Beredar Kabar Kapal dari Nunukan Bisa Kembali Berlayar ke Malaysia, Ini Faktanya

Kompas.com - 19/10/2021, 16:58 WIB
 Kantor Konsulat RI di Tawau Malaysia. KOMPAS.com/SUKOCO Kantor Konsulat RI di Tawau Malaysia.

NUNUKAN, KOMPAS.com– Pemerintah Malaysia dikabarkan kembali membuka jalur pelayaran dari Nunukan, Kalimantan Utara, setelah ditutup selama lebih dari setahun untuk menanggulangi wabah Covid-19.

Kabar itu beredar setelah selebaran izin pembenaran rentas negeri (izin melintas antarprovinsi) yang dikeluarkan Ketua Menteri Sabah di media sosial sejak 13 Oktober 2021.

Selain itu, juga beredar selebaran Kerajaan Negeri Sabah sudah kembali mengizinkan pelancong datang dengan syarat protokol kesehatan diterapkan secara ketat.

Baca juga: 81 Kg Sabu Asal Malaysia Senilai Rp 40 Miliar Disita, Pengedar Mengaku Diupah Rp 120 Juta

Staf  Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya (Pensosbud) Konsulat RI di Tawau Malaysia Emir Faisal mengatakan, banyak yang salah memahami selebaran yang dikeluarkan Ketua Menteri Sabah.

"Jadi yang dimaksud adalah pergerakan antardaerah dan provinsi dalam negeri saja yang dibenarkan atau dibolehkan. Belum ada pembenaran untuk yang internasional atau luar Negara," kata Emir saat dihubungi, Selasa (19/10/2021).

Meski ada pembolehan untuk WNA masuk ke Malaysia, khususnya Negeri Sabah, otoritas setempat memberlakukan aturan sangat ketat.

Baca juga: KRI Tawau Beri Bantuan Hukum kepada TKW Asal Sulbar yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia

Salah satu kategori WNA yang boleh masuk Sabah, adalah suami istri yang memiliki izin tetap tinggal di Malaysia.

"Namun karena pelabuhan Tawau masih tutup yang boleh masuk sesuai SOP itu, dapat menggunakan pesawat udara via Kuala Lumpur. Tapi kalau turis atau lawatan sosial bebas visa, belum boleh," imbuhnya.

Dibuka untuk pemulangan WNI

Emir mengatakan, pada 21 Oktober 2021, Pemerintah Malaysia akan membuka sementara pelabuhan Tawau, untuk melakukan deportasi bagi 197 Warga Negara Indonesia (WNI) atau Pekerja Migran Indonesia (PMI), yang telah selesai menjalani proses hukumannya di Depot Imigresen Tawau (DIT).

Saat ini Konsulat RI (KRI) Tawau tengah melakukan uji polymerase chain reaction (PCR) sebagai pengendalian penyebaran wabah Covid-19 sebelum kepulangan para deportan.

Para WNI/PMI yang hendak dipulangkan diberikan vaksinasi jenis Pfizer 2 dosis untuk dewasa dan 1 dosis untuk anak anak.

Baca juga: Nunukan Sudah PPKM Level 2, Semua SD Dipersilakan Gelar PTM Terbatas

Mereka berasal dari Kaltim, Kaltara, NTT, NTB, Sulawesi dan Jawa Timur.

Keseluruhan WNI yang akan dideportasi telah melalui proses verifikasi dan pendataan serta telah diterbitkan Surat Perjalanan Laksana Pasport (SPLP).

"Berdasar SE Satgas No 14 tahun 2021, Pelabuhan Nunukan dibuka untuk WNI melakukan perjalanan ke luar negeri, namun tidak otomatis Pelabuhan Tawau dibuka. Karena sampai saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai pembukaan pelabuhan. Pelabuhan dibuka hanya untuk keperluan deportasi dan pemulangan WNI stranded atas permintaan KRI Tawau," tegas Emir lagi.

Terpisah, Sub-Koordinator Perlindungan dan Penempatan UPT BP2MI Nunukan Arbain, mengatakan, sudah melakukan persiapan matang dalam penanganan PMI deportan.

BP2MI bersama aparat keamanan dan Satpol PP telah berbagi tugas dan peran, termasuk menyiapkan PCR mobile dan PCR portable untuk pengecekan ulang kesehatan para PMI yang akan dideportasi melalui Pelabuhan Tunon Taka Nunukan.

"Secara umum, tidak ada yang berbeda dengan penanganan sebelumnya. Deportan tetap akan menjalani PCR dan diisolasi terpusat selama 5 x 24 jam di Rusunawa. Yang beda adalah kalau selama ini sample swab dikirim ke Tarakan atau Surabaya, kini RSUD Nunukan sudah memiliki sendiri alatnya. Hasilnya bisa cepat didapat dan penanganan lebih maksimal,’’katanya.

Arbain mengatakan, ada lebih 1.400 WNI yang akan dipulangkan melalui pelabuhan Tunon Taka jelang akhir tahun.

Baca juga: 2 Kurir Antar 6 Kg Sabu dari Malaysia, Akan Diedarkan ke Madura dan Jember

Terdiri dari 650 pelajar repatriasi, 150 PMI repatriasi yang sudah habis masa kontrak kerjanya, dan WNI deportasi dari Kota Kinabalu sekitar 447 orang, serta dari Tawau sebanyak 197 orang.

Sama halnya dengan Emir, BP2MI Nunukan juga belum menerima adanya pemberitahuan kapan dibukanya pelabuhan Tawau untuk umum.

"Selama ini pelabuhan Tawau dibuka untuk pemulangan WNI saja. Belum ada kebijakan otoritas Malaysia membuka pelabuhan Tawau untuk umum sejak lockdown setahun ini," kata Arbain.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Fakta Menarik Penajam Paser Utara, Ibu Kota Baru Nusantara yang Penduduknya Ternyata Tak Lebih dari 200.000 Jiwa

7 Fakta Menarik Penajam Paser Utara, Ibu Kota Baru Nusantara yang Penduduknya Ternyata Tak Lebih dari 200.000 Jiwa

Regional
Cerita Keluarga Siswa SD di Tasikmalaya yang Meninggal Usai Divaksin

Cerita Keluarga Siswa SD di Tasikmalaya yang Meninggal Usai Divaksin

Regional
Babak Baru Kasus Kapolrestabes Medan Diduga Terima Suap dari Istri Bandar Narkoba, Diperiksa Propam Polda Sumut

Babak Baru Kasus Kapolrestabes Medan Diduga Terima Suap dari Istri Bandar Narkoba, Diperiksa Propam Polda Sumut

Regional
7 Fakta Menarik Jam Gadang, Mesin Cuma 2 di Dunia hingga Misteri Penulisan Angka 4

7 Fakta Menarik Jam Gadang, Mesin Cuma 2 di Dunia hingga Misteri Penulisan Angka 4

Regional
Angka Kemiskinan di Perkotaan Banten Naik, Salah Satunya karena Rokok

Angka Kemiskinan di Perkotaan Banten Naik, Salah Satunya karena Rokok

Regional
Diduga Rem Blong, Truk Jatuh ke Jurang di Kota Batu

Diduga Rem Blong, Truk Jatuh ke Jurang di Kota Batu

Regional
Innova Kecelakaan Tembus Dua Dinding Rumah, Sopir Melompat Keluar

Innova Kecelakaan Tembus Dua Dinding Rumah, Sopir Melompat Keluar

Regional
Kabar Viral di Media Sosial, Mahasiswi Jambi 3 Hari Hilang dari Rumah, Polisi: Ditemukan di Pekanbaru

Kabar Viral di Media Sosial, Mahasiswi Jambi 3 Hari Hilang dari Rumah, Polisi: Ditemukan di Pekanbaru

Regional
Pemerintah Tutup Akses Jalan Truk Pengangkut Pasir yang Rusak Pantai Mananga Aba di NTT

Pemerintah Tutup Akses Jalan Truk Pengangkut Pasir yang Rusak Pantai Mananga Aba di NTT

Regional
Malu Melahirkan Jelang Pernikahan, Wanita Ini Buang Bayi yang Baru Dilahirkan di Sawah dengan Dibantu Sang Ibu

Malu Melahirkan Jelang Pernikahan, Wanita Ini Buang Bayi yang Baru Dilahirkan di Sawah dengan Dibantu Sang Ibu

Regional
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Melonguane di Talaud Sulut

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Melonguane di Talaud Sulut

Regional
Dukung Upaya Pencegahan Covid-19, Lapas Ngawi Bebaskan 15 Narapidana

Dukung Upaya Pencegahan Covid-19, Lapas Ngawi Bebaskan 15 Narapidana

Regional
Tarik Minat Anak, Vaksinasi Covid-19 Digelar di Taman Kota Purwokerto

Tarik Minat Anak, Vaksinasi Covid-19 Digelar di Taman Kota Purwokerto

Regional
Polda Bengkulu Panggil Gubernur Rohidin Mersyah

Polda Bengkulu Panggil Gubernur Rohidin Mersyah

Regional
Waspada Adanya Covid-19 Omicron, Ini Langkah Pemkab Blora

Waspada Adanya Covid-19 Omicron, Ini Langkah Pemkab Blora

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.