Kompas.com - 21/10/2021, 21:45 WIB
Ilustrasi penganiayaan ShutterstockIlustrasi penganiayaan

MEDAN, KOMPAS.com - Bermula dari pertengkaran di Facebook, seorang pria berinisial CR dianiaya dan ponselnya dirampas oleh sembilan orang.

Pelaku mendatangi korban yang sedang berada di kamar kos temannya di Jalan Durian, Kecamatan Asahan Timur, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, pada Rabu (13/10/2021).

Saat ini, empat orang pelaku berhasil ditangkap, sedangkan lima orang lagi masih dalam pengejaran polisi.

Baca juga: Viral, Knalpot Sitaan Dijual di Marketplace, Ini Kata Polrestabes Medan

Saat dikonfirmasi, Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan, keempat pelaku yang berhasil ditangkap berinisial RS (30) dan BH (26), warga Kecamatan Kota Kisaran Timur.

Kemudian RASH (25) warga Kecamatan Kota Kisaran Barat, dan ALM (17) warga Simpang Tanjung Alam.

Keempat pelaku ditangkap atas kasus dugaan pencurian dengan kekerasan terhadap CR.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saat itu, korban sedang berada di tempat kos temannya yang ada di jalan Durian Kisaran. Tiba-tiba sembilan orang pemuda tidak dikenal masuk ke kamar korban dan mengancam dengan menggunakan senjata tajam. Selanjutnya korban dan teman korban menyerahkan ponsel miliknya, lalu pelaku pergi," kata Putu kepada wartawan, Kamis (21/10/2021).

Baca juga: Awalnya Bertemu di Facebook, Wanita Ini Ditipu Pria Kenalannya hingga Rp 75 Juta

Setelah kejadian, korban kemudian membuat laporan ke Polres Asahan.

Polisi langsung melakukan penyelidikan dan mendapatkan identitas pelaku.

"Empat orang diamankan, lima orang tersangka masih dalam pengejaran dan saat ini sudah kita tetapkan di daftar pencarian orang (DPO)," ujar Putu.

Baca juga: Gara-gara Tulis Komentar Polisi India di Facebook, Seorang Pemuda di Flores Timur Diamankan

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Asahan AKP Rahmadhani menambahkan, kasus tersebut bermula dari pertengkaran antara korban dengan pelaku.

Padahal, menurut Rahmadhani, pelaku dan korban hanya kenal di Facebook.

"Pelaku datang merampas ponsel korban, ya ada pemukulan di situ. Tersangka dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara," kata Rahmadhani. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Terjang Pulau Kangean Sumenep, Sejumlah Rumah dan Sekolah Terendam

Banjir Terjang Pulau Kangean Sumenep, Sejumlah Rumah dan Sekolah Terendam

Regional
Wanita Pemeran Video Porno Tak Cuma Beraksi di Bandara YIA, Polisi: Ada di Beberapa Lokasi di Yogyakarta

Wanita Pemeran Video Porno Tak Cuma Beraksi di Bandara YIA, Polisi: Ada di Beberapa Lokasi di Yogyakarta

Regional
Badan Geologi Perpendek Jarak Waktu Pemantauan Erupsi Gunung Semeru

Badan Geologi Perpendek Jarak Waktu Pemantauan Erupsi Gunung Semeru

Regional
Wanita Pemeran Video Porno di Bandara YIA Ditetapkan Jadi Tersangka

Wanita Pemeran Video Porno di Bandara YIA Ditetapkan Jadi Tersangka

Regional
Pakai Baju Tahanan, Bripda Randy Dijebloskan di Penjara Atas Kasus Aborsi Mahasiswi yang Tewas Bunuh Diri

Pakai Baju Tahanan, Bripda Randy Dijebloskan di Penjara Atas Kasus Aborsi Mahasiswi yang Tewas Bunuh Diri

Regional
Terdampak Awan Panas Guguran Gunung Semeru, 2 Dusun Disterilkan

Terdampak Awan Panas Guguran Gunung Semeru, 2 Dusun Disterilkan

Regional
Pemkot Surabaya Kirim Bantuan untuk Penanganan Erupsi Gunung Semeru

Pemkot Surabaya Kirim Bantuan untuk Penanganan Erupsi Gunung Semeru

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Desember 2021

Regional
Ponton Timah Apung Tabrak Karang, Seorang Penambang Tewas

Ponton Timah Apung Tabrak Karang, Seorang Penambang Tewas

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Desember 2021

Regional
Update Erupsi Gunung Semeru, Hujan Abu Turun Lagi, Evakuasi Terhalang Lahar Panas

Update Erupsi Gunung Semeru, Hujan Abu Turun Lagi, Evakuasi Terhalang Lahar Panas

Regional
Cerita Ladang Warga Ludes Tersapu Lahar Panas Gunung Semeru: Sudah Waktunya Panen, Kena Lahar

Cerita Ladang Warga Ludes Tersapu Lahar Panas Gunung Semeru: Sudah Waktunya Panen, Kena Lahar

Regional
Gunung Semeru Masih Tetap Berstatus Level 2 Waspada, Ini Penjelasannya

Gunung Semeru Masih Tetap Berstatus Level 2 Waspada, Ini Penjelasannya

Regional
Keluarga Korban Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang Minta Pelaku Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Keluarga Korban Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang Minta Pelaku Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Regional
Kembali ke Rumah, Hari Mengais Uang Rp 50 Juta Miliknya yang Terpendam Abu Vulkanik Gunung Semeru

Kembali ke Rumah, Hari Mengais Uang Rp 50 Juta Miliknya yang Terpendam Abu Vulkanik Gunung Semeru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.