Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemuda Mabuk Panjat Tower SUTET, Evakuasinya Berlangsung Menegangkan

Kompas.com - 20/10/2021, 15:00 WIB
Reza Kurnia Darmawan

Editor

KOMPAS.com - Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) Manado berhasil mengevakuasi seorang pemuda mabuk yang nekat memanjat tower listrik Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET).

Kejadian ini berlangsung di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Rabu (20/10/2021) dini hari.

Usai mendapat laporan soal seorang pemuda berinisial RW (21) yang memanjat tower SUTET, tim Basarnas segera meluncur ke lokasi.

Kepala Basarnas Manado Suhri Sinaga mengatakan, proses evakuasi berlangsung dramatis.

"Proses evakuasi sangat dramatis dikarenakan tower berdaya arus listrik besar sehingga harus berhati-hati. Salah sedikit nyawa taruhannya," ujarnya, Rabu.

Baca juga: Cerita Basarnas Evakuasi Pria Mabuk yang Panjat Tower SUTET: Salah Sedikit, Nyawa Taruhannya

Dalam melakukan evakuasi ini, terang Suhri, tim harus meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian.

Pasalnya, saat itu, kondisi sedang gelap. Maka dari itu, anggota tim saling mengingatkan.

Setelah melalui detik-detik menegangkan, tim akhirnya berhasil menyelamatkan RW.

"Pukul 04.30 Wita tim berhasil menurunkan korban dalam keadaan selamat. Akan tetapi, korban sangat lemas," ucapnya.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Manado Jandry Paendong menambahkan, laporan soal adanya pemuda yang memanjat tower SUTET baru masuk ke Kantor Basarnas beberapa jam setelah kejadian.

"Kejadian ini diperkirakan pukul 01.00 Wita dan dilaporkan pukul 03.30 Wita,” tuturnya.

Baca juga: Dramatis, Evakuasi 11 Siswa Tenggelam Korban Susur Sungai Ciamis, Warga Ikut Menyelam dan Bawa Obeng

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Anak yang Dijual Ibu Kandung Rp 100.000, Korban Pemerkosaan Kakaknya

Anak yang Dijual Ibu Kandung Rp 100.000, Korban Pemerkosaan Kakaknya

Regional
Kronologi Ibu di LampungTewas Tersengat Listrik Jerat Babi Hutan, Polisi Ungkap Kondisinya

Kronologi Ibu di LampungTewas Tersengat Listrik Jerat Babi Hutan, Polisi Ungkap Kondisinya

Regional
KM Bukit Raya Terbakar Saat Masuk Muara Jungkat Kalbar, Pelni: Sudah Mulai Padam

KM Bukit Raya Terbakar Saat Masuk Muara Jungkat Kalbar, Pelni: Sudah Mulai Padam

Regional
Dibutuhkan 48 Tenaga Panwaslu di Bawaslu Kota Semarang, Ini Syaratnya

Dibutuhkan 48 Tenaga Panwaslu di Bawaslu Kota Semarang, Ini Syaratnya

Regional
Pilkada Sumsel, Holda Jadi Perempuan Pertama yang Ambil Formulir di Demokrat

Pilkada Sumsel, Holda Jadi Perempuan Pertama yang Ambil Formulir di Demokrat

Regional
Di Balik Video Viral Kebocoran Pipa Gas di Indramayu

Di Balik Video Viral Kebocoran Pipa Gas di Indramayu

Regional
Bocah Perempuan 15 Tahun Laporkan Sang Ibu ke Polisi karena Dijual ke Laki-laki Hidung Belang

Bocah Perempuan 15 Tahun Laporkan Sang Ibu ke Polisi karena Dijual ke Laki-laki Hidung Belang

Regional
Waduk Pondok Ngawi: Daya Tarik, Aktivitas, dan Rute

Waduk Pondok Ngawi: Daya Tarik, Aktivitas, dan Rute

Regional
Nostalgia Bandung Tempo Dulu, Jalan Braga Bakal Ditutup untuk Kendaraan di Akhir Pekan

Nostalgia Bandung Tempo Dulu, Jalan Braga Bakal Ditutup untuk Kendaraan di Akhir Pekan

Regional
Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Siswi SMP di Demak Dipaksa Hubungan Badan dengan Pacar, lalu Diperkosa 3 Orang Bergiliran

Siswi SMP di Demak Dipaksa Hubungan Badan dengan Pacar, lalu Diperkosa 3 Orang Bergiliran

Regional
Tim SAR Cari Penumpang yang Jatuh dari KMP Reinna di Perairan Lampung

Tim SAR Cari Penumpang yang Jatuh dari KMP Reinna di Perairan Lampung

Regional
Seorang Perempuan Tewas Tersengat Listrik Jerat Babi Hutan

Seorang Perempuan Tewas Tersengat Listrik Jerat Babi Hutan

Regional
Lapak Pigura di Kota Serang Mulai Banjir Pesanan Foto Prabowo-Gibran

Lapak Pigura di Kota Serang Mulai Banjir Pesanan Foto Prabowo-Gibran

Regional
Cerita Petani di Sumbawa Menangis Harga Jagung Anjlok Rp 2.900 Per Kilogram

Cerita Petani di Sumbawa Menangis Harga Jagung Anjlok Rp 2.900 Per Kilogram

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com