Kompas.com - 19/10/2021, 14:42 WIB
Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko, dan AKBP Samsul Makali, selaku Kabag Bin Ops Ditresnarkoba Polda Jatim saat Menunjukkan BB dan Tersnagka Kurir Sabu-sabu Internasional yang akan di Edarkan di Madura dan Jember, Selasa (19/10/2021). KOMPAS.COM/MUCHLISKabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko, dan AKBP Samsul Makali, selaku Kabag Bin Ops Ditresnarkoba Polda Jatim saat Menunjukkan BB dan Tersnagka Kurir Sabu-sabu Internasional yang akan di Edarkan di Madura dan Jember, Selasa (19/10/2021).

SURABAYA, KOMPAS.com - Dua pemuda kurir narkoba jaringan internasional dibekuk jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Timur.

Dua pelaku itu adalah LK (30), warga asal Karang Kokap, Jenggawah, Jember. Sedangkan Z (28) asal Sokobenah Sampang Madura.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 6 kilogram yang akan diedarkan ke Pulau Madura dan Jember.

Baca juga: Libur Maulid Nabi, ASN Pemkot Surabaya Dilarang Bepergian ke Luar Daerah

Bermula informasi pihak Bea Cukai

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Gatot Repli Handoko menjelaskan, pengungkapan ini ialah hasil kolaborasi antara Bea Cukai Tanjung Perak Surabaya dan Ditresnarkoba Polda Jatim.

Kejadian berawal dari adanya informasi dari Bea Cukai bahwa ada barang yang dicurigai dan diduga narkotika pada Kamis (7/10/2021).

Informasi tersebut lantas diteruskan ke Ditresnarkoba Polda Jatim hingga kemudian dilakukan penyelidikan. Hasilnya, ditemukan paket yang dikirimkan melalui pelabuhan itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dari hasil penyelidikan dan pengembangan di lapangan, tim berhasil mengamankan dua orang tersangka inisial LK dan ZN," kata Kombes Gatot Repli Handoko, Selasa (19/10/2021) siang.

Baca juga: Sekolah di Surabaya Kini Wajib Pasang Aplikasi PeduliLindungi

Barang dikirim dari Malaysia

Gatot menuturkan, dari interogasi yang dilakukan oleh petugas terhadap kedua tersangka, barang haram ini berasal dari Malaysia.

"Sementara dari pengakuan pelaku, keduanya mendapat upah Rp 20 juta untuk setiap pengiriman 2 kilogram sabu. Mereka mengakuinya begitu (dua kali), tetapi kami akan terus dalami kasus ini," tutur dia.

Baca juga: Emil Dardak Temui Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Apa Saja yang Dibahas?

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Banjir di Sulsel Mulai Dievakuasi

Korban Banjir di Sulsel Mulai Dievakuasi

Regional
Tersangka Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang Serahkan Diri ke Polisi karena Tak Bisa Tidur

Tersangka Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang Serahkan Diri ke Polisi karena Tak Bisa Tidur

Regional
Kisah Warga Pamak Laut Karimun, Langganan Banjir Rob Tiap Akhir Tahun: Pagi Tergenang Ungsikan Barang, Siang Surut Bersih-bersih

Kisah Warga Pamak Laut Karimun, Langganan Banjir Rob Tiap Akhir Tahun: Pagi Tergenang Ungsikan Barang, Siang Surut Bersih-bersih

Regional
2 Hari Diguyur Hujan, Ratusan Rumah di Desa Kuta Lombok Tengah Terendam Banjir

2 Hari Diguyur Hujan, Ratusan Rumah di Desa Kuta Lombok Tengah Terendam Banjir

Regional
Banjir Rob Terjang Pesisir Pandeglang, 1.112 Warga Tiga Kecamatan Mengungsi

Banjir Rob Terjang Pesisir Pandeglang, 1.112 Warga Tiga Kecamatan Mengungsi

Regional
Desa Supit Urang Luluh Lantak akibat Erupsi Semeru, Warga Minta Direlokasi

Desa Supit Urang Luluh Lantak akibat Erupsi Semeru, Warga Minta Direlokasi

Regional
Obyek Wisata Belitung Tetap Buka Saat Nataru, Pengunjung Dibatasi

Obyek Wisata Belitung Tetap Buka Saat Nataru, Pengunjung Dibatasi

Regional
Kisah 2 Nelayan Lebak 12 Jam Terapung di Laut, gara-gara Perahu Karam Dihantam Ombak

Kisah 2 Nelayan Lebak 12 Jam Terapung di Laut, gara-gara Perahu Karam Dihantam Ombak

Regional
35 Hektar Hutan Suaka Margasatwa Pasaman Sumbar Dirambah, Ditanami Sengon

35 Hektar Hutan Suaka Margasatwa Pasaman Sumbar Dirambah, Ditanami Sengon

Regional
Banjir Rob Landa Kelurahan di Banyuwangi 3 Hari Berturut-turut, 400 Rumah Warga Terendam

Banjir Rob Landa Kelurahan di Banyuwangi 3 Hari Berturut-turut, 400 Rumah Warga Terendam

Regional
Diduga Kunker Saat Masih Positif Covid-19, Penggugat Prabowo Dilaporkan ke Polisi

Diduga Kunker Saat Masih Positif Covid-19, Penggugat Prabowo Dilaporkan ke Polisi

Regional
Perampok Bank Swasta di Karawang Bersenjata Jenis FN, Polisi: Pelaku Residivis, Warga Sipil, Beraksi Lintas Negara

Perampok Bank Swasta di Karawang Bersenjata Jenis FN, Polisi: Pelaku Residivis, Warga Sipil, Beraksi Lintas Negara

Regional
Pengungsian Mulai Penuh, Bupati Lumajang Siapkan Sekolah Jadi Lokasi Baru bagi Korban Erupsi Semeru

Pengungsian Mulai Penuh, Bupati Lumajang Siapkan Sekolah Jadi Lokasi Baru bagi Korban Erupsi Semeru

Regional
Gubernur Riau Jadi Satu-satunya Kepala Daerah yang 13 Kali Laporkan Hartanya, Dapat Penghargaan KPK

Gubernur Riau Jadi Satu-satunya Kepala Daerah yang 13 Kali Laporkan Hartanya, Dapat Penghargaan KPK

Regional
Peringatan BMKG, Ada Potensi Banjir Rob di Sulut hingga 9 Desember

Peringatan BMKG, Ada Potensi Banjir Rob di Sulut hingga 9 Desember

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.