Gunung Ile Lewotolok Kembali Meletus, Tinggi Kolom Abu Mencapai 800 Meter

Kompas.com - 14/10/2021, 18:53 WIB
ILUSTRASI Gunung Ile Lewotolok, Kabupaten Lembata, NTT. Dokumen PPGA Ile LewotolokILUSTRASI Gunung Ile Lewotolok, Kabupaten Lembata, NTT.

KOMPAS.com - Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali meletus pada Kamis (14/10/2021) pukul 17.11 WIT.

Gunung api itu mengeluarkan asap putih dengan tinggi kolom abu mencapai 800 meter di atas puncak.

Baca juga: Erupsi Gunung Ile Lewotolok, Tercatat 6 Kali Letusan dalam Sehari

Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Ile Lewotolok Stanislaus Ara Kian mengatakan, ketiggian material erupsi gunung cukup tinggi sore itu.

"Untuk erupsi materialnya sore ini cukup tinggi. Beberapa waktu lalu sempat mencapai 700 meter dan sore ini mencapai sekitar 800 meter," kata Stanislaus seperti dikutip dari Antara, Kamis.

Stanislaus menjelaskan, jika diukur dari permukaan laut, tinggi kolom abu letusan itu mencapai 2.223 meter.

Menurutnya, kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat. Erupsi juga terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 13 mm dan durasi kurang lebih 32 detik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saat ini gunung dalam keadaan status level III atau siaga," katanya.

Akibat letusan itu, Stanislaus meminta masyarakat di sekitar gunung dan pengunjung tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak/kawah gunung.

Masyarakat Desa Jontona diminta mewaspadai potensi ancaman bahaya longsoran material lapuk awan panas dari bagian tenggara puncak.

Warga juga diminta mewaspadai bahaya abu vulkanik yang mengakibatkan gangguan pernapasan. Masyarakat di sekitar Gunung Ile Lewotolok diminta menyiapkan masker penutup hidung dan mulut.

Baca juga: 4 Fakta Terkini Erupsi Gunung Ile Lewotolok di NTT, 16 Kali Letusan dan Terdengar Suara Dentuman

Pos pemantau, katanya, selama ini tetap siaga dan memantau untuk memastikan semburan abu yang membahayakan masyarakat.

"Kami juga mengimbau agar seluruh pihak menjaga suasana di Pulau Lembata tetap kondusif, tidak menyebarkan narasi bohong dan tidak terpancing isu-isu tentang erupsi Gunung Ili Lewotolok yang tidak jelas sumbernya," kata Stanislaus Ara Kian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Truk Tangki Kimia Tabrak Bus di Tol Tangerang-Merak, Ada Korban Jiwa

Truk Tangki Kimia Tabrak Bus di Tol Tangerang-Merak, Ada Korban Jiwa

Regional
Anak Punk Ditangkap Polisi Pakai Ikat Pinggang dari Rangkain Peluru, Ngaku Beli dari Penjual Barang Bekas Rp 400.000

Anak Punk Ditangkap Polisi Pakai Ikat Pinggang dari Rangkain Peluru, Ngaku Beli dari Penjual Barang Bekas Rp 400.000

Regional
Hari ke-13 Uji Coba PPKM Level 1 di Blitar, Satgas Covid-19 Gelar Operasi Yustisi

Hari ke-13 Uji Coba PPKM Level 1 di Blitar, Satgas Covid-19 Gelar Operasi Yustisi

Regional
Detik-detik Truk Kontainer Terbalik di Tol Cipularang yang Tewaskan Bos Indomaret

Detik-detik Truk Kontainer Terbalik di Tol Cipularang yang Tewaskan Bos Indomaret

Regional
NTB Masuk 10 Besar PON XX, Kedatangan Atlet Diarak Keliling Kota

NTB Masuk 10 Besar PON XX, Kedatangan Atlet Diarak Keliling Kota

Regional
Wapres Ma'ruf Amin Minta Gubernur NTT dan 5 Bupati Kerja Keras Tanggulangi Kemiskinan Ekstrem

Wapres Ma'ruf Amin Minta Gubernur NTT dan 5 Bupati Kerja Keras Tanggulangi Kemiskinan Ekstrem

Regional
Kronologi Kecelakaan yang Tewaskan Direktur Indomaret Yan Bastian di Tol Cipularang

Kronologi Kecelakaan yang Tewaskan Direktur Indomaret Yan Bastian di Tol Cipularang

Regional
Mendes PDTT: Dampak Pandemi Lebih Terasa di Kota, tapi Kemiskinan Lebih Banyak di Desa

Mendes PDTT: Dampak Pandemi Lebih Terasa di Kota, tapi Kemiskinan Lebih Banyak di Desa

Regional
Angin Kencang Timbulkan Kepanikan di Cibinong City Mal, Ini Kata BPBD

Angin Kencang Timbulkan Kepanikan di Cibinong City Mal, Ini Kata BPBD

Regional
Bak Penampungan SPBU di Makassar Bocor, Cemari Drainase

Bak Penampungan SPBU di Makassar Bocor, Cemari Drainase

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Siswa di Pekanbaru Tak Boleh Makan Bersama Saat Jam Istirahat

Cegah Penularan Covid-19, Siswa di Pekanbaru Tak Boleh Makan Bersama Saat Jam Istirahat

Regional
Bencana Angin Kencang Landa Madiun Minggu Sore, Jumlah Rumah Rusak Terus Bertambah

Bencana Angin Kencang Landa Madiun Minggu Sore, Jumlah Rumah Rusak Terus Bertambah

Regional
Sopir Truk yang Kontainernya Timpa Mobil Bos Indomaret Melarikan Diri

Sopir Truk yang Kontainernya Timpa Mobil Bos Indomaret Melarikan Diri

Regional
Kenakan Ikat Pinggang Terbuat dari Rangkaian Peluru, Seorang Anak Jalanan Ditangkap

Kenakan Ikat Pinggang Terbuat dari Rangkaian Peluru, Seorang Anak Jalanan Ditangkap

Regional
Cerita Ibu Korban Susur Sungai, Sebelum Kejadian Anaknya Sempat 'Video Call' tapi Tak Bicara, Hanya Senyum

Cerita Ibu Korban Susur Sungai, Sebelum Kejadian Anaknya Sempat "Video Call" tapi Tak Bicara, Hanya Senyum

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.