Kompas.com - 22/10/2021, 16:04 WIB
Pria benisial SH alias Gendut (41) ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Surabaya karena edarkan ekstasi. DOK. POLRESTABES SURABAYAPria benisial SH alias Gendut (41) ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Surabaya karena edarkan ekstasi.

SURABAYA, KOMPAS.com - Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Surabaya membongkar penjualan narkoba jenis ekstasi dari tangan pria benisial SH alias Gendut (41).

Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya Kompol Daniel Marunduri mengatakan, penangkapan terhadap SH merupakan hasil pengembangan kasus dibekuknya FM alias Brewok (39).

"Pengungkapan ini berawal dari dibekuknya FM alias Brewok (39) karena menjadi pengedar narkotika. Dari penangkapan FM itu kami kembangkan untuk mencari pelaku lain yang terlibat," kata Daniel saat dikonfirmasi, Jumat (22/10/2021).

Baca juga: Kantor Pinjol di Surabaya yang Digerebek Diduga Tak Berizin

Ditemukan pil ekstasi

Menurut Daniel, tersangka SH alias Gendut ditangkap di Desa Dares Pedaleman, Kelurahan Pabean, Sedati, Sidoarjo, Jawa Timur.

Saat dilakukan penangkapan, tersangka yang berprofesi sebagai pengusaha indekos ini memiliki sebanyak 27 butir pil ekstasi berwarna hijau muda yang terbungkus plastik klip siap edar.

"Pada saat diamankan, anggota langsung melakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti berupa 27 butir ekstasi warna hijau," kata Daniel

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepada polisi, tersangka SH membenarkan jika barang bukti berupa narkoba jenis ekstasi itu didapat dari FM, yang sudah lebih dulu tertangkap.

Satu butir pil ekstasi itu dibeli dengan harga Rp 275.000 dengan maksud untuk dijual kembali.

"Narkotika jenis ekstasi itu dibeli pelaku seharga Rp 275.000. Tujuannya untuk dijual kembali seharga Rp 350.000 per butir," tutur Daniel.

Baca juga: Pertama dalam Sejarah, Surabaya Raih Penghargaan Kota Besar dengan Udara Terbersih se-Asia Tenggara

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sakit Hati, Pria di Riau Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil

Sakit Hati, Pria di Riau Bunuh Pamannya Pakai Air Panas dan Martil

Regional
Demi Menangani Banjir, Pemkab Pelalawan Siapkan Rp 9,3 Miliar

Demi Menangani Banjir, Pemkab Pelalawan Siapkan Rp 9,3 Miliar

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 29 November 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 29 November 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 29 November 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 29 November 2021

Regional
Daftar Kejahatan Tokoh KKB Yahukimo Temianus Magayang, Pembunuhan hingga Kepemilikan Senjata Api

Daftar Kejahatan Tokoh KKB Yahukimo Temianus Magayang, Pembunuhan hingga Kepemilikan Senjata Api

Regional
Volume APBD Jabar 2022 Diprediksi Berkurang Rp 10 Triliun, Ini Penyebabnya

Volume APBD Jabar 2022 Diprediksi Berkurang Rp 10 Triliun, Ini Penyebabnya

Regional
Rawa Pening Direvitalisasi, Nelayan Dapat Asuransi

Rawa Pening Direvitalisasi, Nelayan Dapat Asuransi

Regional
Kejati Sumsel Akan Bentuk Tim Pemburu Mafia Tanah dan Pelabuhan

Kejati Sumsel Akan Bentuk Tim Pemburu Mafia Tanah dan Pelabuhan

Regional
Jaksa Banding terhadap Vonis 4 Terdakwa Korupsi Pembangunan Masjid Sriwijaya

Jaksa Banding terhadap Vonis 4 Terdakwa Korupsi Pembangunan Masjid Sriwijaya

Regional
Ganjar Pastikan Covid-19 Varian Omicron Belum ditemukan di Jateng

Ganjar Pastikan Covid-19 Varian Omicron Belum ditemukan di Jateng

Regional
Terjebak Banjir Saat Diksar, Dua Mahasiswi IAIN Parepare Tewas, Ini Kronologinya

Terjebak Banjir Saat Diksar, Dua Mahasiswi IAIN Parepare Tewas, Ini Kronologinya

Regional
Larang ASN Cuti Saat Nataru, Wali Kota Blitar: Kalau Telanjur Harus Dibatalkan

Larang ASN Cuti Saat Nataru, Wali Kota Blitar: Kalau Telanjur Harus Dibatalkan

Regional
Kronologi Pemuda Tusuk Teman Pakai Anak Panah, Bermula dari Masalah Asmara

Kronologi Pemuda Tusuk Teman Pakai Anak Panah, Bermula dari Masalah Asmara

Regional
5 Hal Seputar PPKM Level 3 Saat Libur Nataru di Jabar: Ratusan Lokasi Wisata Akan Ditutup, Ada Pemeriksaan Surat Vaksin di Pintu Tol hingga 'Jalur Tikus'

5 Hal Seputar PPKM Level 3 Saat Libur Nataru di Jabar: Ratusan Lokasi Wisata Akan Ditutup, Ada Pemeriksaan Surat Vaksin di Pintu Tol hingga "Jalur Tikus"

Regional
Hujan Deras Sebabkan Longsor di Kecamatan Sangkapura Bawean Gresik

Hujan Deras Sebabkan Longsor di Kecamatan Sangkapura Bawean Gresik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.