Kompas.com - 19/10/2021, 09:24 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com - Tim Resmob Polres Rokan Hulu (Rohul) berhasil mengungkap kasus pencurian yang membunuh korbannya, di Desa Lubuk Bendahara, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rohul, Provinsi Riau.

Kapolres Rohul AKBP Eko Wimpiyanto menyatakan, ada dua orang pelaku yang ditangkap atas tewasnya warga berinisial AR (34).

"Sudah ditangkap dua orang pelaku berinisial RP alias Iwan, dan WS alias Wandi. Keduanya ini yang melakukan pencurian dengan kekerasan (Curas), yang mengakibatkan korbannya meninggal dunia di Kecamatan Rokan IV Koto beberapa waktu lalu," kata Kapolres Rohul AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (18/10/2021).

Baca juga: Suami Bunuh Istri, lalu Jasadnya Dimasukkan Dalam Karung, Polisi: Direncanakan Sebelumnya

Ia menjelaskan, penangkapan kedua pelaku dilakukan oleh Tim Resmob Polres Rohul yang dipimpin Kasatreskrim AKP Rainly, Sabtu (14/10/2021) sekitar pukul 11.20 WIB.

Awalnya, tim menangkap pelaku WS. Setelah diinterogasi, ternyata ia tidak sendirian melakukan aksinya.

WS menyebut nama RP, orang yang membantunya menyediakan sepeda motor.

Baca juga: Modus Ajak Rujuk, Wanita Ini Bawa Kabur dan Gadaikan Motor Mantan Suaminya

Sedangkan satu pelaku berinisial AT, orang yang ikut mengeksekusi korbannya masih dalam pengejaran petugas.

"Tim langsung melakukan pengejaran dan menangkap pelaku RP di daerah Kabupaten Pelalawan. Sementara satu orang pelaku ekaku yang bernama AT, saat ini masih dilakukan pengejaran oleh Tim Resmob Polres Rohul," ujar Eko.

Eko menyebutkan, salah satu pelaku yakni RP terpaksa ditembak petugas karena melawan saat ditangkap.

"Jadi, pelaku RP ini yang menikam korban pakai gunting. Pelaku terpaksa diberikan tindakan tegas karena pada saat penangkapan melakukan perlawanan," tutup Eko.

 

Berawal pencurian di rumah korban

Diberitakan sebelumnya, seorang pria tak dikenal tiba-tiba masuk ke rumah AR (34), warga di Desa Lubuk Bendahara, Kecamatan Rokan IV, Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (6/10/2021) pukul 02.00 WIB.

Kedatangan pria tak dikenal itu membuat AR dan keluarganya kaget.

Sebab, pelaku masuk ke dalam rumah korban untuk mencuri.

"Saat itu, korban ini terbangun dari tidurnya, karena ada sosok pria yang masuk ke dalam rumahnya,” ujar Kapolres Rohul AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito kepada wartawan.

Karena tidak mengenali pria itu, lanjut dia, AR sontak meneriaki dan bertanya kepada pelaku yang masuk ke rumahnya.

Pelaku yang ketahuan aksinya itu pun langsung lari ke luar rumah AR tanpa mengatakan sepatah kata.

Korban yang tidak terima saat itu juga kemudian mengejar pelaku.

Namun, setelah mengejar pria itu, tetangga korban mendengar teriakan minta tolong.

"Karena dengar suara minta tolong, saksi yang merupakan tetangga korban langsung keluar rumah, dan melihat korban sudah ditusuk oleh pelaku pakai gunting dan akhirnya korban meninggal dunia,” jelas Wimpiyanto.

Atas kejadian itu, Polsek Rokan IV Koto pun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menyelidiki pelaku penusukan tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembunuhan Sopir 4 Tahun Lalu Terungkap, Berawal dari Pelaku Pasutri ke Dukun karena Merasa Dihantui

Pembunuhan Sopir 4 Tahun Lalu Terungkap, Berawal dari Pelaku Pasutri ke Dukun karena Merasa Dihantui

Regional
Dalam 5 Bulan, 2 Lahan Ganja Ditemukan di Kabupaten Keerom, Papua

Dalam 5 Bulan, 2 Lahan Ganja Ditemukan di Kabupaten Keerom, Papua

Regional
Jadi Kurir Puluhan Paket Sabu, Ibu Rumah Tangga di Bengkulu Ditangkap

Jadi Kurir Puluhan Paket Sabu, Ibu Rumah Tangga di Bengkulu Ditangkap

Regional
Penikam Mantan Istri Hingga Tewas di Rumah Makan Jayapura Ditangkap

Penikam Mantan Istri Hingga Tewas di Rumah Makan Jayapura Ditangkap

Regional
Naik Motor Bersama Istri Malam Hari, Seorang Warga Mataram NTB Dipanah OTK

Naik Motor Bersama Istri Malam Hari, Seorang Warga Mataram NTB Dipanah OTK

Regional
Jelang Berakhir Masa Jabatan, Wali Kota Lhokseumawe Mulai Pindahkan Barang Pribadi

Jelang Berakhir Masa Jabatan, Wali Kota Lhokseumawe Mulai Pindahkan Barang Pribadi

Regional
Warga Lembata NTT Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya, Korban Sempat Teriak Minta Tolong

Warga Lembata NTT Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya, Korban Sempat Teriak Minta Tolong

Regional
Perempuan 43 Tahun Diduga Lecehkan Remaja Laki-laki, Kerap Kirimi Foto Vulgar hingga Korban Depresi

Perempuan 43 Tahun Diduga Lecehkan Remaja Laki-laki, Kerap Kirimi Foto Vulgar hingga Korban Depresi

Regional
Viral, Video Aksi Balap Liar Pemuda Diamuk Warga di Solo, Ini Kata Polisi

Viral, Video Aksi Balap Liar Pemuda Diamuk Warga di Solo, Ini Kata Polisi

Regional
Alat Berat Dikerahkan Hancurkan Peralatan Penambang Ilegal di Gunung Botak

Alat Berat Dikerahkan Hancurkan Peralatan Penambang Ilegal di Gunung Botak

Regional
Tanaman Ganja yang Ditemukan di Lahan Keerom Papua Diduga Akan Dijual ke Warga Luar Daerah

Tanaman Ganja yang Ditemukan di Lahan Keerom Papua Diduga Akan Dijual ke Warga Luar Daerah

Regional
38 Satwa Endemik Papua Dilepasliarkan di Kampung Repang Muaif Jayapura

38 Satwa Endemik Papua Dilepasliarkan di Kampung Repang Muaif Jayapura

Regional
Masalah keluarga, Napi Lapas Nunukan Gantung Diri di Toilet

Masalah keluarga, Napi Lapas Nunukan Gantung Diri di Toilet

Regional
Pandemi Terkendali, Gubernur Kaltim Isran Noor: Jangan Sampai Covid-19 Ini Kembali

Pandemi Terkendali, Gubernur Kaltim Isran Noor: Jangan Sampai Covid-19 Ini Kembali

Regional
Pamitan di Hari Terakhir Menjabat, Wali Kota Salatiga dan Wakilnya Berurai Air Mata

Pamitan di Hari Terakhir Menjabat, Wali Kota Salatiga dan Wakilnya Berurai Air Mata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.