Anthony Ginting Jadi Perbincangan, Ini Asal-usul Marga Ginting, Legenda, dan Arti Salam Mejuah-juah

Kompas.com - 19/10/2021, 05:30 WIB
Pebulu tangkis Indonesia Anthony Sinisuka Ginting melakukan selebrasi setelah memenangi pertandingan tunggal putra melawan Lu Guang Zu pada ajang Thomas Cup 2020 di Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021). Indonesia berhasil menjuarai Thomas Cup 2020 setelah mengalahkan China dengan skor 3-0. ANTARA FOTO/RITZAU SCANPIX via RPebulu tangkis Indonesia Anthony Sinisuka Ginting melakukan selebrasi setelah memenangi pertandingan tunggal putra melawan Lu Guang Zu pada ajang Thomas Cup 2020 di Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021). Indonesia berhasil menjuarai Thomas Cup 2020 setelah mengalahkan China dengan skor 3-0.

KOMPAS.com - Anthony Sinisuka Ginting, pebulutangkis Indonesia menjadi perbincangan.

Anthony atau biasa dipanggil Ginting oleh publik, membantu Indonesia menjuarai Piala Thomas, gelar yang sudah 19 tahun dinanti.

Baca juga: Pukulan Aneh Ginting Buka Jalan Indonesia ke Podium Juara Piala Thomas

Kecemerlangan Ginting di dunia bulutangkis nyatanya juga sukses membawa Marga Ginting lebih dikenal publik.

Baca juga: Piala Thomas 2020, Pujian Tunggal Putra China untuk Anthony Ginting

Lalu, dari mana sebenarnya asal Marga Ginting?

Dikutip dari website Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbaceh, Ginting merupakan marga yang berasal dari Suku Karo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Suku Karo adalah suku asli yang mendiami Dataran Tinggi Karo, Kabupaten Deli Serdang, Kota Binjai, Kabupaten Langkat, Kabupaten Dairi, Kota Medan, dan Kabupaten Aceh Tenggara.

Nama suku ini dijadikan salah satu nama kabupaten di salah satu wilayah yang mereka diami (dataran tinggi Karo) yaitu Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Suku ini memiliki bahasa sendiri yang disebut Bahasa Karo dan memiliki salam khas yaitu Mejuah-juah.

Dikutip dari website resmi Pemerintah Kabupaten Karo, Mejuah-juah memiliki arti mujur, sejahtera, kesehatan, kelengkapan, dan digunakan pula sebagai pengganti
kata halo dan selamat tinggal.

Kata ini merupakan salam khas masyarakat Suku Karo dan sering diucapkan baik dalam percakapan sehari-hari, acara resmi, dan sebagai salam pembuka surat dalam Bahasa Karo.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Terjang Pulau Kangean Sumenep, Sejumlah Rumah dan Sekolah Terendam

Banjir Terjang Pulau Kangean Sumenep, Sejumlah Rumah dan Sekolah Terendam

Regional
Wanita Pemeran Video Porno Tak Cuma Beraksi di Bandara YIA, Polisi: Ada di Beberapa Lokasi di Yogyakarta

Wanita Pemeran Video Porno Tak Cuma Beraksi di Bandara YIA, Polisi: Ada di Beberapa Lokasi di Yogyakarta

Regional
Badan Geologi Perpendek Jarak Waktu Pemantauan Erupsi Gunung Semeru

Badan Geologi Perpendek Jarak Waktu Pemantauan Erupsi Gunung Semeru

Regional
Wanita Pemeran Video Porno di Bandara YIA Ditetapkan Jadi Tersangka

Wanita Pemeran Video Porno di Bandara YIA Ditetapkan Jadi Tersangka

Regional
Pakai Baju Tahanan, Bripda Randy Dijebloskan di Penjara Atas Kasus Aborsi Mahasiswi yang Tewas Bunuh Diri

Pakai Baju Tahanan, Bripda Randy Dijebloskan di Penjara Atas Kasus Aborsi Mahasiswi yang Tewas Bunuh Diri

Regional
Terdampak Awan Panas Guguran Gunung Semeru, 2 Dusun Disterilkan

Terdampak Awan Panas Guguran Gunung Semeru, 2 Dusun Disterilkan

Regional
Pemkot Surabaya Kirim Bantuan untuk Penanganan Erupsi Gunung Semeru

Pemkot Surabaya Kirim Bantuan untuk Penanganan Erupsi Gunung Semeru

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Desember 2021

Regional
Ponton Timah Apung Tabrak Karang, Seorang Penambang Tewas

Ponton Timah Apung Tabrak Karang, Seorang Penambang Tewas

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Desember 2021

Regional
Update Erupsi Gunung Semeru, Hujan Abu Turun Lagi, Evakuasi Terhalang Lahar Panas

Update Erupsi Gunung Semeru, Hujan Abu Turun Lagi, Evakuasi Terhalang Lahar Panas

Regional
Cerita Ladang Warga Ludes Tersapu Lahar Panas Gunung Semeru: Sudah Waktunya Panen, Kena Lahar

Cerita Ladang Warga Ludes Tersapu Lahar Panas Gunung Semeru: Sudah Waktunya Panen, Kena Lahar

Regional
Gunung Semeru Masih Tetap Berstatus Level 2 Waspada, Ini Penjelasannya

Gunung Semeru Masih Tetap Berstatus Level 2 Waspada, Ini Penjelasannya

Regional
Keluarga Korban Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang Minta Pelaku Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Keluarga Korban Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang Minta Pelaku Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Regional
Kembali ke Rumah, Hari Mengais Uang Rp 50 Juta Miliknya yang Terpendam Abu Vulkanik Gunung Semeru

Kembali ke Rumah, Hari Mengais Uang Rp 50 Juta Miliknya yang Terpendam Abu Vulkanik Gunung Semeru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.