Tak Lagi Terisi Pasien, Satu Shelter Covid-19 di Yogyakarta Dinonaktifkan

Kompas.com - 14/10/2021, 13:06 WIB
Heroe Poerwadi saat ditemui di Bali Kota Yogyakarta, Kamis (2/8/2021) KOMPAS.COM/WISANG SETO PANGARIBOWOHeroe Poerwadi saat ditemui di Bali Kota Yogyakarta, Kamis (2/8/2021)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Pemerintah Kota Yogyakarta menonaktifkan satu shelter Covid-19 yang berada di Gemawang.

Kebijakan itu diambil karena jumlah pasien yang terjangkit virus corona terus turun.

Ketua Harian Satuan Tugas Covid-19 Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi menjelaskan, shelter yang dinonaktifkan bukan berarti ditutup.

"Satu masih menerima pasien satu lagi dinonaktifkan hanya dijaga oleh linmas atau Satpol PP saja," kata Heroe saat ditemui, Kamis (14/10/2021).

Baca juga: Tak Ada Lagi Pasien Covid-19, Dua Shelter Karantina di Gunungkidul Dinonaktifkan

Dengan nonaktifnya shelter Gemawang, maka tinggal satu tempat penampungan untuk pasien Covid-19 di Kota Yogyakarta yang masih beroperasi.

Shelter itu berada Kelurahan Bener, Kecamatan Tegalrejo, yang kini terisi oleh lima pasien.

"Kenapa hanya kita jaga oleh satpam atau satpol PP saja, karena kita ingin kalau ada kasus baru kita bawa ke shelter tidak lagi isolasi mandiri. Kalau shelter Bener penuh ya langsung buka yang di Gemawang," kata dia.

Sedangkan untuk tenaga kesehatan (nakes) yang berada di Shelter Gemawang sekarang ini sudah dikembalikan atau ditugaskan kembali ke rumah sakit masing-masing.

"Nakes kita tarik, jadi di sana hanya dijaga oleh linmas saja. Sekarang ditarik ke rumah sakit masing-masing," jelas dia.

Baca juga: Pesan Luhut untuk Pasien Covid-19 di Shelter Rusunawa Bener Yogyakarta

Heroe mengungkapkan tujuan dari tetap menyiapkan shelter Gemawang karena isolasi mandiri dinilai sudah tidak efektif dilakukan di masyarakat setelah varian Delta muncul di Yogyakarta.

"Teorinya kalau ada ledakan kita bawa ke shelter. Isoman ternyata tidak efektif untuk kasus delta kemarin kalau ada kasus kita dorong masuk shelter," sebut dia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Komik Pertama di Indonesia, Sudah Terbit Sebelum Kemerdekaan

Ini Komik Pertama di Indonesia, Sudah Terbit Sebelum Kemerdekaan

Regional
Sempat Digeruduk Massa, Guru Ngaji yang Diduga Cabuli Muridnya Ditangkap

Sempat Digeruduk Massa, Guru Ngaji yang Diduga Cabuli Muridnya Ditangkap

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 Januari 2022

Regional
Anggota Kodam Pattimura yang Terlibat Kasus Penipuan Rp 1 M Jadi Tersangka

Anggota Kodam Pattimura yang Terlibat Kasus Penipuan Rp 1 M Jadi Tersangka

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 Januari 2022

Regional
Kasus Suap Muba, Saksi Sebut Bupati hingga Polisi Kecipratan Fee Proyek

Kasus Suap Muba, Saksi Sebut Bupati hingga Polisi Kecipratan Fee Proyek

Regional
Kasus Omicron Melonjak di Banten, Ini Pesan Wapres untuk Warga Tangerang Raya

Kasus Omicron Melonjak di Banten, Ini Pesan Wapres untuk Warga Tangerang Raya

Regional
Curi Besi Rongsok 3 Meter, Pencuri Ini Justru Diberi Sembako oleh Kapolsek

Curi Besi Rongsok 3 Meter, Pencuri Ini Justru Diberi Sembako oleh Kapolsek

Regional
Kasus DBD di Manggarai Barat Naik Tajam di Awal Tahun, Ada 116 Kasus

Kasus DBD di Manggarai Barat Naik Tajam di Awal Tahun, Ada 116 Kasus

Regional
Mengaku Dibegal, Pria Ini Ternyata Bawa Kabur Uang Perusahaan untuk Bayar Utang Judi

Mengaku Dibegal, Pria Ini Ternyata Bawa Kabur Uang Perusahaan untuk Bayar Utang Judi

Regional
Korupsi Dana Hibah Ponpes, 2 Eks Pejabat Pemprov Banten Divonis 4 Tahun 4 Bulan Penjara

Korupsi Dana Hibah Ponpes, 2 Eks Pejabat Pemprov Banten Divonis 4 Tahun 4 Bulan Penjara

Regional
Jembatan Putus, Akses Menuju Sekolah dan Pantai di Sikka NTT Tak Bisa Dilewati

Jembatan Putus, Akses Menuju Sekolah dan Pantai di Sikka NTT Tak Bisa Dilewati

Regional
Modus Bertamu Tengah Malam, 2 Pria di Banyuasin Rampok dan Perkosa Seorang Nenek

Modus Bertamu Tengah Malam, 2 Pria di Banyuasin Rampok dan Perkosa Seorang Nenek

Regional
Kasus Korupsi ADD, Kepala Desa di Seram Timur Dituntut 5 Tahun Penjara

Kasus Korupsi ADD, Kepala Desa di Seram Timur Dituntut 5 Tahun Penjara

Regional
Kisruh Kadin Sumbar Berlanjut, Ketua Umum Diultimatum Cabut SK Pusat

Kisruh Kadin Sumbar Berlanjut, Ketua Umum Diultimatum Cabut SK Pusat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.