Sepeda Brompton yang Disita Bea Cukai Tanjung Emas Semarang Bakal Dilelang

Kompas.com - 14/10/2021, 19:20 WIB
Barang sitaan jenis sepeda yang dilelang KOMPAS.com/Bea Cukai Pelabuhan Tanjung EmasBarang sitaan jenis sepeda yang dilelang

SEMARANG, KOMPAS.com - Sejumlah sepeda lipat merek Brompton yang disita Bea Cukai Tanjung Emas Kota Semarang, Jawa Tengah, rencananya bakal dilelang.

Namun, proses lelang itu masih menunggu persetujuan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementeriaan Keuangan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

Sebelumnya, Bea Cukai Tanjung Emas menyita barang ilegal tersebut karena hendak diselundupkan ke Semarang melalui Pelabuhan Tanjung Emas.

Baca juga: Beragam Modus Penyelundupan Rokok Ilegal untuk Kelabui Petugas Bea Cukai di Lampung

Kepala Kepala Bea Cukai Tanjung Emas Semarang, Anton Martin mengatakan, pihaknya telah menunggu proses pelelangan sesuai prosedur.

Anton belum bisa merinci berapa jumlah sepeda yang bakal dilelang karena sedang dilakukan penetapan harga lelang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jika persetujuan proses lelang sudah turun, maka lelang akan segera dilakukan. Saat ini juga sedang proses taksir. Tidak semua sepeda merek Brompton tapi ada juga merek lainnya edisi kolektor," kata Anton saat dihubungi Kompas.com, Kamis (14/10/2021).

Selain sepeda, ada juga beberapa barang sitaan lainnya yang diselundupkan baik melalui Pelabuhan Tanjung Emas, maupun Bandara Internasional Ahmad Yani.

"Untuk lelang biasanya ada nilai ekonomisnya. Hasil lelang akan masuk ke kas negara. Tapi ada juga yang diperuntukkan sosial sehingga kami hibahkan. Dan barang sitaan lainnya juga ada yang dimusnahkan," jelas Anton.

Baca juga: Penyelundupan Emas Dalam Lampu LED Senilai Ratusan Juta Digagalkan Bea Cukai Batam

Berdasarkan keterangan tertulis, Bea Cukai telah memusnahkan ribuan barang sitaan dari hasil penindakan selama kurun waktu 1,5 tahun.

Barang-barang itu yaitu, minuman beralkohol, kosmetik, sex toys, mesin bitcoin, sepatu, telepon seluler, makanan hewan hingga produk pertanian.

Barang-barang yang dimusnahkan itu terbukti melanggar aturan importasi dengan nilai mencapai Rp 2,1 miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Kecelakaan Maut 3 Kendaraan di Tol Tangerang, Berawal dari Truk Tangki Lawan Arah

Kronologi Kecelakaan Maut 3 Kendaraan di Tol Tangerang, Berawal dari Truk Tangki Lawan Arah

Regional
Kecelakaan Maut Antara Truk, Bus, dan Brio di Tol Tangerang-Merak Sebabkan Antrean Kendaraan hingga 3 Km

Kecelakaan Maut Antara Truk, Bus, dan Brio di Tol Tangerang-Merak Sebabkan Antrean Kendaraan hingga 3 Km

Regional
Truk Tangki Kimia Tabrak Bus di Tol Tangerang-Merak, Ada Korban Jiwa

Truk Tangki Kimia Tabrak Bus di Tol Tangerang-Merak, Ada Korban Jiwa

Regional
Anak Punk Ditangkap Polisi Pakai Ikat Pinggang dari Rangkain Peluru, Ngaku Beli dari Penjual Barang Bekas Rp 400.000

Anak Punk Ditangkap Polisi Pakai Ikat Pinggang dari Rangkain Peluru, Ngaku Beli dari Penjual Barang Bekas Rp 400.000

Regional
Hari ke-13 Uji Coba PPKM Level 1 di Blitar, Satgas Covid-19 Gelar Operasi Yustisi

Hari ke-13 Uji Coba PPKM Level 1 di Blitar, Satgas Covid-19 Gelar Operasi Yustisi

Regional
Detik-detik Truk Kontainer Terbalik di Tol Cipularang yang Tewaskan Bos Indomaret

Detik-detik Truk Kontainer Terbalik di Tol Cipularang yang Tewaskan Bos Indomaret

Regional
NTB Masuk 10 Besar PON XX, Kedatangan Atlet Diarak Keliling Kota

NTB Masuk 10 Besar PON XX, Kedatangan Atlet Diarak Keliling Kota

Regional
Wapres Ma'ruf Amin Minta Gubernur NTT dan 5 Bupati Kerja Keras Tanggulangi Kemiskinan Ekstrem

Wapres Ma'ruf Amin Minta Gubernur NTT dan 5 Bupati Kerja Keras Tanggulangi Kemiskinan Ekstrem

Regional
Kronologi Kecelakaan yang Tewaskan Direktur Indomaret Yan Bastian di Tol Cipularang

Kronologi Kecelakaan yang Tewaskan Direktur Indomaret Yan Bastian di Tol Cipularang

Regional
Mendes PDTT: Dampak Pandemi Lebih Terasa di Kota, tapi Kemiskinan Lebih Banyak di Desa

Mendes PDTT: Dampak Pandemi Lebih Terasa di Kota, tapi Kemiskinan Lebih Banyak di Desa

Regional
Angin Kencang Timbulkan Kepanikan di Cibinong City Mal, Ini Kata BPBD

Angin Kencang Timbulkan Kepanikan di Cibinong City Mal, Ini Kata BPBD

Regional
Bak Penampungan SPBU di Makassar Bocor, Cemari Drainase

Bak Penampungan SPBU di Makassar Bocor, Cemari Drainase

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Siswa di Pekanbaru Tak Boleh Makan Bersama Saat Jam Istirahat

Cegah Penularan Covid-19, Siswa di Pekanbaru Tak Boleh Makan Bersama Saat Jam Istirahat

Regional
Bencana Angin Kencang Landa Madiun Minggu Sore, Jumlah Rumah Rusak Terus Bertambah

Bencana Angin Kencang Landa Madiun Minggu Sore, Jumlah Rumah Rusak Terus Bertambah

Regional
Sopir Truk yang Kontainernya Timpa Mobil Bos Indomaret Melarikan Diri

Sopir Truk yang Kontainernya Timpa Mobil Bos Indomaret Melarikan Diri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.