Kompas.com - 18/10/2021, 18:59 WIB
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, didampingi Jajaran Anggota Polda Jatim Saat Melakukan Pres Rilis Terkait Ungkap Kasus Pelaku Jual Beli Satwa yang Dilindungi di Mapolda Jatim, Rabu (13/10/2021). KOMPAS.COM/MUCHLISKabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, didampingi Jajaran Anggota Polda Jatim Saat Melakukan Pres Rilis Terkait Ungkap Kasus Pelaku Jual Beli Satwa yang Dilindungi di Mapolda Jatim, Rabu (13/10/2021).

SURABAYA, KOMPAS.com - Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko menjelaskan, satuan tugas (satgas) yang dibentuk khusus menangani perkara intimidasi debt collector aplikasi pijaman online (pinjol) ilegal telah menerima 45 aduan.

Satgas itu dibentuk berdasarkan perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menindak tegas penyelanggara pinjol ilegal yang merugikan masyarakat.

Baca juga: Surabaya Bakal Tindak Tegas Pinjol Ilegal, Siapkan Aplikasi Pengaduan untuk Warga

"Satgas dibentuk sejak instruksi dikeluarkan oleh Kapolri, saat ini telah menerima 45 aduan," kata Gatot saat dikonfirmasi via ponsel, Senin (18/10/2021).

Satgas itu digerakkan langsung oleh Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim. Polisi berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jatim.

Selain menerima pengaduan, satgas juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pinjol ilegal. Sosialisasi disampaikan lewat berbagai media sosial.

"Mulai dari melakukan edukasi kepada masyarakat melalui berbagai macam platform media sosial (medsos), patrol siber untuk menyisir potensi kejahatan penyalahgunaan data pribadi," beber Gatot.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Satgas juga menyediakan layanan pengaduan hotline lewat nomor ponsel: 0811-9971-996.

“Kami juga menerima laporan pengaduan, baru kami tindak lanjuti dan laporan ini memang terbilang amat banyak," sebut dia.

Ia berharap masyarakat waspada dengan segala bentuk kejahatan berbasis siber yang marak belakangan ini, termasuk pinjol ilegal.

Baca juga: Wagub Lampung Diteror 2 Debt Collector Pinjol, Ini Kata Polisi

Gatot juga mengimbau masyarakat untuk proaktif melaporkan segala bentuk temuan kepada polisi.

“Ada dua yang sudah bisa dinaikkan, yang lainnya masih penyelidikan. Nanti kami akan rilis,  pekan depan, kami akan kabari nanti ya,” jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gambar Bendera Merah Putih di Baliho HUT Kopri Terbalik, Sekda Mimika: Kami Mohon Maaf

Gambar Bendera Merah Putih di Baliho HUT Kopri Terbalik, Sekda Mimika: Kami Mohon Maaf

Regional
Ratusan Siswa Terpapar Covid-19, AIS Pekanbaru Tutup 14 Hari

Ratusan Siswa Terpapar Covid-19, AIS Pekanbaru Tutup 14 Hari

Regional
Ini Detik-detik Kantor PSS Sleman Dibakar Orang Tak Dikenal

Ini Detik-detik Kantor PSS Sleman Dibakar Orang Tak Dikenal

Regional
Sumur Bor di Tuban Keluarkan Lumpur dan Gas Mudah Terbakar, Kades Sebut Bukan Kejadian Pertama

Sumur Bor di Tuban Keluarkan Lumpur dan Gas Mudah Terbakar, Kades Sebut Bukan Kejadian Pertama

Regional
Pemkab Karawang Akan Evaluasi Ormas yang Terlibat Kerusuhan

Pemkab Karawang Akan Evaluasi Ormas yang Terlibat Kerusuhan

Regional
Sedang Gali Kuburan, Arok Tiba-tiba Dibacok, Pelaku Dikeroyok Massa hingga Tewas

Sedang Gali Kuburan, Arok Tiba-tiba Dibacok, Pelaku Dikeroyok Massa hingga Tewas

Regional
Pemkot Bima Salurkan 13 Ton Beras kepada Warga Terdampak Banjir Bandang di 14 Kelurahan

Pemkot Bima Salurkan 13 Ton Beras kepada Warga Terdampak Banjir Bandang di 14 Kelurahan

Regional
Pembatalan Operasional KA Limex Sriwijaya Kembali Diperpanjang

Pembatalan Operasional KA Limex Sriwijaya Kembali Diperpanjang

Regional
Petani di Kupang Ditemukan Tewas Telungkup di Tengah Sawah, Diduga Tersambar Petir

Petani di Kupang Ditemukan Tewas Telungkup di Tengah Sawah, Diduga Tersambar Petir

Regional
Kisah Hardyan, Teknisi yang Beralih Jadi Pengusaha Ayam Petelur di NTT, Omzetnya Puluhan Juta Rupiah

Kisah Hardyan, Teknisi yang Beralih Jadi Pengusaha Ayam Petelur di NTT, Omzetnya Puluhan Juta Rupiah

Regional
Berkaca dari Kasus Bocah Autis Tewas Dianiaya Orangtua, Ketahui Ciri-ciri Anak Autis dan Cara Mengasuhnya

Berkaca dari Kasus Bocah Autis Tewas Dianiaya Orangtua, Ketahui Ciri-ciri Anak Autis dan Cara Mengasuhnya

Regional
Bantah Isu Alih Fungsi Lahan Penyebab Banjir, Bupati Garut Akui Punya Kebun di Daerah Hulu Sungai

Bantah Isu Alih Fungsi Lahan Penyebab Banjir, Bupati Garut Akui Punya Kebun di Daerah Hulu Sungai

Regional
PNS Diduga Tipu Warga Dipindah ke Kecamatan, Eri Cahyadi: Kini Tak Berhubungan Langsung dengan Masyarakat

PNS Diduga Tipu Warga Dipindah ke Kecamatan, Eri Cahyadi: Kini Tak Berhubungan Langsung dengan Masyarakat

Regional
Mensos Kunjungi Kakak Adik di Jember yang Derita Mikrosefalus, Beri Sejumlah Bantuan

Mensos Kunjungi Kakak Adik di Jember yang Derita Mikrosefalus, Beri Sejumlah Bantuan

Regional
Tumpahkan 2 Ton Beras ke Jalan, Warga: Itu Sumbangan Donatur untuk Acara Adat, tetapi Panitia Menyimpannya

Tumpahkan 2 Ton Beras ke Jalan, Warga: Itu Sumbangan Donatur untuk Acara Adat, tetapi Panitia Menyimpannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.