diikat lalu Dibakar oleh Pemilik Kebun, Korban Dituduh Curi Ponsel

Regional
Di Kediaman Pribadi, Gubernur Papua Lukas Enembe Jelaskan soal Kondisi Kesehatannya

Di Kediaman Pribadi, Gubernur Papua Lukas Enembe Jelaskan soal Kondisi Kesehatannya

Regional
Harimau Mangsa Induk Sapi dengan Luka di Paha, Warga Aceh Timur Resah

Harimau Mangsa Induk Sapi dengan Luka di Paha, Warga Aceh Timur Resah

Regional
Struktur Candi Abad 8 Ditemukan di Lahan Persawahan Milik Warga di Boyolali

Struktur Candi Abad 8 Ditemukan di Lahan Persawahan Milik Warga di Boyolali

Regional
Jambret Istri Polisi saat Berangkat Kerja, Pemuda di Lubuklinggau Ditembak

Jambret Istri Polisi saat Berangkat Kerja, Pemuda di Lubuklinggau Ditembak

Regional
Madihin, Sastra Lisan di Banjar, Latar Belakang dan Fungsi

Madihin, Sastra Lisan di Banjar, Latar Belakang dan Fungsi

Regional
Diterjang Abrasi, 7 Rumah Warga di Pesisir Lumajang Hancur

Diterjang Abrasi, 7 Rumah Warga di Pesisir Lumajang Hancur

Regional
3 Korban Longsor Tambang Emas Kotabaru Belum Ditemukan

3 Korban Longsor Tambang Emas Kotabaru Belum Ditemukan

Regional
Akibat dari Aksi Main Hakim Sendiri, Pengamat: Keluarga hingga Pekerjaan Dikorbankan

Akibat dari Aksi Main Hakim Sendiri, Pengamat: Keluarga hingga Pekerjaan Dikorbankan

Regional
Dituding Teriakkan Nama 'Sambo', Belasan Mahasiswa di Sikka Diinterogasi Polisi, Kapolres Minta Maaf

Dituding Teriakkan Nama "Sambo", Belasan Mahasiswa di Sikka Diinterogasi Polisi, Kapolres Minta Maaf

Regional
Soal Pembagian Subsidi BBM untuk Angkot, Kadishub Kabupaten Bandung: Sesuai Data dan Merata

Soal Pembagian Subsidi BBM untuk Angkot, Kadishub Kabupaten Bandung: Sesuai Data dan Merata

Regional
Pelajar dan Warga Terlibat Perkelahian di Mataram, 3 Orang Terluka

Pelajar dan Warga Terlibat Perkelahian di Mataram, 3 Orang Terluka

Regional
Mulai 1 Oktober, Tarif Penyeberangan Kapal Komersial Naik 11 Persen

Mulai 1 Oktober, Tarif Penyeberangan Kapal Komersial Naik 11 Persen

Regional
Mudahkan Penanaman Modal di IKN, Pemerintah Siapkan Rancangan Peraturan Berusaha

Mudahkan Penanaman Modal di IKN, Pemerintah Siapkan Rancangan Peraturan Berusaha

Regional
Ibu Pukul Anak dengan Sapu hingga Gagang Patah Dilaporkan Mantan Suami

Ibu Pukul Anak dengan Sapu hingga Gagang Patah Dilaporkan Mantan Suami

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.