Armuji Bersihkan Taman Bungkul, Akankah Area Publik Dibuka Usai Surabaya Masuk PPKM Level 1?

Kompas.com - 19/10/2021, 16:46 WIB
Wakil Wali Kota Surabaya Armuji saat membersihkan area Taman Bungkul, Surabaya, Selasa (19/10/2021). KOMPAS.COM/GHINAN SALMANWakil Wali Kota Surabaya Armuji saat membersihkan area Taman Bungkul, Surabaya, Selasa (19/10/2021).

SURABAYA, KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Surabaya Armuji terlihat membersihkan kawasan Taman Bungkul, Surabaya, Selasa (19/10/2021).

Kegiatan bersih-bersih itu dilakukan Armuji setelah Kota Surabaya akhirnya berhasil masuk level satu dalam skema Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri 53/2021 pada 18 Oktober 2021.

"Alhamdulillah, Surabaya ditetapkan menjadi Level 1. Ini merupakan kebanggaan bagi seluruh warga kota Surabaya yang sudah bergotong royong karena vaksinasi kita sudah melampaui target," kata Cak Ji, sapaan akrabnya, Selasa.

Baca juga: Surabaya Masuk PPKM Level 1, Ketua DPRD Minta Pemkot Kawal 3 Hal Penting Ini

Pembukaan taman tunggu asesmen satgas

Taman Bungkul, Surabaya.SHUTTERSTOCK Taman Bungkul, Surabaya.

Saat ditanya apakah aktivitas bersih-bersih taman yang dilakukannya itu berkaitan dengan rencana pembukaan Taman Bungkul dan area publik lainnya dalam waktu dekat, Cak Ji tidak menjawab dengan gamblang.

Menurutnya, aktivitas bersih-bersih itu merupakan rutinitasnya selama ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun mengenai pembukaan taman, Armuji menjawab, masih menunggu asesmen dari Satgas Covid-19.

"Terkait rencana pembukaan Taman Bungkul, menunggu asesmen Satgas Covid 19, nanti dihitung berapa kapasitasnya dan disiapkan scan barcode yang terkoneksi dengan aplikasi PeduliLindungi," ujar Cak Ji.

Baca juga: Libur Maulid Nabi, ASN Pemkot Surabaya Dilarang Bepergian ke Luar Daerah

Ia menjelaskan, dalam Ikhtisar Inmendagri Nomor 53 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4, 3, 2, dan 1 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali, ada beberapa pelonggaran bagi daerah yang masuk PPKM Level 1.

Salah satu pelonggarannya adalah daerah dengan skema PPKM Level 1 diizinkan membuka fasilitas umum, seperti area publik, taman umum, tempat wisata, dan area publik lainnya.

"Pembukaan fasilitas umum seperti taman dan area publik ini diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 75 persen," ujar Cak Ji.

Baca juga: Sekolah di Surabaya Kini Wajib Pasang Aplikasi PeduliLindungi

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Viral Remaja Baku Hantam di Kafe Jepara, Polisi Telusuri dan Tutup Sejumlah Kafe

Video Viral Remaja Baku Hantam di Kafe Jepara, Polisi Telusuri dan Tutup Sejumlah Kafe

Regional
Soal Warga Berfoto di Wilayah Terdampak Erupsi Semeru, Bupati Lumajang: Ini Bukan Tempat Wisata

Soal Warga Berfoto di Wilayah Terdampak Erupsi Semeru, Bupati Lumajang: Ini Bukan Tempat Wisata

Regional
Mengaku Keluarga Pejabat, Pria di Sumsel Larikan Uang Rp 605 Juta Milik Pemborong

Mengaku Keluarga Pejabat, Pria di Sumsel Larikan Uang Rp 605 Juta Milik Pemborong

Regional
Kapolda Banten Perintahkan Tembak di Tempat Berandal yang Mengancam Jiwa

Kapolda Banten Perintahkan Tembak di Tempat Berandal yang Mengancam Jiwa

Regional
Kapolda Maluku Perintahkan Tangkap Warga Tamilow yang Blokade Jalan

Kapolda Maluku Perintahkan Tangkap Warga Tamilow yang Blokade Jalan

Regional
Baru Melahirkan 3 Minggu, Korban Pemerkosaan Guru Pesantren Histeris di Persidangan Saat Dengar Suara Pelaku

Baru Melahirkan 3 Minggu, Korban Pemerkosaan Guru Pesantren Histeris di Persidangan Saat Dengar Suara Pelaku

Regional
Sudah 2 Hari Rumah Dinas Bupati dan DPRD Pamekasan Disegel oleh Warga

Sudah 2 Hari Rumah Dinas Bupati dan DPRD Pamekasan Disegel oleh Warga

Regional
Video Viral Sepeda Motor Tersambar Kereta Api, Bermula Macet di Perlintasan, Pengendara dan Pembonceng Selamat

Video Viral Sepeda Motor Tersambar Kereta Api, Bermula Macet di Perlintasan, Pengendara dan Pembonceng Selamat

Regional
Kesal Jalur Evakuasi Lereng Gunung Merapi Rusak, Warga Mau Ngadu ke Jokowi

Kesal Jalur Evakuasi Lereng Gunung Merapi Rusak, Warga Mau Ngadu ke Jokowi

Regional
Viral, Video Seorang Kakek Lempar Kertas ke Presiden Jokowi Saat Tinjau Lokasi Bencana di Gunung Semeru

Viral, Video Seorang Kakek Lempar Kertas ke Presiden Jokowi Saat Tinjau Lokasi Bencana di Gunung Semeru

Regional
Terungkap Identitas Kerangka Manusia di Kebun Sawit Sumbar

Terungkap Identitas Kerangka Manusia di Kebun Sawit Sumbar

Regional
15 Siswi SD Korban Pencabulan Guru Agama di Cilacap Alami Trauma

15 Siswi SD Korban Pencabulan Guru Agama di Cilacap Alami Trauma

Regional
Ada 9 Bayi yang Dilahirkan Santriwati Korban Pemerkosaan Guru Pesantren di Bandung

Ada 9 Bayi yang Dilahirkan Santriwati Korban Pemerkosaan Guru Pesantren di Bandung

Regional
Hipotermia, Pendaki di Gunung Merbabu Sampai Telepon Istri Minta Dievakuasi

Hipotermia, Pendaki di Gunung Merbabu Sampai Telepon Istri Minta Dievakuasi

Regional
Soal Pungutan Biaya Pemakaman Korban Covid-19 di Madiun, Petugas RSUD Caruban Hanya Bebani Rp 500.000 untuk Ganti Kain Kafan

Soal Pungutan Biaya Pemakaman Korban Covid-19 di Madiun, Petugas RSUD Caruban Hanya Bebani Rp 500.000 untuk Ganti Kain Kafan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.