Pejabat Polda Maluku Diduga Terlibat Kasus Pemerasan, Masyarakat Diminta Tak Ragukan Polri

Kompas.com - 22/10/2021, 16:22 WIB
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhammad Roem Ohoirat saat memberikan keterangan kepada waratwan di ruang kerjanya, Jumat (22/10/2021) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYKabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhammad Roem Ohoirat saat memberikan keterangan kepada waratwan di ruang kerjanya, Jumat (22/10/2021)

AMBON, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah (Polda) Maluku meminta masyarakat tetap mempercayai Polri dalam menangani berbagai kasus hukum yang dilaporkan, termasuk yang melibatkan anggota polisi.

“Kepada masyarakat kami minta juga agar jangan ragu kepada Polri,” kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat di ruang kerjanya, Jumat (22/10/2021) sore.

Baca juga: Diduga Peras Pengusaha, Direskrimum Polda Maluku 2 Kali Diperiksa Propam Polri

Menurut Roem, Polda Maluku selama ini tidak pernah tebang pilih dalam menangani sebuah kasus atau laporan dari masyarakat.

Apalagi, jika kasus yang dilaporkan tersebut ada kaitannya dengan anggota polisi.

“Yang jelas semua kasus yang dilaporkan akan mendapat atensi, tidak ada kasus yang kita pilah pilih kalau terkait kasus pidana kita tetap memberikan atensi,” ungkapnya.

Roem mengungkapkan terkait adanya indikasi pemerasan yang diduga dilakukan seorang pejabat Polda Maluku terhadap seorang pengusaha berinisial AY, saat ini kasus tersebut telah ditangani oleh Propam Mabes Polri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Mari kita semua menghormati hukum. Terkait dengan ada indikasi (pemerasan) dari salah satu pejabat (Polri) kami  tidak akan mentolerir atau melindungi anggota kami kalau benar dia berbuat salah,” ujarnya.

Sebelumnya, GT istri dari seorang pengusaha asal Surabaya, Jawa Timur, bernama AY (almarhum) mengaku suaminya kerap diperas oleh Direktur Reserse Kriminal Umum, Polda Maluku, Kombes SH.

GT mengatakan, Kombes SH diduga telah meminta uang hingga ratusan juta rupiah dari suaminya.

Baca juga: Kasus Dugaan Pejabat Kepolisian Peras Pengusaha, Polda Maluku: Ditindaklanjuti

Selain uang, GT mengaku suaminya juga dimintai sejumlah barang termasuk memfasilitasi tiket dan hotel kepada Kombes SH dan anggotanya.

Namun, tuduhan GT itu dibantah Kombes SH. Pejabat Polda Maluku ini menantang balik GT untuk membuktikan tuduhannya itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal 2 Mahasiswinya Tewas Tenggelam Saat Diksar, IAIN Parepare: Kami Masih Melakukan Penyelidikan

Soal 2 Mahasiswinya Tewas Tenggelam Saat Diksar, IAIN Parepare: Kami Masih Melakukan Penyelidikan

Regional
Bobol Rumah Warga di Lamongan, Ibu Ini Curi Uang dan Perhiasan Emas Senilai Rp 233 Juta

Bobol Rumah Warga di Lamongan, Ibu Ini Curi Uang dan Perhiasan Emas Senilai Rp 233 Juta

Regional
Eks Bendahara Puskesmas di Medan Diduga Korupsi Rp 2,4 Miliar untuk Arisan 'Online', Dituntut 7,5 Tahun Penjara

Eks Bendahara Puskesmas di Medan Diduga Korupsi Rp 2,4 Miliar untuk Arisan "Online", Dituntut 7,5 Tahun Penjara

Regional
Seorang Warga Suru-Suru Korban Penembakan KKB Dievakuasi ke Asmat

Seorang Warga Suru-Suru Korban Penembakan KKB Dievakuasi ke Asmat

Regional
Tahun Depan, Pemprov Jabar Bakal Kejar Penunggak Pajak Kendaraan

Tahun Depan, Pemprov Jabar Bakal Kejar Penunggak Pajak Kendaraan

Regional
Gubernur Edy Klaim Serapan Anggaran Sumut Membaik, Jelang Akhir Tahun Sudah 72,9 Persen

Gubernur Edy Klaim Serapan Anggaran Sumut Membaik, Jelang Akhir Tahun Sudah 72,9 Persen

Regional
Ombudsman Temui HB X, Bahas Pergub yang Atur Demo di Malioboro

Ombudsman Temui HB X, Bahas Pergub yang Atur Demo di Malioboro

Regional
Suami Istri Diduga Pengedar Narkoba Ditangkap, Polisi Temukan Sabu di Celana dalam

Suami Istri Diduga Pengedar Narkoba Ditangkap, Polisi Temukan Sabu di Celana dalam

Regional
Kupang Turun PPKM Level 1, Pemkot Tetap Batasi Aktivitas Warga

Kupang Turun PPKM Level 1, Pemkot Tetap Batasi Aktivitas Warga

Regional
Korupsi Dana JKN, Eks Bendahara Puskesmas di Medan Dituntut 7,5 Tahun Penjara

Korupsi Dana JKN, Eks Bendahara Puskesmas di Medan Dituntut 7,5 Tahun Penjara

Regional
Dalam Dua Hari, 4 Penambang Emas Liar Tewas Tertimbun Longsor di Mandailing Natal

Dalam Dua Hari, 4 Penambang Emas Liar Tewas Tertimbun Longsor di Mandailing Natal

Regional
Mulai 20 Desember, ASN Karawang Dilarang ke Luar Kota dan Cuti Libur Nataru

Mulai 20 Desember, ASN Karawang Dilarang ke Luar Kota dan Cuti Libur Nataru

Regional
Kecelakaan Minibus dan Motor di Jalan Trans Flores, 1 Orang Tewas, 4 Luka-luka

Kecelakaan Minibus dan Motor di Jalan Trans Flores, 1 Orang Tewas, 4 Luka-luka

Regional
Tokoh KKB Yahukimo Temianus Magayang Ternyata adalah Kepala Desa

Tokoh KKB Yahukimo Temianus Magayang Ternyata adalah Kepala Desa

Regional
Sakit Hati, Pria di Riau Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil

Sakit Hati, Pria di Riau Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.