Kompas.com - 18/10/2021, 21:17 WIB
RSUD Kardinah menjadi satu dari 13 fasilitas kesehatan yang disiapkan untuk pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 di Kota Tegal, Jawa Tengah, Kamis (7/1/2021) KOMPAS.com/Tresno SetiadiRSUD Kardinah menjadi satu dari 13 fasilitas kesehatan yang disiapkan untuk pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 di Kota Tegal, Jawa Tengah, Kamis (7/1/2021)

TEGAL, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, Jawa Tengah, menyiapkan langkah-langkah mitigasi sebagai upaya apabila terjadi gelombang ketiga Covid-19.

Salah satunya dengan mulai dioperasikannya laboratorium yang bisa memeriksa sampel pasien dengan metode polymerase chain reaction (PCR) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kardinah sebagai rumah sakit rujukan lini pertama pasien Covid-19, Senin (18/10/2021).

Wali Kota Dedy Yon Supriyono mengatakan, keberadaan laboratorium untuk swab PCR berstandar World Health Organization (WHO) tersebut nantinya mendukung percepatan hasil tracing kasus Covid-19.

“Dengan adanya laboratorium PCR dan antigen yang sudah berstandar WHO ini, kita akan lebih siap menghadapi kemungkinan terjadinya gelombang ketiga Covid-19,” kata Dedy, saat soft opening Laboratorium PCR di RSUD Kardinah, Senin (18/10/2021).

Baca juga: Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Akhir Tahun, Pemerintah Upayakan 5 Hal Ini

Selain pelayanan laboratorium PCR tersebut dilakukan dengan sistem biasa, juga bisa dilakukan dengan sistem drive thru.

"Meskipun Kota Tegal sudah zero Covid-19. Namun, di daerah luar Kota Tegal masih ada orang-orang yang positif Covid-19," kata Dedy.

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono didampingi Plt. Direktur RSUD Kardinah drg. Agus Dwi S, memberi keterangan ke media usai peluncuran Lab. PCR di RSUD Kardinah, Senin (18/10/2021)Kompas.com/Tresno Setiadi Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono didampingi Plt. Direktur RSUD Kardinah drg. Agus Dwi S, memberi keterangan ke media usai peluncuran Lab. PCR di RSUD Kardinah, Senin (18/10/2021)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan adanya laboratorium tersebut bisa mendukung kecepatan pelayanan rumah sakit yang ada di Kota Tegal karena masih menjadi rujukan pasien Covid-19 untuk daerah sekitar.

“Dengan menggunakan swab PCR dan antigen sistem drive thru nantinya juga pelayanan yang dilakukan akan lebih cepat. Bisa menggunakan mobil dan diambil sampel dan dengan 2 sampai 3 jam, hasil swab sudah bisa diketahui,” kata.

Dedy Yon menyebut untuk kapasitas sekali running, peralatan yang menelan anggaran Rp 5,8 miliar tersebut bisa memuat 96 sampel swab dengan biaya Rp 450.000 untuk umum.

Baca juga: Banyak Kegiatan Abaikan Protokol Kesehatan, Pemerintah Mulai Waspada Gelombang Ketiga Covid-19

Plt. Direktur RSUD Kardinah drg. Agus Dwi Sulistyantono menyampaikan, pengadaan laboratorium PCR dan antigen ini bertujuan untuk menegakkan diagnosis dari Covid-19.

Hal itu, kata Agus akan memperkuat kesiapsiagaan RSUD Kardinah dan seluruh stakeholder yang terkait dalam mengantisipasi penyebaran dan penularan Covid-19 benar-benar dipersiapkan secara matang.

“RSUD Kardinah belajar banyak dari situasi lonjakan kasus pada gelombang kedua pada Juli 2021, di mana waktu itu kita menganggap pandemi akan berakhir. Namun ternyata terjadi lonjakan kasus Covid-19 yang luar biasa khususnya pada bulan Juni dan Juli 2021,” kata Agus.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Terjang Pulau Kangean Sumenep, Sejumlah Rumah dan Sekolah Terendam

Banjir Terjang Pulau Kangean Sumenep, Sejumlah Rumah dan Sekolah Terendam

Regional
Wanita Pemeran Video Porno Tak Cuma Beraksi di Bandara YIA, Polisi: Ada di Beberapa Lokasi di Yogyakarta

Wanita Pemeran Video Porno Tak Cuma Beraksi di Bandara YIA, Polisi: Ada di Beberapa Lokasi di Yogyakarta

Regional
Badan Geologi Perpendek Jarak Waktu Pemantauan Erupsi Gunung Semeru

Badan Geologi Perpendek Jarak Waktu Pemantauan Erupsi Gunung Semeru

Regional
Wanita Pemeran Video Porno di Bandara YIA Ditetapkan Jadi Tersangka

Wanita Pemeran Video Porno di Bandara YIA Ditetapkan Jadi Tersangka

Regional
Pakai Baju Tahanan, Bripda Randy Dijebloskan di Penjara Atas Kasus Aborsi Mahasiswi yang Tewas Bunuh Diri

Pakai Baju Tahanan, Bripda Randy Dijebloskan di Penjara Atas Kasus Aborsi Mahasiswi yang Tewas Bunuh Diri

Regional
Terdampak Awan Panas Guguran Gunung Semeru, 2 Dusun Disterilkan

Terdampak Awan Panas Guguran Gunung Semeru, 2 Dusun Disterilkan

Regional
Pemkot Surabaya Kirim Bantuan untuk Penanganan Erupsi Gunung Semeru

Pemkot Surabaya Kirim Bantuan untuk Penanganan Erupsi Gunung Semeru

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Desember 2021

Regional
Ponton Timah Apung Tabrak Karang, Seorang Penambang Tewas

Ponton Timah Apung Tabrak Karang, Seorang Penambang Tewas

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Desember 2021

Regional
Update Erupsi Gunung Semeru, Hujan Abu Turun Lagi, Evakuasi Terhalang Lahar Panas

Update Erupsi Gunung Semeru, Hujan Abu Turun Lagi, Evakuasi Terhalang Lahar Panas

Regional
Cerita Ladang Warga Ludes Tersapu Lahar Panas Gunung Semeru: Sudah Waktunya Panen, Kena Lahar

Cerita Ladang Warga Ludes Tersapu Lahar Panas Gunung Semeru: Sudah Waktunya Panen, Kena Lahar

Regional
Gunung Semeru Masih Tetap Berstatus Level 2 Waspada, Ini Penjelasannya

Gunung Semeru Masih Tetap Berstatus Level 2 Waspada, Ini Penjelasannya

Regional
Keluarga Korban Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang Minta Pelaku Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Keluarga Korban Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang Minta Pelaku Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Regional
Kembali ke Rumah, Hari Mengais Uang Rp 50 Juta Miliknya yang Terpendam Abu Vulkanik Gunung Semeru

Kembali ke Rumah, Hari Mengais Uang Rp 50 Juta Miliknya yang Terpendam Abu Vulkanik Gunung Semeru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.