Kompas.com - 18/10/2021, 18:15 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menghadiri peresmian Hotel Cartel milik Daniel Mananta di Jalan Ir H Juanda, Kota Bandung, Senin (18/10/2021). KOMPAS.com/PUTRA PRIMA PERDANAMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menghadiri peresmian Hotel Cartel milik Daniel Mananta di Jalan Ir H Juanda, Kota Bandung, Senin (18/10/2021).

BANDUNG, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menghadiri peresmian Hotel Cartel di Jalan Ir H Juanda, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (18/10/2021).

Sandiaga pun memuji konsep yang diusung Hotel Cartel yang bekerjasama dengan para kreator desain lokal Indonesia seperti Dagelan, Tahilalats, Museum of Toys, Bumi Langit Universe, Gatot Kaca dan Gundala.

"Hotel ini merupakan hotel yang sangat mengedepankan intellectual property atau kekayaan intelektual, dan kamar-kamarnya ini secara apik dibungkus dengan unik, sehingga produk-produk kekayaan intelektual dari mulai gundala yang sudah senior, dalang, sampai dudu, juki. Jadi ini adalah bentuk kolaborasi dari berbagai subsektor ekonomi kreatif dan pariwisata," kata Sandiaga di Bandung, Senin.

Baca juga: Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia Akan Dibangun di Kawasan Puncak Bogor

Sandiaga pun mengingatkan kepada Daniel Mananta selaku salah satu pemilik dan Board of Director Hotel Cartel untuk mengedepankan konsep cleanliness, health, safety, environment sustainability (CHSE) dalam penyelenggaraan kegiatan pariwisata di tengah pandemi Covid-19 yang saat ini masih berlangsung.

"Yang paling utama, karena ini masih di tengah pandemi, bagaimana aspek CHSE itu betul-betul dijaga. Jangan sampai kita lengah, karena kita dalam situasi yang sangat landai tiba-tiba kita tidak siap mengantisipasi mitigasi gelombang ketiga (Covid-19) yang sudah pasti akan menghampiri Indonesia," kata Sandiaga.

Baca juga: Ketika Sandiaga Uno dan Bupati Banyumas Saling Berbalas Pantun

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di tempat yang sama, Daniel Mananta mengaku sangat bersyukur hotel miliknya bisa diresmikan oleh Menteri Sandiaga Uno.

“Hari ini, puji Tuhan, bersyukur banget bisa ketemu lagi di acara Opening Creative Rest(art) Hotel Bandung, bersama Bapak Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Bapak Sandiaga Uno. Suatu kebanggaan bisa opening hotel ini bersama dengan Beliau," ujar Daniel Mananta.

Daniel menjelaskan, Hotel Cartel dibangun dengan konsep mengedepankan kecintaan terhadap kreativitas orang Indonesia, sehingga setiap orang yang menginap bisa memiliki pengalaman yang berbeda-beda.

Tidak hanya Cartel Hotel yang berada di gedung tersebut, namun ada juga Padamu Negeri Restaurant dengan konsep rooftop, serta Filosofi Kopi yang berada di lobi.

Tidak ketinggalan juga ritel Damn! I Love Indonesia melengkapi gerai di lobi hotel ini. 

"Keseluruhan tempat ini memang menyasar para anak muda untuk menjadi tempat hangout place baru di daerah Bandung, dengan mengusung konsep yang bertemakan Indonesia, namun dengan sentuhan yang berbeda. Tempat ini diharapkan juga bisa menjadi tempat berkumpulnya anak muda kreatif di Bandung, bahkan Jawa Barat," kata Daniel.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gambar Bendera Merah Putih di Baliho HUT Kopri Terbalik, Sekda Mimika: Kami Mohon Maaf

Gambar Bendera Merah Putih di Baliho HUT Kopri Terbalik, Sekda Mimika: Kami Mohon Maaf

Regional
Ratusan Siswa Terpapar Covid-19, AIS Pekanbaru Tutup 14 Hari

Ratusan Siswa Terpapar Covid-19, AIS Pekanbaru Tutup 14 Hari

Regional
Ini Detik-detik Kantor PSS Sleman Dibakar Orang Tak Dikenal

Ini Detik-detik Kantor PSS Sleman Dibakar Orang Tak Dikenal

Regional
Sumur Bor di Tuban Keluarkan Lumpur dan Gas Mudah Terbakar, Kades Sebut Bukan Kejadian Pertama

Sumur Bor di Tuban Keluarkan Lumpur dan Gas Mudah Terbakar, Kades Sebut Bukan Kejadian Pertama

Regional
Pemkab Karawang Akan Evaluasi Ormas yang Terlibat Kerusuhan

Pemkab Karawang Akan Evaluasi Ormas yang Terlibat Kerusuhan

Regional
Sedang Gali Kuburan, Arok Tiba-tiba Dibacok, Pelaku Dikeroyok Massa hingga Tewas

Sedang Gali Kuburan, Arok Tiba-tiba Dibacok, Pelaku Dikeroyok Massa hingga Tewas

Regional
Pemkot Bima Salurkan 13 Ton Beras kepada Warga Terdampak Banjir Bandang di 14 Kelurahan

Pemkot Bima Salurkan 13 Ton Beras kepada Warga Terdampak Banjir Bandang di 14 Kelurahan

Regional
Pembatalan Operasional KA Limex Sriwijaya Kembali Diperpanjang

Pembatalan Operasional KA Limex Sriwijaya Kembali Diperpanjang

Regional
Petani di Kupang Ditemukan Tewas Telungkup di Tengah Sawah, Diduga Tersambar Petir

Petani di Kupang Ditemukan Tewas Telungkup di Tengah Sawah, Diduga Tersambar Petir

Regional
Kisah Hardyan, Teknisi yang Beralih Jadi Pengusaha Ayam Petelur di NTT, Omzetnya Puluhan Juta Rupiah

Kisah Hardyan, Teknisi yang Beralih Jadi Pengusaha Ayam Petelur di NTT, Omzetnya Puluhan Juta Rupiah

Regional
Berkaca dari Kasus Bocah Autis Tewas Dianiaya Orangtua, Ketahui Ciri-ciri Anak Autis dan Cara Mengasuhnya

Berkaca dari Kasus Bocah Autis Tewas Dianiaya Orangtua, Ketahui Ciri-ciri Anak Autis dan Cara Mengasuhnya

Regional
Bantah Isu Alih Fungsi Lahan Penyebab Banjir, Bupati Garut Akui Punya Kebun di Daerah Hulu Sungai

Bantah Isu Alih Fungsi Lahan Penyebab Banjir, Bupati Garut Akui Punya Kebun di Daerah Hulu Sungai

Regional
PNS Diduga Tipu Warga Dipindah ke Kecamatan, Eri Cahyadi: Kini Tak Berhubungan Langsung dengan Masyarakat

PNS Diduga Tipu Warga Dipindah ke Kecamatan, Eri Cahyadi: Kini Tak Berhubungan Langsung dengan Masyarakat

Regional
Mensos Kunjungi Kakak Adik di Jember yang Derita Mikrosefalus, Beri Sejumlah Bantuan

Mensos Kunjungi Kakak Adik di Jember yang Derita Mikrosefalus, Beri Sejumlah Bantuan

Regional
Tumpahkan 2 Ton Beras ke Jalan, Warga: Itu Sumbangan Donatur untuk Acara Adat, tetapi Panitia Menyimpannya

Tumpahkan 2 Ton Beras ke Jalan, Warga: Itu Sumbangan Donatur untuk Acara Adat, tetapi Panitia Menyimpannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.