Kompas.com - 21/10/2021, 11:58 WIB
Mahasiswa diadang aparat kepolisian saat berunjuk rasa menuntut janji-janji Jokowi-Ma'ruf selama dua tahun kepemimpinannya. IstimewaMahasiswa diadang aparat kepolisian saat berunjuk rasa menuntut janji-janji Jokowi-Ma'ruf selama dua tahun kepemimpinannya.

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Kalimantan Selatan (Kalsel) disambut unjuk rasa ratusan mahasiswa.

Mahasiswa menduduki kantor DPRD Kalsel dan menutup Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin.

Mahasiswa menutut janji-janji Jokowi selama dua tahun kepemimpinannya.

Salah satunya, kerusakan lingkungan yang masih banyak terjadi akibat aktivitas pertambangan.

"Bencana selalu terjadi di tempat kita. Tapi tidak ada penanganan lingkungan yang serius," teriak koordinator aksi mahasiswa menggunakan pengeras suara.

Baca juga: Bapak Presiden Jokowi Tolong Lihat Kami di Sini, Kami Butuh Jaringan Internet

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain kerusakan lingkungan, mahasiswa juga mendesak Jokowi untuk menyelesaikan kasus-kasus Hal Asasi Manusia (HAM).

"Hingga kini kematian aktivis Munir tidak diketahui siapa pembunuhnya. Begitu pula dengan Wiji Tukul, hingga kini tidak diketahui keberadaannya," tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, mahasiswa masih menduduki kantor DPRD Kalsel.

Mereka masih menunggu anggota dewan untuk keluar menemui.

Jokowi ke Kalsel dalam rangka meresmikan pabrik bio diesel milik PT Jhonlin Agro Raya di Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu.

Baca juga: Jembatan Sei Alalak Dijadwalkan Diresmikan Jokowi Pekan Depan

Setelah itu, Jokowi langsung bertolak ke Banjarmasin untuk meresmikan Jembatan Sei Alalak.

Di sela-sela dua acara peresmian itu, Jokowi juga akan meninjau vaksinasi di RSUD Anshari Saleh, Banjarmasin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Daerah di Jambi Tanpa Kasus Aktif Covid-19

4 Daerah di Jambi Tanpa Kasus Aktif Covid-19

Regional
Kapolres Duga Pelaku Percobaan Pembakaran Omah PSS Sleman 4 Orang, Satu Siramkan Bensin

Kapolres Duga Pelaku Percobaan Pembakaran Omah PSS Sleman 4 Orang, Satu Siramkan Bensin

Regional
DPRD Padang Panjang Anggarkan Rp 800 Juta untuk Tablet Anggota Dewan

DPRD Padang Panjang Anggarkan Rp 800 Juta untuk Tablet Anggota Dewan

Regional
Hujan dan Angin Kencang Landa Nusa Penida Bali, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Hujan dan Angin Kencang Landa Nusa Penida Bali, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Regional
Gambar Bendera Merah Putih di Baliho HUT Kopri Terbalik, Sekda Mimika: Kami Mohon Maaf

Gambar Bendera Merah Putih di Baliho HUT Kopri Terbalik, Sekda Mimika: Kami Mohon Maaf

Regional
Ratusan Siswa Terpapar Covid-19, AIS Pekanbaru Tutup 14 Hari

Ratusan Siswa Terpapar Covid-19, AIS Pekanbaru Tutup 14 Hari

Regional
Ini Detik-detik Kantor PSS Sleman Dibakar Orang Tak Dikenal

Ini Detik-detik Kantor PSS Sleman Dibakar Orang Tak Dikenal

Regional
Sumur Bor di Tuban Keluarkan Lumpur dan Gas Mudah Terbakar, Kades Sebut Bukan Kejadian Pertama

Sumur Bor di Tuban Keluarkan Lumpur dan Gas Mudah Terbakar, Kades Sebut Bukan Kejadian Pertama

Regional
Pemkab Karawang Akan Evaluasi Ormas yang Terlibat Kerusuhan

Pemkab Karawang Akan Evaluasi Ormas yang Terlibat Kerusuhan

Regional
Sedang Gali Kuburan, Arok Tiba-tiba Dibacok, Pelaku Dikeroyok Massa hingga Tewas

Sedang Gali Kuburan, Arok Tiba-tiba Dibacok, Pelaku Dikeroyok Massa hingga Tewas

Regional
Pemkot Bima Salurkan 13 Ton Beras kepada Warga Terdampak Banjir Bandang di 14 Kelurahan

Pemkot Bima Salurkan 13 Ton Beras kepada Warga Terdampak Banjir Bandang di 14 Kelurahan

Regional
Pembatalan Operasional KA Limex Sriwijaya Kembali Diperpanjang

Pembatalan Operasional KA Limex Sriwijaya Kembali Diperpanjang

Regional
Petani di Kupang Ditemukan Tewas Telungkup di Tengah Sawah, Diduga Tersambar Petir

Petani di Kupang Ditemukan Tewas Telungkup di Tengah Sawah, Diduga Tersambar Petir

Regional
Kisah Hardyan, Teknisi yang Beralih Jadi Pengusaha Ayam Petelur di NTT, Omzetnya Puluhan Juta Rupiah

Kisah Hardyan, Teknisi yang Beralih Jadi Pengusaha Ayam Petelur di NTT, Omzetnya Puluhan Juta Rupiah

Regional
Berkaca dari Kasus Bocah Autis Tewas Dianiaya Orangtua, Ketahui Ciri-ciri Anak Autis dan Cara Mengasuhnya

Berkaca dari Kasus Bocah Autis Tewas Dianiaya Orangtua, Ketahui Ciri-ciri Anak Autis dan Cara Mengasuhnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.