Kronologi Pembunuhan Petani di Riau, Berawal Ajakan Pesta Sabu hingga Mayat Ditemukan Terikat Tali Tambang

Kompas.com - 15/10/2021, 19:15 WIB
Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto menggelar konferensi pers pengungkapan kasus pembunuhan dengan tiga orang pelaku, Kamis (14/10/2021). Dok. Polres RohilKapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto menggelar konferensi pers pengungkapan kasus pembunuhan dengan tiga orang pelaku, Kamis (14/10/2021).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Rokan Hilir (Rohil), Riau akhirnya mengungkap kasus mayat pria yang ditemukan mengapung di sungai dengan kondisi tangan terikat tali tambang.

Adapun mayat itu diketahui pria seorang petani berinisial S (32), warga Sei Meranti, Kecamatan Tanjung Medan, Rohil yang ditemukan pada Rabu (6/10/2021).

Baca juga: Duduk Perkara Kasus Mayat Terikat Tambang, Pelaku Dendam Anaknya Dihamili, Korban Diajak Pesta Sabu Sebelum Dihabisi

Korban diketahui menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh enam orang pelaku.

Mereka di antaranya AW (19), AN (24), dan SP (54) yang diamankan pada, Senin (11/10/2021).

Kemudian, pelaku berinisial AD, IO, dan BG, yang masih dilakukan pengejaran oleh kepolisian.

Baca juga: Merasa Pernah Diracuni, Pria Ini Bunuh Istri Sirinya di Hotel

Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto mengungkapkan, pembunuhan itu telah direncanakan oleh para pelaku.

Mulanya, para pelaku sudah merencanakan untuk membunuh korban, Senin (27/09/2021) malam, saat berada di Sumatera Utara (Sumut).

Kemudian, para pelaku memancing korban yang berprofesi sebagai petani ini dengan cara mengajak pesta narkoba jenis sabu.

Pada Selasa (28/09/2021), korban kemudian pergi sekitar pukul 15.00 WIB meninggalkan rumah dan memberitahu kepada pelapor bahwa korban akan menjumpai saudara AD.

Sejak saat itu, korban kemudian tak kembali dari rumahnya.

"Korban awalnya dianiaya. Setelah itu, korban dimasukkan ke mobil lalu diikat dan dibuang ke sungai dengan diberi pemberat batu bata. Sedangkan untuk sepeda motor korban dipreteli mengubah bentuk kendaraan," ungkap Nurhadi.

Mayat korban lalu ditemukan mengapung di aliran Sungai Bagan Nenas, Kecamatan Tanjung Medan, Rohil, Rabu (6/10/2021), pukul 10.00 WIB yang ditemukan oleh warga.

Kondisi korban saat ditemukan dalam keadaan kedua tangan terikat ke belakang dengan tali tambang dan leher terikat tali.

Berdasarkan hasil dari olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi saat itu menyimpulkan bahwa korban dipastikan telah dibunuh.

Kasatreskrim Polres Rohil AKP Eru Alsepa bersama Polsek Pujud dan dibantu anggota Jatanras Polda Riau pun memburu pelaku.

Tiga orang pelaku akhirnya ditangkap berinisial AW (19), AN (24), dan SP (54) yang diamankan pada Senin (11/10/2021).

Sementara tiga pelaku lainya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Motif para pelaku pembunuhan

Nurhadi menjelaskan, motif pembunuhan yang dilakukan para pelaku adalah karena dendam.

Adapun anak dari pelaku berinisial SP, diketahui telah dihamili oleh korban.

"Pelaku sakit hati dan dendam karena anaknya dihamili oleh korban," ujar Nurhadi.

Korban, kata Nurhadi, sebelumnya juga pernah pernah melakukan perselingkuhan dengan guna-guna dan berlanjut kepada anak SP yang jadi korban hingga hamil.

Kendati demikian, para pelaku yang telah ditangkap itu kini dijerat dengan Pasal 340 dan Pasal 348 KUHP, dengan ancaman hukuman mati atau penjara maksimal seumur hidup.

(Penulis Kontributor Pekanbaru, Idon Tanjung | Editor Aprillia Ika)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kecelakan Tunggal di Tol Pekanbaru-Dumai, Seorang Pengemudi Tewas

Kecelakan Tunggal di Tol Pekanbaru-Dumai, Seorang Pengemudi Tewas

Regional
Sejumlah Daerah Ini Sudah Terapkan Konsep 'Smart City', Mana Saja?

Sejumlah Daerah Ini Sudah Terapkan Konsep "Smart City", Mana Saja?

Regional
3 Daerah yang Pernah Jadi Ibu Kota Indonesia, Ternyata Pernah 2 Kali di Pulau Sumatera

3 Daerah yang Pernah Jadi Ibu Kota Indonesia, Ternyata Pernah 2 Kali di Pulau Sumatera

Regional
6 Makanan Ini Dulu Favorit Raja-raja, Sekarang Siapa Pun Bisa Menikmatinya

6 Makanan Ini Dulu Favorit Raja-raja, Sekarang Siapa Pun Bisa Menikmatinya

Regional
Suaminya Meninggal karena Diduga Dianiaya Oknum Polisi Saat Penyergapan, Istri Korban: Suami Saya Dipukuli di Hadapan Anak Saya

Suaminya Meninggal karena Diduga Dianiaya Oknum Polisi Saat Penyergapan, Istri Korban: Suami Saya Dipukuli di Hadapan Anak Saya

Regional
Pak Ogah Sakit, Ini Sejarah Perjalanan Boneka Si Unyil, Ada sejak Tahun 1981

Pak Ogah Sakit, Ini Sejarah Perjalanan Boneka Si Unyil, Ada sejak Tahun 1981

Regional
Terkait Kasus Korupsi Bupati PPU, 2 ASN Dipanggil KPK

Terkait Kasus Korupsi Bupati PPU, 2 ASN Dipanggil KPK

Regional
Kapolda Jateng Copot Kasatreskrim Polres Boyolali Buntut Lecehkan Korban Pemerkosaan

Kapolda Jateng Copot Kasatreskrim Polres Boyolali Buntut Lecehkan Korban Pemerkosaan

Regional
Viral, Video Ibu Hendak Melahirkan Ditandu Warga Lewati Jalan Rusak di Sumsel

Viral, Video Ibu Hendak Melahirkan Ditandu Warga Lewati Jalan Rusak di Sumsel

Regional
Guru Agama di Tarakan Cabuli 5 Muridnya, Ada Korban yang Dicabuli Berulang Kali

Guru Agama di Tarakan Cabuli 5 Muridnya, Ada Korban yang Dicabuli Berulang Kali

Regional
Warga Boyolali Jadi Korban Pelecehan Verbal Oknum Perwira Polisi Saat Buat Laporan

Warga Boyolali Jadi Korban Pelecehan Verbal Oknum Perwira Polisi Saat Buat Laporan

Regional
Cerita Wanita Hilang Kontak di Malaysia sejak 2001, 8 Tahun Kerja Tanpa Digaji

Cerita Wanita Hilang Kontak di Malaysia sejak 2001, 8 Tahun Kerja Tanpa Digaji

Regional
Liburan ke Bengkulu, Nikmati Sensasi Menunggu Durian Runtuh

Liburan ke Bengkulu, Nikmati Sensasi Menunggu Durian Runtuh

Regional
Polisi Tangkap 5 Terduga Penimbun 9,1 Ton Minyak Tanah di Labuan Bajo

Polisi Tangkap 5 Terduga Penimbun 9,1 Ton Minyak Tanah di Labuan Bajo

Regional
Oknum Polisi Diduga Aniaya Kakek 60 Tahun hingga Tewas Saat Penangkapan Kasus Narkoba

Oknum Polisi Diduga Aniaya Kakek 60 Tahun hingga Tewas Saat Penangkapan Kasus Narkoba

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.