Kompas.com - 15/10/2021, 13:51 WIB

JEMBER, KOMPAS.com – Semua fraksi DPRD Jember menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) disahkan menjadi peraturan daerah (Perda). Pengesahan ini dilakukan dalam rapat paripurna pada Kamis (14/10/2021) malam.

Sebelumnya, pembahasan raperda mendapat sorotan dari Fraksi PDI Perjuangan. Fraksi PDI-P ragu raperda itu akan lolos evaluasi Gubernur Jawa Timur karena terlambat.

Seharusnya, pembahasan Raperda P-APBD telah rampung pada 30 September 2021.

“Partai PDIP secara prinsip menerima dan menyetujui Raperda PAPBD 2021 jika sudah mendapatkan izin perpanjangan pembahasan dari gubernur,” kata juru bicara Fraksi PDI-Perjuangan Alfian Yusfi saat menyampaikan pandangan akhir di DPRD Jember, Jawa Timur, Kamis malam.

Meski menyetujui, PDI-P masih mempertanyakan hasil konsultasi dengan Gubernur Jatim seperti yang disampaikan bupati dalam jawaban pandangan umum fraksi, yakni soal permohonan perpanjangan waktu pembahasan P-ABD 2021.

Baca juga: Lelang Jabatan Dinas Perikanan Jember Hanya Satu Pendaftar, Ini Kata Bupati

Selain itu, kata dia, Fraksi PDI-P konsisten mengingatkan tahapan APBD maupun P-APBD dijalankan tepat waktu. Sehinggga, tidak mengorbankan kualitas pembahasan dan berdampak pada serapan anggaran.

Fraksi PKB juga menyetujui Perda P-APBD 2021 tersebut.

“Fraksi PKB menyetujui Raperda PAPBD 2021 disahkan menjadi Perda P-APBD 2021,” tambah Juru Bicara Fraksi PKB Sunarsi Horis.

Menurut dia, situasi Jember berbeda dengan daerah lain. Hal itu karena imbas lima tahun kepemimpinan sebelumnya yang dirasakan pada pemerintahan sekarang.

Namun, karena kebersamaan eksekutif dan legislatif semakin baik, maka proses pemerintahan bisa berjalan.

Setelah penandatanganan kesepakatan bersama P-APBD 2021 itu, fraksi PKB berharap Bupati bisa menetapkan APBD 2022 pada 10 November 2021, bertepatan dengan Hari Pahlawan.

 

Begitu juga dengan Fraksi Nasdem, PKS, PPP, dan Fraksi gabungan Gerakan Indonesia Berkarya (GIB) dan Pandekar. Mereka semua menyetujui pengesahan Perda P-APBD Jember tersebut.

“APBD adalah ruh yang memberikan denyut kehidupan lajunya pembangunan di Daerah,” tambah juru bicara fraksi Nasdem David Handoko Seto.

Sementara itu, Bupati Jember Hendy Siswanto menambahkan, setelah Perda APBD itu disahkan, pemkab mengawal perda itu ke Gubernur.

Baca juga: Petani Jember Ciptakan Pestisida Cair Berbahan Alami, Mampu Basmi Hama

“Kami juga minta tolong ke Ibu Gubernur untuk dipercepat lagi,” tutur dia.

Selanjutnya, pemkab segera mengajukan APBD 2022 agar bisa selesai pada November 2021.

“KUA-PPAS mingggu depan sudah harus masuk (ke DPRD),” jelas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bukit Paralayang Watugupit, Daya Tarik, Biaya, dan Rute

Bukit Paralayang Watugupit, Daya Tarik, Biaya, dan Rute

Regional
UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Mei 2022

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 28 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 28 Mei 2022

Regional
Diundang Ahmad Sahroni Hadiri Formula E, Gibran: Aku Sudah di-WA, Santai Saja

Diundang Ahmad Sahroni Hadiri Formula E, Gibran: Aku Sudah di-WA, Santai Saja

Regional
Tabrakan Mobil Vs Kereta Api di Lamongan, 3 Orang Terluka

Tabrakan Mobil Vs Kereta Api di Lamongan, 3 Orang Terluka

Regional
Anggota Brimob Diduga Tembak Warga di Kebun Sawit Ketapang Kalbar, Ini Penjelasan Polisi

Anggota Brimob Diduga Tembak Warga di Kebun Sawit Ketapang Kalbar, Ini Penjelasan Polisi

Regional
30 Orang Calon PMI Ilegal Diamankan Saat Hendak Menyeberang ke Malaysia

30 Orang Calon PMI Ilegal Diamankan Saat Hendak Menyeberang ke Malaysia

Regional
Pulau Bair, Obyek Wisata di Maluku Tenggara, Daya Tarik, Penginapan, dan Rute

Pulau Bair, Obyek Wisata di Maluku Tenggara, Daya Tarik, Penginapan, dan Rute

Regional
Bocah 5 Tahun yang Sarapan Mi Bercampur Racun Akhirnya Meninggal Dunia

Bocah 5 Tahun yang Sarapan Mi Bercampur Racun Akhirnya Meninggal Dunia

Regional
2 Warga Sikka Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Ditikam Orang Tak Dikenal

2 Warga Sikka Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Ditikam Orang Tak Dikenal

Regional
Sudah Setahun Anaknya Hilang di Luar Negeri, Pria Asal NTT Bersurat ke Paus dan Presiden Mauritius

Sudah Setahun Anaknya Hilang di Luar Negeri, Pria Asal NTT Bersurat ke Paus dan Presiden Mauritius

Regional
Anggota DPRD Gresik Dapat Informasi Dana BOS SDN Dipotong Rp 500.000, SMPN Rp 700.000 Setiap Bulan,

Anggota DPRD Gresik Dapat Informasi Dana BOS SDN Dipotong Rp 500.000, SMPN Rp 700.000 Setiap Bulan,

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 28 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 28 Mei 2022

Regional
Air Terjun Dlundung, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Air Terjun Dlundung, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Kronologi Jaenab Dibunuh Sepasang Kekasih, Berawal dari Pelaku Tagih Utang Rp 100 Juta untuk Biaya Nikah

Kronologi Jaenab Dibunuh Sepasang Kekasih, Berawal dari Pelaku Tagih Utang Rp 100 Juta untuk Biaya Nikah

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.