Emil Dardak: Kami di Wilayah Aglomerasi Surabaya Raya Menangis, Mohon Warga Bangkalan Dorong Capaian Vaksin

Kompas.com - 14/10/2021, 13:39 WIB
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak DOK. PEMPROV JATIMWakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak

SURABAYA, KOMPAS.com - Terdapat empat daerah yang masuk dalam status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah aglomerasi Surabaya Raya.

Daerah itu adalah Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, Sidoarjo dan Bangkalan.

Untuk menentukan terbebasnya Surabaya Raya dari PPKM Level 3, tiga daerah lainnya harus menunggu capaian target vaksinasi di Kabupaten Bangkalan.

"Bangkalan juga masuk daerah aglomerasi Surabaya Raya. Jembatan Suramadu yang menghubungkan Bangkalan dan Surabaya menjadikan wilayah Kabupaten Bangkalan tidak terpisahkan," kata Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak, Kamis (14/10/2021).

Baca juga: Pernikahan Singkat Siswi SMP Putri Ketua MUI di Buru Selatan, Tak sampai 1 Bulan, Ini Alasan Orangtua Membatalkan

Alasan bergantung pada kondisi Bangkalan

Emil menjelaskan, mengapa tiga daerah lainnya sangat bergantung pada Bangkalan.

Menurutnya, salah satu yang memengaruhi level PPKM adalah capaian vaksinasi masyarakat umum dan lanjut usia (lansia).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meskipun daerah Surabaya Raya seluruhnya telah berstatus zona kuning, tetapi dalam PPKM Level 3, ada syarat khusus yaitu capaian vaksinasi yang belum menyentuh target, atau masih di bawah 40 persen untuk lansia.

"Maka untuk beralih dari level tiga ke level dua, syarat capaian vaksinasi untuk warga lansia adalah 50 persen. Selanjutnya harus lebih ditingkatkan lagi untuk menjadi level satu," ungkap pria yang kerap disapa dengan Mas Emil itu,

Baca juga: Temui Temannya, SM Ditemukan Tewas di Kolam Renang Hotel di Surabaya, Diduga Tenggelam Tak Bisa Renang

Saat ini capaian vaksinasi dosis pertama untuk Kota Surabaya sudah lebih dari 100 persen, Kabupaten Gresik sekitar 70 persen, dan Sidoarjo sudah mendekati angka 100 persen.

Sedangkan data terkahir yang diterima oleh Emil, Kabupaten Bangkalan masih berada di angka 24 persen.

"Jadi nasib status PPKM warga Surabaya Raya tergantung capaian vaksinasi di Bangkalan yang masih sekitar 24 persen, ini harus di atas 40 persen," papar dia.

Baca juga: Polisi Buru Provokator Pembakaran Terduga Maling Motor di Bangkalan

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Sumbar Keluarkan Surat Edaran, Pengunjung Objek Wisata hingga Hotel Wajib Sudah Vaksin

Gubernur Sumbar Keluarkan Surat Edaran, Pengunjung Objek Wisata hingga Hotel Wajib Sudah Vaksin

Regional
Paman Ungkap Kondisi Terakhir Jenazah Mahasiswa UNS yang Tewas Saat Diklatsar Menwa: Mukanya Lebam

Paman Ungkap Kondisi Terakhir Jenazah Mahasiswa UNS yang Tewas Saat Diklatsar Menwa: Mukanya Lebam

Regional
Gara-gara Ritual Buang Sial, Gunung Sanggabuana Karawang Dipenuhi Celana Dalam

Gara-gara Ritual Buang Sial, Gunung Sanggabuana Karawang Dipenuhi Celana Dalam

Regional
Mayat Wanita Terbungkus Plastik di Hutan Grobogan, Polisi: Dibunuh Kekasih Usai Cekcok

Mayat Wanita Terbungkus Plastik di Hutan Grobogan, Polisi: Dibunuh Kekasih Usai Cekcok

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 25 Oktober 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 25 Oktober 2021

Regional
Ada Syarat Tes PCR, 38 Penumpang Pesawat Gagal Terbang dari Bandara YIA Kulonprogo

Ada Syarat Tes PCR, 38 Penumpang Pesawat Gagal Terbang dari Bandara YIA Kulonprogo

Regional
Bandara Pekanbaru Wajibkan Penumpang Pesawat Tujuan Jawa-Bali Ada Surat Hasil PCR Negatif

Bandara Pekanbaru Wajibkan Penumpang Pesawat Tujuan Jawa-Bali Ada Surat Hasil PCR Negatif

Regional
Wali Kota Pekanbaru: Tempat Kuliner 'Kucing-kucingan' dengan Petugas, Pelayannya Tak Pakai Masker...

Wali Kota Pekanbaru: Tempat Kuliner "Kucing-kucingan" dengan Petugas, Pelayannya Tak Pakai Masker...

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 25 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 25 Oktober 2021

Regional
Penjelasan PT INKA soal Tabrakan LRT Jabodetabek

Penjelasan PT INKA soal Tabrakan LRT Jabodetabek

Regional
Honor 174 Anggota Satgas Covid-19 Sultra Belum Dibayar, Polisi Periksa Kepala BPBD dan Bendahara

Honor 174 Anggota Satgas Covid-19 Sultra Belum Dibayar, Polisi Periksa Kepala BPBD dan Bendahara

Regional
Diteror dan Diancam Pinjol Ilegal, Simak Imbauan Polda Jateng Ini

Diteror dan Diancam Pinjol Ilegal, Simak Imbauan Polda Jateng Ini

Regional
Hasil Olah TKP Janggal, Polisi Bongkar Makam Remaja Tewas di Bawah Jembatan Palembang

Hasil Olah TKP Janggal, Polisi Bongkar Makam Remaja Tewas di Bawah Jembatan Palembang

Regional
Yudist Ardhana, dari Magician hingga Sukses Jadi YouTuber Pulau Dewata (Bagian 1)

Yudist Ardhana, dari Magician hingga Sukses Jadi YouTuber Pulau Dewata (Bagian 1)

Regional
Sempat Ditutup Usai Kecelakaan Pesawat, Bandara Aminggaru Ilaga Kembali Dibuka

Sempat Ditutup Usai Kecelakaan Pesawat, Bandara Aminggaru Ilaga Kembali Dibuka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.